News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hashim Ungkap Fakta Mengkhawatirkan Indonesia Peringkat Kedua Terburuk Kasus TBC di Dunia

Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Perumahan Hashim Djojohadikusumo menyoroti serius tingginya kasus Tuberkulosis (TBC) di Indonesia.
Senin, 16 Maret 2026 - 14:47 WIB
Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Perumahan Hashim Djojohadikusumo
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Perumahan Hashim Djojohadikusumo menyoroti serius tingginya kasus Tuberkulosis (TBC) di Indonesia.

Ia menyebut kondisi tersebut sebagai ancaman serius bagi masa depan kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Hashim saat menghadiri pencanangan pembangunan hunian dalam rangka mendukung program 3 juta rumah di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).

Dalam sambutannya, Hashim mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini berada di posisi kedua dunia dengan kondisi terburuk terkait penyebaran TBC, hanya berada satu tingkat di bawah India.

“Kita sudah tahu bahwa di Indonesia ini, kita negara Indonesia nomor dua terjelek dalam bidang kesehatan terutama TBC. Hanya satu negara lebih buruk lagi daripada Indonesia, itu India,” kata Hashim dalam sambutannya.

Menurutnya, tingginya kasus TBC di Indonesia tidak terlepas dari kondisi lingkungan permukiman yang masih padat dan kurang layak huni. Banyak kawasan permukiman yang berada dalam kondisi kumuh dan berdesakan, sehingga mempercepat penyebaran penyakit menular.

Hashim menilai kondisi hunian yang tidak sehat menjadi salah satu faktor utama yang memperburuk situasi kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak.

“Diakibatkan perumahan yang berdekatan di tempat kumuh. Slump-slumps-nya di India, slump di Indonesia itu menyebabkan anak-anak kita banyak mengidap TBC,” tutur dia.

Ia juga mengungkapkan bahwa temuan mengenai tingginya angka TBC tersebut semakin diperkuat melalui program cek kesehatan gratis yang dijalankan pemerintah. Berdasarkan hasil program tersebut, banyak warga, terutama anak-anak ditemukan mengidap penyakit TBC.

Hashim menyebut temuan tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh pejabat di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, termasuk Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan ternyata saya dengar dari Pak Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Kesehatan, dua-duanya menyatakan memang betul, banyak anak-anak kita dan rakyat kita mengidap TBC. Ini malapetaka bagi bangsa Indonesia, TBC dan stunting,” tutur dia.

Hashim menegaskan bahwa persoalan kesehatan seperti TBC tidak bisa dilepaskan dari kualitas hunian masyarakat. Karena itu, program pembangunan 3 juta rumah diharapkan tidak hanya menjadi solusi bagi kebutuhan perumahan, tetapi juga bagian dari upaya memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (agr/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral