News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Gelontorkan Rp839 Miliar Bangun Pagar Raksasa Way Kambas, Redam Konflik Gajah Serang Warga

Presiden Prabowo Subianto memutuskan menyiapkan pendanaan khusus dari bantuan presiden untuk membangun pagar dan tanggul untuk memisahkan habitat gajah Sumatra dan manusia.
Kamis, 12 Maret 2026 - 16:56 WIB
Menteri Kehutanan (Menhut) Republik Indonesia, Raja Juli Antoni
Sumber :
  • dok. BPMI Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menyiapkan langkah besar untuk mengakhiri konflik berkepanjangan antara manusia dan gajah di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung.

Presiden Prabowo Subianto memutuskan menyiapkan pendanaan khusus dari bantuan presiden untuk membangun sistem perlindungan berupa pagar dan tanggul yang akan memisahkan habitat gajah Sumatra dengan permukiman warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini diambil setelah konflik manusia dan gajah yang telah berlangsung selama puluhan tahun kembali menelan korban jiwa. Beberapa bulan lalu, seorang kepala desa dilaporkan meninggal dunia setelah terinjak gajah yang memasuki kawasan permukiman dan lahan pertanian warga.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan Presiden telah menyetujui alokasi anggaran untuk proyek perlindungan kawasan tersebut.

“Pertama, di London ketika itu Pak Presiden sudah menyampaikan bahwa maksimum Rp2 triliun akan diperuntukkan untuk pagar maupun tanggul di Way Kambas sekaligus restorasi ekosistem. Tapi kami berusaha mempelajari, ya, dan kemudian melakukan efisiensi, ternyata kira-kira maksimum Rp839 miliar saja,” ujar Raja Juli Antoni di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Proyek pembangunan sistem perlindungan tersebut tidak hanya bertujuan mencegah gajah memasuki kawasan permukiman warga, tetapi juga menjaga kelestarian habitat satwa di dalam taman nasional.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah akan bekerja sama dengan satuan zeni TNI yang berada di wilayah Lampung.

“Ya, nanti akan bekerja sama dengan zeni, satuan zeni di Raden Intan, ya, Pangdam Raden Intan di Lampung,” kata Raja Juli.

Berdasarkan kajian awal, kawasan Taman Nasional Way Kambas memiliki garis batas atau deliniasi sepanjang sekitar 176 kilometer. Namun tidak seluruh area membutuhkan pembangunan pagar atau tanggul pembatas.

“Way Kambas total deliniasinya itu sekitar 176 kilometer, ya, tapi dalam studi sementara yang perlu diberi pagar atau tanggul itu sekitar 130 kilometer,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembangunan infrastruktur perlindungan tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk menekan konflik manusia dan satwa liar yang selama ini menjadi persoalan serius di kawasan konservasi.

Selain melindungi warga, proyek ini juga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan habitat gajah yang menjadi salah satu spesies ikonik Indonesia, sekaligus memastikan keseimbangan antara aktivitas manusia dan konservasi alam di wilayah sekitar taman nasional. (agr/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral