News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Pria di Batam Habisi Nyawa Kekasih Sesama Jenis, Pergoki Pacar Peluk Pria Lain dalam Kamar Kos

Kasus pembunuhan dengan motif cinta sesama jenis menggegerkan warga Perumahan Family Dream, Nongsa, Batam, Selasa (10/3/2026).
Kamis, 12 Maret 2026 - 06:58 WIB
MY (31) pelaku pembunuhan terhadap kekasih sesama jenisnya di Batam.
Sumber :
  • Istimewa Instagram @kriminews

Batam, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan dengan motif cinta sesama jenis menggegerkan warga Perumahan Family Dream, Nongsa, Batam, Selasa (10/3/2026).

Seorang pria berinisial MY (31) asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menghabisi nyawa kekasih sesama jenisnya AS (21) di kamar kosan korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan pelaku menyerahkan diri ke polisi setempat usai melakukan aksi pembunuhan sadis tersebut.

"Pembunuhan terhadap korban terjadi karena pelaku merasa cemburu dengan korban. Pelaku dan korban adalah pasangan sejenis," jelasnya dikutip pada Rabu (11/3/2026).

Ilustrasi Pembacokan.
Ilustrasi Pembacokan.
Sumber :
  • viva.co.id

Berdasarkan keterangan pelaku, pembunuhan itu dipicu oleh rasa sakit hati dan cemburu terhadap kekasih prianya.

Hubungan asmara antara MY dan AS diketahui telah berlangsung selama satu tahun. Namun, hubungan tersebut renggang setelah MY bekerja di Bali selama tujuh bulan. 

Selama masa LDR (long distance relationship) tersebut, korban mendadak meminta putus dengan alasan ingin menjalani hidup normal.

Namun tak disangka, korban malah menjalin hubungan dengan pria sesama jenis lainnya berinisla AB (24).

Pada Selasa siang sekitar pukul 11.20 WIB, MY yang sudah terbakar amarah sengaja menyewa kamar tepat di depan kediaman korban untuk memantau aktivitas AS. 

Saat melihat korban keluar rumah, Yusuf langsung membuntutinya hingga ke lokasi kejadian.

"Sekitar pukul 10.00 WIB, korban meninggalkan kediamannya untuk menuju lokasi kos AB. Pelaku membuntuti korban hingga ke sana," katanya.

Begitu tiba di lokasi kos, pelaku melihat kekasihnya itu sedang berpelukan dengan orang lain. 

Emosi, pelaku langsung menyerang keduanya menggunakan sebilah kayu, batu, serta pisau yang telah disiapkannya. 

Pelaku sempat memukul kepala bagian belakang AB menggunakan kayu. Saat hendak menusuk AB, korban AS melakukan perlawanan.

Tindakan tersebut justru berujung fatal bagi AS karena ia menerima dua tusukan di bagian punggung dan kepala bagian belakang hingga korban tewas di tempat.

Setelah melihat korban terkapar, pelaku langsung melarikan diri dan sempat memesan ojek online (ojol) untuk kabur.

Masih dengan bercak darah di tubuhnya, ia akhirnya mendatangi Polsek Nongsa untuk menyerahkan diri. 

Peristiwa itu otomatis menggegerkan warga Perumahan Family Dream. Tetangga yang mengetahui peritiwa itu langsung berdatangan dan langsung menghubungi polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk proses autopsi. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 459 dan atau Pasal 458 ayat (1) dan atau Pasal 466 ayat (3) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral