News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhirnya Ditangkap! Pria Spesialis Pencuri Ponsel Milik Jemaah di Istiqlal Diamankan Setelah Beraksi Tiga Kali Sebulan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria berinisial W (40) diamuk massa usai mencuri ponsel milik jemaah yang sedang itikaf di Masjid Istiqlal.
Selasa, 17 Maret 2026 - 19:20 WIB
Proses penangkapan pencuri ponsel di Istiqlal
Sumber :
  • Instagram @lbj_jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria berinisial W (40) diamuk massa usai mencuri ponsel milik jemaah yang sedang itikaf di Masjid Istiqlal, Jalan Taman Wijaya Kusuma, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026) pagi.

Insiden ini diunggah dalam akun Instagram @lbj_jakarta, dengan keterangan “Nekat curi barang jemaah saat sahur, pencuri di masjid istiqlal tertangka basah”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlihat terduga pelaku tengah ditiban oleh warga yang geram dengan aksinya. Sementara itu petugas keamanan berupaya menghentikan aksi warga tersebut, dan selanjutnya terduga pelaku digelandang menuju ke luar masjid.

Terkait peristiwa ini, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan mengatakan, insiden ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

“Telah terjadi tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polsek Sawah Besar, terduga pelaku berinisial W merupakan warga Pasar Senen, Jakarta Pusat,” kata Rahmat, kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Rahmat menerangkan, terduga pelaku kepergok melancarkan aksinya saat pelapor yang merupakan korban berinisial RJK (19) akan keluar dari ruang utama Masjid Istiqlal.  

“Kemudian korban merasa ada yang mendorong dan setelahnya menyadari handphone miliknya yang disimpan di kantong baju gamis sebelah kanan sudah hilang,” terangnya.

Kemudian korban menghampiri orang yang mendorongnya dan menanyakan keberadaan ponselnya ke terduga pelaku saat tangannya terpegang.

“Tas totebag warna hitam yang awal nya dipegang oleh terduga pelaku berisikan handphone korban kemudian dilempar oleh pelaku dan sebelum terlempar, pelapor sempat mengambil kembali handphonenya dan pelaku diamankan oleh pihak security Masjid Istiqlal,” ujar Rahmat.

Sementara itu, diketahui bahwa pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak tiga kali di Masjid Istiqlal dalam waktu sebulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terduga pelaku beraksi pada 13 Maret 2026, pada waktu solat Jum’at pukul 12.00 WIB. Kemudian pada 14 dan 15 Maret 2026 pukul 18.00 WIB, pada saat buka puasa bersama,“ terang Rahmat.

Atas perbuatannya tersebut, terduga pelaku langsung dibawa ke Polsek Sawah Besar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral