RS di Jakarta Siap Antisipasi Lonjakan Penyakit di Peralihan Musim
- Freepik/benzoix
Jakarta, tvonenews.com - Pemprov DKI Jakarta menyatakan rumah sakit dan layanan kesehatan di ibu kota siap mengantisipasi lonjakan kasus penyakit yang mungkin muncul pascalibur Lebaran dan di masa peralihan musim seperti saat ini.
"Rumah sakit di Jakarta sudah siap. Untuk penyakit menular setiap rumah sakit umum daerah (RSUD) sudah punya ruang isolasi," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sri Puji Wahyuni saat dihubungi di Jakarta, mengutip Antara pada Rabu.
Terkait penyakit yang muncul usai libur Lebaran, Puji mengatakan masih akan memantaunya hingga pekan depan. "Sampai saat ini belum ada (lonjakan kasus). Kami pantau sampai minggu depan," ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta telah memastikan kesiapan fasilitas dan layanan kesehatan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus penyakit akibat suhu panas yang masih melanda wilayah Jakarta.
Sebanyak 31 Rumah Sakit Daerah, 44 Puskesmas, dan 292 Puskesmas Pembantu disiagakan untuk memberikan pelayanan klinis secara komprehensif kepada masyarakat.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga memperkuat koordinasi antar-fasilitas pelayanan kesehatan melalui sistem rujukan yang terintegrasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap kasus dapat ditangani secara cepat, tepat, dan efektif.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan awal musim kemarau diprediksi akan dimulai pada April 2026 di sejumlah wilayah daerah Indonesia yaitu 114 zona musim dan secara bertahap akan mulai dirasakan di wilayah lain pada Mei dan Juni.
Selain itu, musim kemarau di Indonesia pada tahun ini akan lebih panjang dan relatif lebih kering jika dibandingkan dengan 2025.
BMKG juga memprediksi kondisi selama musim kemarau pada tahun ini akan berada dalam kondisi normal sementara ada yang mengalami lebih kering dari biasanya.(ant/ree)
Load more