GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Teknologi Ingatkan Ancaman Penjajahan Digital, Indonesia Diminta Bangun Kedaulatan Siber

Pakar teknologi informasi Onno Widodo Purbo menyoroti penjajahan baru di era digitl yakni ketika besarnya uang masyarakat Indonesia yang mengalir ke luar negei.
Minggu, 8 Maret 2026 - 14:13 WIB
Hari Kebudayaan Keamanan Indonesia (HKKI) 2026 di Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Pakar teknologi informasi Onno Widodo Purbo menyoroti besarnya uang masyarakat Indonesia yang mengalir ke luar negeri akibat ketergantungan pada produk teknologi impor.

Ia bahkan menyebut kondisi tersebut sebagai bentuk “penjajahan baru” di era digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rektor Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) itu mengungkapkan, setiap tahun masyarakat Indonesia menghabiskan puluhan triliun rupiah hanya untuk membeli telepon seluler.

“Saya ada dua tiga poin yang ingin saya sampaikan. Yang pertama, kalau kita lihat angka, kita bangsa Indonesia beli HP sekitar 25 sampai 37 triliun per tahun. Jadi itu handphone, belum elektronik yang lain. Duit kita keluar semua,” kata Onno dalam acara Hari Kebudayaan Keamanan Indonesia (HKKI) 2026 di Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).

Ia menilai kondisi ini menunjukkan bahwa kedaulatan teknologi Indonesia masih lemah karena sebagian besar produk digital masih berasal dari luar negeri.

“Jadi penjajahan hari ini adalah gimana caranya bangsa Indonesia itu hidup tapi duitnya lari keluar. Itu akan terus terjadi kalau kita tidak bisa membuat itu semua sendiri,” ujarnya.

Onno menegaskan, Indonesia sebenarnya memiliki kemampuan untuk memproduksi teknologi sendiri. Ia mencontohkan sejumlah anak muda yang telah mampu membuat berbagai produk digital hingga perangkat teknologi.

“Bangsa ini mampu sebetulnya sampai level seperti itu. Jadi bangsa itu bisa. Itu tadi Girindro, dia dari Cyber Army, produknya banyak dia bikin sendiri,” katanya.

Menurut Onno, penguasaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi kunci agar Indonesia tidak kembali bergantung pada teknologi asing.

“Untuk AI, ceritanya gini: kita ke depan mau nggak mau akan pakai AI banget. Supaya kita tidak dijajah, bangsa ini harus bisa bikin AI,” ujarnya.

Ia bahkan telah membagikan buku panduan gratis untuk mempelajari pembuatan AI bagi pelajar dan guru di Indonesia.

“Bukunya sudah dibuat gratis bisa di-download untuk anak SD, SMP, SMA, SMK, dan guru. Free. Hari ini yang sudah download 4 juta anak Indonesia download,” kata dia.

Sementara itu, Rektor Universitas Pradita, Prof. Eko Indrajit menilai kedaulatan teknologi sebuah negara hanya bisa tercapai jika memiliki dua hal utama yakni kemauan dan kemampuan.

“Saya merumuskan saja yang ketiga, saya ini bicara bahwa sebuah negara itu bisa berdaulat hanya dengan dua syarat: punya kemauan dan punya kemampuan. Mau tapi tidak mampu, nggak bisa menciptakan produk. Mampu tapi tidak mau, produknya juga nggak akan kemana-mana,” tegas Eko.

Menurutnya, literasi digital yang dibutuhkan bukan sekadar kemampuan menggunakan teknologi, tetapi keyakinan bahwa bangsa Indonesia mampu menciptakan teknologi sendiri.

“Tapi literasi yang dimaksud bukan literasi bisa pakai AI. Tidak! Literasi bahwa menanamkan keyakinan kalau kita bisa berdaulat di dalam konteks teknologi digital,” ujarnya.

Eko menilai upaya mencapai kedaulatan teknologi harus dilakukan melalui dua pendekatan sekaligus, yakni kebijakan dari pemerintah serta dorongan dari masyarakat dan industri.

“Kalau bottom-up saja tanpa top-down, bahasa Jawanya: boten up-up. Sementara kalau top-down saja ke bawah nggak ada yang mensupport juga nggak jadi apa-apa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Forum Kemandirian Siber Indonesia (Formasi), Gildas Deograt Formasi, mengusulkan agar pemerintah menetapkan 7 Maret sebagai Hari Keamanan dan Ketahanan Siber Nasional.

“Kami, Forum Kemandirian Siber Indonesia, kami akan menyampaikan usul ke Presiden untuk menjadikan 7 Maret 2007 itu sebagai Hari Keamanan dan Ketahanan Siber Nasional,” kata Gildas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap rencana tersebut mendapat dukungan luas agar kesadaran terhadap pentingnya kedaulatan siber nasional semakin meningkat.

“Jadi mohon dukungan rekan-rekan media untuk menggaungkan, mem-viralkan rencana ini supaya kita bersama-sama di tahun 2045 bisa merdeka, bisa berdaulat siber Indonesia,” tandasnya. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral