News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tito Kobra Preman Garut Ancam Bunuh Kapolsek dan Camat Pakenjeng Perkara Mokel, Berujung Saling Memaafkan

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Tito Kobra preman Garut sedang berselisih dengan Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat.
Senin, 16 Maret 2026 - 09:23 WIB
Tito Kobra Preman Garut Ancam Bunuh Kapolsek dan Camat Pakenjeng
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Tito Kobra preman Garut sedang berselisih dengan Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat.

Usut punya usut, ada cerita dibalik perselisihan antara Tito Kobra preman Garut dengan Kapolsek Pakenjeng. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi pada Jumat (13/3/2026) sore.

Berdasarkan cerita versi Muslih, peristiwa ini berawal saat Tito Kobra menghampirinya yang sedang berbagi takjil bersama para pemuda KNPI Kecamatan Pakenjeng di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Pakenjeng.

Tito Kobra berbicara kepada Muslih soal penggerebekan yang dilakukan pihaknya saat preman Garut itu sedang mokel bersama teman-temannya. 

Muslih pun menceritakan bahwa sekitar beberapa hari sebelumnya, dia memang memergoki Tito Kobra Cs yang sedang makan di siang hari di kawasan perkebunan. Padahal, saat itu masih dalam suasana bulan Ramadhan. 

"Saya merasa aneh. Ada banyak motor, tapi orangnya tidak ada. Ternyata sedang makan-minum di bawah. Ada delapan orang saat itu. Kemudian yang tidak berpuasa saya hukum push up. Dasarnya, kita punya Maklumat Bupati Garut tentang imbauan menjaga ketertiban di bulan Ramadhan," ujar Muslih dikutip pada Senin (16/3/2026). 

Ternyata Tito Kobra masih mengingat hal itu hingga dia pun menggerutu kepada Muslih. 

Awalnya, kata Muslih, Tito Kobra mempertanyakan apa dasar hukum Muslih memergokinya mokel dan menyuruhnya push up. 

Lalu, Tito Kobra bertindak kasar dan memaki Muslih. Muslih mengaku masih sabar. Akan tetapi, saat dia diancam akan dibunuh, tensinya pun meningkat. 

"Saat berlalu dia bicara, ‘Ku aing dipaehan Camat sakalaian jeung Kapolsekna’," kata Muslih sambil menirukan ucapan Tito Kobra. 

Akhirnya Muslih bertindak tegas. Dia menggiring Tito Kobra ke kantor Polsek dengan mobil patroli.

Akan tetapi, preman Garut itu melawan hingga terjadi perselisihan antara Muslih dengan Tito Kobra.

Inilah awal mula video perselisihan berdurasi empat menit itu viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Muslih menyebut dirinya ingin memberikan pelajaran kepada Tito Kobra agar tidak semena-mena.

Pasalnya, kata dia, selama ini masyarakat Pakenjeng merasa resah dengan ulahnya, tapi tidak ada yang berani melapor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral