GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bursa Asia Ambruk Lebih dari 5 Persen, Ancaman Trump ke Iran Picu Kepanikan Pasar Global

Bursa Asia anjlok lebih dari 5 persen akibat ancaman Trump ke Iran. Ketegangan Timur Tengah picu kepanikan pasar dan risiko krisis energi global.
Senin, 23 Maret 2026 - 12:48 WIB
Terimbas Pelemahan Bursa Asia, IHSG Dibuka Melemah 0,39 Persen Setelah Libur Panjang
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Pasar saham Asia-Pasifik mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin (23/3/2026). Sejumlah indeks utama di kawasan ini anjlok tajam, dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kini telah memasuki pekan keempat.

Aksi jual besar-besaran terjadi karena investor mulai menjauhi aset berisiko dan beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman. Kekhawatiran utama datang dari ancaman konflik terbuka antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi mengganggu stabilitas energi global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ultimatum Trump Picu Ketidakpastian Global

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu ketegangan baru setelah mengeluarkan pernyataan keras pada Sabtu lalu. Ia mengancam akan menghancurkan fasilitas pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital distribusi energi dunia. Gangguan pada jalur ini berpotensi menghambat pasokan minyak global dan memicu lonjakan harga energi.

Ancaman tersebut langsung direspons keras oleh Iran. Pemerintah Teheran memperingatkan akan melakukan serangan balasan terhadap infrastruktur energi di kawasan Teluk jika ultimatum tersebut direalisasikan.

Iran Siap Balas Serangan dan Sasar Infrastruktur Energi

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa setiap serangan terhadap fasilitas vital Iran akan dibalas secara cepat dan terukur. Ia bahkan menyebut infrastruktur energi dan minyak di kawasan sebagai target sah.

Pernyataan tersebut mempertegas potensi eskalasi konflik yang lebih luas. Tidak hanya itu, Iran juga memperluas ancaman dengan menyinggung pihak-pihak yang terlibat dalam pembiayaan militer Amerika Serikat.

Langkah ini meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap dampak lanjutan, termasuk gangguan distribusi energi global dan risiko krisis ekonomi yang lebih dalam.

Harga Minyak Stabil, Tapi Risiko Lonjakan Masih Tinggi

Di tengah meningkatnya ketegangan, harga minyak mentah dunia relatif stabil pada awal perdagangan. Namun, pergerakannya tetap berada pada level tinggi.

Berikut rincian harga minyak terbaru:

  • Brent: US$ 111,97 per barel (turun 0,25%)

  • West Texas Intermediate (WTI): US$ 97,64 per barel (turun 0,6%)

Menariknya, selisih harga antara Brent dan WTI kini melebar hingga lebih dari US$ 14 per barel. Ini menjadi salah satu kesenjangan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi tersebut dinilai mencerminkan tekanan besar di pasar energi global. Selisih yang melebar juga mengindikasikan bahwa pasar mulai memperhitungkan kemungkinan konflik berkepanjangan.

Bursa Asia Terjun Bebas, Korea Sempat Hentikan Perdagangan

Dampak dari ketegangan geopolitik langsung terlihat pada kinerja bursa saham Asia. Sejumlah indeks utama mencatat penurunan signifikan.

Berikut pergerakan indeks utama Asia:

  • Nikkei 225 Jepang: turun hampir 5%

  • Topix Jepang: turun 4,4%

  • Kospi Korea Selatan: anjlok lebih dari 6%

  • Kosdaq Korea Selatan: turun hampir 5%

  • S&P/ASX 200 Australia: turun 2,4%

  • Hang Seng Hong Kong: turun hampir 2%

  • CSI 300 Tiongkok: turun hampir 2%

Kondisi paling mencolok terjadi di Korea Selatan. Bursa bahkan sempat menghentikan perdagangan sementara setelah indeks berjangka Kospi 200 jatuh lebih dari 5%, sebagai langkah untuk meredam kepanikan pasar.

Pasar AS Cenderung Stabil, Investor Tunggu Perkembangan

Berbeda dengan Asia, pasar saham Amerika Serikat cenderung bergerak datar. Hal ini menunjukkan investor global masih menunggu perkembangan lanjutan dari konflik.

Pergerakan indeks berjangka AS:

  • Dow Jones Industrial Average: stabil

  • S&P 500: turun 0,1%

  • Nasdaq Composite: turun 0,2%

Meski relatif tenang, pasar AS tetap berada dalam bayang-bayang ketidakpastian. Setiap perkembangan dari Timur Tengah berpotensi langsung memengaruhi sentimen global.

Investor Waspada, Risiko Krisis Energi Membayangi

Para analis menilai kondisi saat ini sebagai fase krusial dalam dinamika pasar global. Kesenjangan harga minyak dan tekanan di pasar saham menunjukkan bahwa investor mulai mengantisipasi skenario terburuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika konflik terus meningkat dan Selat Hormuz benar-benar terganggu, dampaknya bisa meluas ke berbagai sektor, mulai dari energi hingga perdagangan global.

Situasi ini membuat investor semakin berhati-hati, sekaligus meningkatkan volatilitas pasar dalam jangka pendek. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Orang Tua Wajib Catat, Ini Cara Ajak Anak Hindari Kecanduan Game Online Saat Libur Lebaran

Orang Tua Wajib Catat, Ini Cara Ajak Anak Hindari Kecanduan Game Online Saat Libur Lebaran

Hari Raya Idulfitri atau Lebaran akan banyak memberikan waktu bagi anak bermain mengingat momen libur sekolah yang juga mulai berlangsung.
Update Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia vs Malaysia

Update Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia vs Malaysia

FIFA merilis pembaruan terbaru terkait sistem peringkat dunia, di mana Timnas Indonesia mengalami kenaikan satu tingkat, dari posisi ke-122 menjadi peringkat ke
Bek Prancis Dinaturalisasi dengan Jalur Menikahi Wanita Mauritania

Bek Prancis Dinaturalisasi dengan Jalur Menikahi Wanita Mauritania

Jordan Lefort memperkuat tim asal Afrika ini bukan karena jalur keturunan melainkan karena menikahi wanita Mauritania. 
Elkan Baggott Curi Perhatian, Skuad Timnas Indonesia Mulai Berkumpul di Jakarta Jelang FIFA Series 2026

Elkan Baggott Curi Perhatian, Skuad Timnas Indonesia Mulai Berkumpul di Jakarta Jelang FIFA Series 2026

Para pemain Timnas Indonesia mulai berdatangan dan berkumpul di Jakarta untuk menjalani persiapan menghadapi FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Stadion -
Dari Kritik ke Pujian, Pundit Belanda Nilai Maarten Paes Mulai Nyetel di Ajax Amsterdam

Dari Kritik ke Pujian, Pundit Belanda Nilai Maarten Paes Mulai Nyetel di Ajax Amsterdam

Pengamat sepak bola Belanda Hans Kraay Jr mengapresiasi perkembangan yang ditunjukkan Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam. Ia menilai kiper Timnas Indonesia ...
Di Balik Jeda 5 Hari, Trump Ancam Ratakan Fasilitas Energi Iran Jika Diplomasi Gagal

Di Balik Jeda 5 Hari, Trump Ancam Ratakan Fasilitas Energi Iran Jika Diplomasi Gagal

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan tegas pada Senin (23/3) mengenai rencana masa depan terhadap cadangan uranium yang dimiliki Iran. 

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 25 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, pengeluaran, dan kondisi keuangan.
Kedisiplinan Calvin Verdonk Dipuji Media Prancis Usai Bawa Lille Tumbangkan Marseille

Kedisiplinan Calvin Verdonk Dipuji Media Prancis Usai Bawa Lille Tumbangkan Marseille

Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk mendapat apresiasi atas penampilannya saat memperkuat LOSC Lille dalam lanjutan Ligue 1 2025/2026. Dalam pertandingan yang -
Pengakuan Pejabat Pemda Blora Pakai Mobil Dinas untuk Lebaran: Saya Tahu Ada Surat dari KPK Itu

Pengakuan Pejabat Pemda Blora Pakai Mobil Dinas untuk Lebaran: Saya Tahu Ada Surat dari KPK Itu

Heboh beredar foto mobil dinas berpelat merah dengan nomor polisi K 28 E yang kedapatan melintas di luar wilayah Kabupaten Blora saat momen lebaran Idul Fitri. 
Jelang FIFA Series 2026, Bung Harpa Mulai Soroti Peran Duet John Herdman dan Grayson di Timnas Indonesia

Jelang FIFA Series 2026, Bung Harpa Mulai Soroti Peran Duet John Herdman dan Grayson di Timnas Indonesia

Bung Harpa menilai kombinasi pengalaman internasional John Herdman dan rekam jejak klub Simon Grayson bisa membawa perubahan positif bagi Timnas Indonesia.
Jelang FIFA Series 2026, Bung Harpa Mulai Soroti Peran Duet John Herdman dan Grayson di Timnas Indonesia

Jelang FIFA Series 2026, Bung Harpa Mulai Soroti Peran Duet John Herdman dan Grayson di Timnas Indonesia

Bung Harpa menilai kombinasi pengalaman internasional John Herdman dan rekam jejak klub Simon Grayson bisa membawa perubahan positif bagi Timnas Indonesia.
Gagal Comeback, Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea usai Red Sparks Juru Kunci di V-League

Gagal Comeback, Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea usai Red Sparks Juru Kunci di V-League

Megawati Hangestri gagal comeback di V-League, membuat Red Sparks kembali jadi sorotan media Korea setelah menutup musim di posisi juru kunci Liga Voli Korea.
Tak Sebanding dengan Alex Pastoor, Bung Ropan Bicara Jujur soal Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia

Tak Sebanding dengan Alex Pastoor, Bung Ropan Bicara Jujur soal Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia

Bung Ropan sebagai pengamat sepak bola turut mengomentari sosok Simon Grayson yang menjadi asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia yang baru ditunjuk.
Selengkapnya

Viral