SPBU di Kebalen Babelan Diduga Dirampok Hingga Karyawan Diikat, Uang Rp130 Juta dalam Brankas Raib
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik aksi diduga perampokan hingga karyawan diikat di SPBU Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (10/3/2026).
Kapolsek Babelan, Kompol Wito mengatakan, terduga pelaku diduga berhasil mengambil uang sebanyak Rp130 juta.
“Ya yang berhasil dicuri brankas ya, uang. Tapi kalau dari keterangan kurang lebih Rp130-an (juta) lah. Tapi kan saya belum tahu auditnya ya. Pastinya, detailnya auditnya, kepastiannya belum tahu,” kata Wito, kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).
Lebih lanjut, Wito menerangkan kronologi pencurian ini terjadi saat para karyawan tengah tidur. Kemudian terduga pelaku masuk lewat pagar belakang SPBU.
“Kalau dari hasil cek TKP dan olah TKP itu kan lewat pagar belakang, SPBU ini tidak beroperasi ya, tutup nggak 24 jam. Kemudian kan ada karyawan yang tidur di situ, lewat belakang,” ucap Wito.
Kemudian terduga pelaku kepergok oleh para karyawan tersebut. Setelahnya, korban ditutupi oleh kain dan diduga pelaku membawa senjata tajam hingga korban ada yang mengalami luka.
“Kemudian datanglah pelaku, dari keterangan dari saksi kurang lebih empat orang lah ya. Ya udah disuruh jangan bergerak. Udah, karena kaget kan namanya tidur kan, ada yang melawan gitu. Kemudian ditutupi kain (sama pelaku) biar nggak kelihatan matanya, sambil ditungguin ada yang ngiket. Bawa golok atau pisau belum tau, ada luka dikit di tangannya,” jelas Wito.
Sementara itu Wito menegaskan, saat ini pihaknya masih memburu terduga pelaku.
“Mudah-mudahan pelakunya cepet terungkap dan ketangkep ya,” ucap Wito.
Untuk diketahui, Peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @utaranews, dengan keterangan “Perampokan sadis di SPBU Kebalen Babelan, 5 Karyawan Diikat dan Dipukul, Brankas Dibobol”.
Terlihat dalam video, sejumlah anggota kepolisian tengah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu juga tampak ilustrasi yang menggambarkan terduga pelaku memegang senjata tajam yang diarahkan ke para karyawan, yang tengah duduk dalam kondisi diikat dan dilakban.
Adapun korban dalam peristiwa ini diantaranya M (62) mengalami luka pada kakinya usai melakukan perlawanan terhadap pelaku. Kemudian korban lainnya yaitu B (49) ditendang dan dipukul, korban A (24), M (44), dan H (53) diikat dan ditutup kepalanya.
Load more