Soal Pengungkapan Gudang Berisi Jutaan Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru, PB HMI: KPK Perlu Telusuri
- Pixabay/klimkin
Jakarta, tvOnenews.com – Pengungkapan gudang berisi ratusan juta batang rokok ilegal di Pekanbaru, Riau, kembali menuai sorotan publik. Fungsionaris Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Lukmanul Hakim Siregar, mendesak Menteri Keuangan untuk mengevaluasi kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Menurut Lukmanul, lambannya penetapan tersangka utama dalam kasus rokok ilegal bernilai ratusan miliar rupiah tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
PB HMI juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri kemungkinan adanya aliran dana yang berkaitan dengan kasus rokok ilegal tersebut.
Menurutnya, penanganan perkara bernilai ratusan miliar rupiah harus dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan dugaan adanya praktik suap atau permainan perkara.
“KPK perlu menelusuri apakah ada aliran dana atau indikasi penyalahgunaan kewenangan dalam kasus ini. Penegakan hukum harus terbuka agar kepercayaan publik tetap terjaga,” katanya.
PB HMI menilai peredaran rokok tanpa pita cukai tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga merusak iklim persaingan usaha yang sehat bagi industri rokok legal.
Karena itu, organisasi mahasiswa tersebut meminta agar aparat penegak hukum mengusut kasus ini hingga ke aktor utama tanpa pandang bulu.
“Kasus ini harus dibongkar sampai ke jaringan utamanya. Penegakan hukum yang tegas dan transparan sangat penting agar tidak ada kesan bahwa pihak tertentu kebal terhadap hukum,” tegas Lukmanul.
Sebelumnya, aparat Bea dan Cukai menggerebek sebuah gudang di kawasan Pergudangan Avian, Jalan Siak II, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Dalam operasi tersebut, petugas menyita sekitar 160 juta batang rokok ilegal dengan nilai ekonomi yang ditaksir mencapai Rp300 miliar.
Meski barang bukti dalam jumlah besar telah diamankan, hingga kini aparat belum mengumumkan pihak yang diduga menjadi pengendali utama jaringan produksi maupun distribusi rokok ilegal tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, aparat penegak hukum masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait jaringan distribusi rokok ilegal yang digerebek di Pekanbaru tersebut.
Load more