GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Lebaran Saatnya Manjakan Lidah dengan Sensai Minum Kopi Berumur Satu Abad di Kota Semarang

Musim libur Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 telah tiba hingga saatnya memanjakan diri bersama orang tercinta dalam menghabiskan waktu berwisata termasuk kuliner.
Senin, 23 Maret 2026 - 12:18 WIB
Libur Lebaran Saatnya Manjakan Lidah dengan Sensai Minum Kopi Berumur Satu Abad di Kota Semarang
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Musim libur Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 telah tiba hingga saatnya memanjakan diri bersama orang tercinta dalam menghabiskan waktu berwisata termasuk kuliner.

Di Kota Semarang, terdapat sebuah wisata kuliner berupa sajian minuman kopi yang telah berdiri satu abad lamanya tepatnya di Jalan Wotgandul Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bangunan tua menyimpan aroma sejarah, sementara mesin dan tradisi di dalamnya terus bekerja melampaui satu abad perubahan.

Di tempat inilah bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hadir dan menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery, sebuah usaha kopi keluarga yang setia merawat warisan rasa lintas generasi.

Didirikan pertama kali di Bandung pada masa kolonial Belanda, pabrik kopi tersebut kemudian dipindahkan ke Semarang pada 1926. Sejak saat itu, denyutnya tak pernah benar-benar berhenti, menjadikannya salah satu jejak industri kopi tertua yang masih bertahan dan terus beroperasi hingga hari ini.

Libur Lebaran Saatnya Manjakan Lidah dengan Sensai Minum Kopi Berumur Satu Abad di Kota Semarang
Libur Lebaran Saatnya Manjakan Lidah dengan Sensai Minum Kopi Berumur Satu Abad di Kota Semarang
Sumber :
  • Antara

"1915 itu kan di Bandung didirikan.Walaupun kakek saya itu kelahiran Semarang atau di rumah ini juga. Nah, tapi tahun 1926 beliau memindahkan usaha termasuk mesin-mesinnya itu ke Semarang, ke tempat lahirnya beliau sebetulnya di Jalan Wotgandul Barat ini, " kata Pemilik Dharma Boutique Roastery, Hidayat Basuki Dharma Wiyono, Kamis (19/3).

Ia mengatakan nama usaha yang digunakan saat ini merupakan identitas baru yang ia pilih sendiri, menggantikan nama lama yang tidak lagi digunakan akibat persoalan pembajakan merek.

“Nama lama pernah dibajak dan tidak kami gunakan lagi. Akhirnya saya pilih nama baru dari nama saya sendiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penggunaan kata “boutique” mencerminkan pendekatan usaha yang berupaya menyajikan kopi sesuai dengan selera penikmat, dengan tetap mengedepankan kualitas.

Komitmen Kopi Lokal dan Kualitas

Dharma menegaskan seluruh kopi yang dijual merupakan kopi asli Indonesia yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua, dengan jumlah sekitar 50 jenis biji kopi.

“Kami tidak menjual kopi impor. Semua dari Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia, keputusan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap petani kopi dalam negeri sekaligus upaya memaksimalkan potensi kopi lokal yang dinilai tidak kalah dengan kopi luar negeri.

“Kalau soal rasa, kopi kita tidak kalah. Kami ingin hasilnya kembali ke petani Indonesia,” katanya.

Ia menilai perkembangan industri kopi saat ini semakin pesat, didorong oleh kemajuan distribusi serta keterlibatan generasi muda yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang pertanian.

“Sekarang banyak anak muda yang terjun dengan ilmu. Jadi pengolahan kopi lebih berkembang,” ujarnya.

Beragam metode pengolahan kopi, seperti proses basah, kering, hingga fermentasi dengan variasi waktu, turut menghasilkan karakter rasa yang semakin beragam.

“Sekarang satu jenis kopi bisa punya banyak rasa tergantung prosesnya,” katanya.

Tradisi, Edukasi, Hingga Pengalaman Menikmati Kopi

Di tengah perkembangan industri kopi modern, Dharma Boutique Roastery tetap mempertahankan metode sangrai manual menggunakan mesin berusia sekitar 100 tahun yang masih digunakan hingga kini dengan tambahan motor penggerak.

“Kami masih pakai cara manual. Hasilnya tidak kalah, tapi sekarang lebih berbasis ilmu,” ujar Dharma.

Ia menambahkan, pihaknya tidak mengutamakan harga murah, melainkan kualitas produk yang dihasilkan.

“Kami tidak menjual murah, tapi juga tidak menaikkan harga semaunya. Harga sesuai kualitas,” katanya.

Pengalaman berkunjung ke lokasi boutique kopi ini juga menawarkan sensasi tersendiri. Area duduk didominasi ruang terbuka dengan halaman berpaving yang dikelilingi tanaman hijau dan pepohonan rindang, menciptakan suasana teduh dan nyaman. Bangunan yang masih mempertahankan arsitektur lama dengan jendela klasik dan atap genteng turut memperkuat kesan historis yang menyatu dengan aktivitas modern.

Pengunjung dapat duduk di meja dan kursi kayu sederhana sambil menikmati suasana yang tenang, jauh dari kesan kafe modern yang serba ramai.

Di lokasi tersebut, tersedia sekitar 50 jenis biji kopi dari berbagai daerah di Indonesia yang tersusun rapi. Sebelum membeli, pengunjung diperbolehkan mencium aroma biji kopi secara langsung untuk mengenali karakter masing-masing varian.

Para barista juga aktif memberikan penjelasan mengenai asal-usul, proses pengolahan, hingga cita rasa kopi, sehingga proses pembelian menjadi lebih informatif.

Pendekatan tersebut menjadikan kunjungan tidak hanya sebagai aktivitas membeli kopi, tetapi juga pengalaman edukatif bagi penikmat kopi.

“Kami hanya mengenalkan. Soal tertarik atau tidak, itu kembali ke masing-masing,” ujar Dharma.

Ia menyebut edukasi menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman terhadap kopi, baik bagi pekerja maupun pengunjung.

“Awalnya tidak tahu, tapi belajar dari pengalaman. Sekarang mereka (barista) malah lebih pintar dari saya,” kata Dharma.

Dharma juga mengungkapkan bahwa meningkatnya minat masyarakat terhadap kopi turut dipengaruhi oleh budaya populer, seperti film “Filosofi Kopi” yang memperluas ketertarikan publik.

Setiap hari, ia bersama timnya melakukan uji rasa dan pencampuran untuk menjaga konsistensi kualitas produk.

“Kami selalu mencoba kopi yang kami jual dan melakukan blending,” ujarnya.

Ia memandang kopi sebagai bentuk seni yang tidak memiliki standar tunggal dalam penilaian rasa.

“Kopi itu seni yang tidak ada habisnya. Tidak ada yang paling enak karena setiap orang punya selera sendiri,” kata Dharma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, produksi Dharma Boutique Roastery masih dalam skala kecil dengan kapasitas harian yang belum mencapai satu kuintal. Dharma mengatakan usahanya pernah melakukan ekspor, tapi terhenti akibat krisis ekonomi global dan perang dunia.

“Kami masih kecil,” ujarnya.(ant/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mau Lihat Bayi Panda yang Diberi Nama oleh Presiden Prabowo, Catat Jadwal Penampilannya di Taman Safari Indonesia

Mau Lihat Bayi Panda yang Diberi Nama oleh Presiden Prabowo, Catat Jadwal Penampilannya di Taman Safari Indonesia

Presiden RI, Prabowo Subianto secara langsung menyambut kelahiran seekor bayi panda di Taman Safari Indonesia, Bogor, Jawa Barat.
Catat, 7 Rekomendasi Objek Wisata Alam di Puncak yang Tepat Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Catat, 7 Rekomendasi Objek Wisata Alam di Puncak yang Tepat Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat merupakan salah satu tujuan destinasi wisata untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga bertepatan momen Hari Raya Idulftiri atau Lebaran 2026.
Sebelum Gabung Timnas, Jay Idzes Kena Hukuman dan Nyaris Jadi Petaka

Sebelum Gabung Timnas, Jay Idzes Kena Hukuman dan Nyaris Jadi Petaka

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes mendapat sorotan setelah dinilai melakukan pelanggaran dalam laga Serie A jelang tampil di FIFA Series 2026. Skuad Garuda ...
Sorotan Media Italia Baru-baru Ini ke Emil Audero jelang Pulang ke Timnas Indonesia

Sorotan Media Italia Baru-baru Ini ke Emil Audero jelang Pulang ke Timnas Indonesia

Sorotan terhadap performa pemain dalam laga antara Parma melawan Cremonese pada pekan ke-30 Serie A 2025/2026, termasuk kiper Timnas Indonesia Emil Audero juga
Daftar Caps Timnas: Ridho Nomor Berapa? Zijlstra Paling Minim

Daftar Caps Timnas: Ridho Nomor Berapa? Zijlstra Paling Minim

Rizky Ridho menjadi pemain paling berpengalaman di skuad Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026. Bek sekaligus kapten Persija Jakarta itu sudah menjadi -
Ramalan Keuangan Zodiak 24 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 24 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 24 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan besok.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 24 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 24 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 24 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, tantangan, dan kondisi keuangan hari ini.
Sejarah Tercipta! Veda Ega Pratama Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Injak Podium Moto3, Sempat Tercecer ke Posisi 10

Sejarah Tercipta! Veda Ega Pratama Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Injak Podium Moto3, Sempat Tercecer ke Posisi 10

Sebuah tinta emas baru saja ditorehkan pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama. Veda sukses mengukir sejarah dengan berhasil menembus podium Moto3.
Warga Unboxing Hampers Lebaran dari Presiden Prabowo, Isinya Bikin Melongo

Warga Unboxing Hampers Lebaran dari Presiden Prabowo, Isinya Bikin Melongo

Media sosial tengah diramaikan tren video unboxing bingkisan yang didapatkan warga usai hadiri open house Idul Fitri 1447 H Presiden Prabowo di Istana Negara. 
Belum Juga Bertanding, Mantan Asisten Pelatih Red Sparks Batal Pimpin Timnas Voli Korea Selatan, Ini Alasannya

Belum Juga Bertanding, Mantan Asisten Pelatih Red Sparks Batal Pimpin Timnas Voli Korea Selatan, Ini Alasannya

Mantan asisten pelatih Red Sparks, Cha Sang-hyun dan Lee Sook-ja, gagal memimpin Timnas Voli Korea Selatan karena prosedur seleksi bermasalah saat dua bulan.
Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Skuad mahal Timnas Indonesia pilihan John Herdman jelang FIFA Series 2026 yang mencapai ratusan miliar rupiah sampai membuat media Vietnam ikut tercengang.
Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi dihukum sebelum tampil di FIFA Series 2026. Hal ini menyebabkan mantan wasit Liga Italia buka suara.
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Selengkapnya

Viral