GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alarm Campak di Indonesia: 8.372 Kasus Terkonfirmasi dan 6 Anak Meninggal, Mayoritas Belum Pernah Imunisasi

Kasus campak di Indonesia capai 8.372 kasus pada awal 2026 dengan 6 kematian anak. Pemerintah jalankan imunisasi wabah dan pastikan stok vaksin aman.
Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:41 WIB
Ilustrasi Sakit Campak
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus campak kembali menjadi perhatian serius di Indonesia setelah lonjakan penularan terjadi pada akhir 2025 hingga awal 2026. Meski tren kasus mulai menunjukkan penurunan pada akhir Februari, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Data Kementerian Kesehatan mencatat sejak minggu pertama hingga minggu ke-8 tahun 2026 atau hingga akhir Februari, terdapat 45 kejadian luar biasa (KLB) campak yang terjadi di 29 kabupaten/kota pada 11 provinsi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam periode tersebut, tercatat 10.453 kasus suspek campak, dengan 8.372 kasus telah terkonfirmasi positif. Angka ini menunjukkan bahwa penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi ini masih menjadi ancaman serius, terutama bagi anak-anak.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, menyebutkan bahwa meskipun kasus sempat meningkat di awal tahun, tren penularan mulai melandai menjelang akhir Februari.

Menurutnya, jumlah kasus pada Januari 2026 memang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, pada Februari, angka kasus mulai turun dan relatif lebih rendah dibandingkan Februari pada tahun sebelumnya.

Enam Anak Meninggal akibat Komplikasi Campak

Di tengah lonjakan kasus tersebut, Kementerian Kesehatan juga melaporkan adanya enam kasus kematian akibat campak sepanjang 2026. Seluruh kasus kematian tersebut terjadi pada anak usia balita.

Kematian umumnya terjadi akibat komplikasi serius dari penyakit campak, di antaranya:

  • Diare berat

  • Pneumonia atau radang paru-paru

Yang menjadi perhatian, seluruh anak yang meninggal tersebut tidak memiliki riwayat imunisasi campak sama sekali.

Pemerintah menegaskan bahwa imunisasi campak sangat penting untuk mencegah infeksi berat. Vaksin campak diberikan minimal dua kali, yaitu pada usia 9 bulan dan 18 bulan.

Tanpa perlindungan imunisasi, risiko komplikasi hingga kematian akibat campak menjadi jauh lebih tinggi, terutama pada bayi dan balita.

Puluhan Daerah Jalankan Imunisasi Penanganan Wabah

Sebagai respons terhadap lonjakan kasus di sejumlah wilayah, pemerintah segera menjalankan program ORI (Outbreak Response Immunization) atau imunisasi penanganan wabah.

Program ini ditujukan untuk menekan penyebaran campak di daerah yang mengalami KLB maupun wilayah yang berisiko tinggi.

Secara keseluruhan terdapat 102 kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan ORI dan imunisasi kejar.

Rinciannya meliputi:

  • 29 kabupaten/kota yang mengalami KLB campak

  • 73 kabupaten/kota lainnya yang masuk kategori wilayah berisiko tinggi penularan

Program imunisasi ini menargetkan anak usia 9 bulan hingga 59 bulan.

Pelayanan imunisasi dilakukan melalui berbagai fasilitas kesehatan, di antaranya:

  • Puskesmas

  • Posyandu

  • Sekolah

  • Tempat ibadah

  • Kunjungan rumah

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan cakupan imunisasi serta memutus rantai penularan campak di masyarakat.

Layanan Imunisasi Disiapkan di Jalur Mudik

Pemerintah juga mengantisipasi potensi peningkatan penularan campak selama periode mudik Lebaran, ketika mobilitas masyarakat meningkat tajam.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kementerian Kesehatan menyiapkan layanan imunisasi di sejumlah titik perjalanan mudik, antara lain:

  • Pelabuhan

  • Bandara

  • Stasiun kereta api

  • Balai karantina kesehatan

Langkah ini bertujuan memastikan anak-anak tetap dapat memperoleh imunisasi meskipun sedang melakukan perjalanan jauh bersama keluarga.

Stok Vaksin Campak Nasional Dipastikan Aman

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Rizka Andalucia, memastikan bahwa ketersediaan vaksin campak di Indonesia saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi.

Secara nasional, pemerintah memiliki:

  • 9,5 juta dosis vaksin campak yang tersimpan di pusat

  • 6,6 juta dosis vaksin yang telah didistribusikan ke berbagai daerah

Ketersediaan vaksin tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program imunisasi, termasuk:

  • ORI (imunisasi penanganan wabah)

  • Imunisasi kejar

  • Imunisasi rutin

  • Pelayanan tambahan selama periode mudik

Pemantauan stok vaksin dilakukan secara real time melalui sistem Satu Sehat Logistik.

Saat ini, distribusi vaksin menunjukkan kondisi sebagai berikut:

  • 23 provinsi memiliki stok vaksin untuk 2–5 bulan

  • 9 provinsi memiliki stok untuk 5–7 bulan

  • 6 provinsi memiliki stok lebih dari 7 bulan

Dengan kondisi tersebut, seluruh provinsi dipastikan memiliki ketersediaan vaksin minimal untuk dua bulan ke depan.

Hoaks Vaksin Masih Jadi Tantangan

Meski stok vaksin mencukupi, pemerintah mengakui bahwa pelaksanaan imunisasi masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan.

Beberapa kendala yang sering ditemui antara lain:

  • Kondisi geografis yang sulit dijangkau

  • Mobilitas penduduk yang tinggi

  • Kecepatan pelaksanaan imunisasi

Selain itu, penyebaran informasi keliru atau hoaks mengenai vaksin juga masih menjadi hambatan serius.

Masih terdapat sebagian orang tua yang ragu memberikan vaksin kepada anak mereka karena terpengaruh informasi yang tidak benar.

Padahal, pemerintah memastikan bahwa vaksin campak-rubela yang digunakan di Indonesia aman dan efektif. Vaksin tersebut telah melalui berbagai uji keamanan serta mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan memenuhi standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Efek samping setelah imunisasi juga umumnya ringan, seperti demam ringan atau ruam, yang biasanya hilang dalam waktu 24 jam.

Campak Sangat Mudah Menular

Campak merupakan salah satu penyakit menular yang sangat cepat menyebar. Satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada 12 hingga 18 orang lainnya.

Gejala campak biasanya meliputi:

  • Demam tinggi

  • Batuk dan pilek

  • Mata merah

  • Ruam kemerahan pada kulit

Jika gejala tersebut muncul, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penderita campak juga dianjurkan membatasi aktivitas di luar rumah serta menghindari kerumunan agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain, terutama anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.

Dengan langkah pencegahan yang tepat serta peningkatan cakupan imunisasi, penyebaran campak di Indonesia diharapkan dapat terus ditekan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Megawati Hangestri, Bintang Voli Kuba Siap Geser Rekor Legenda Red Sparks di V-League

Bukan Megawati Hangestri, Bintang Voli Kuba Siap Geser Rekor Legenda Red Sparks di V-League

Mantan rival Megawati Hangestri, Gyselle Silva kembali menunjukkan dominasinya di V-League 2025/2026 dengan mencetak 1.000 poin untuk musim ketiga beruntun.
Hubungan Dekat dengan Megawati Hangestri, Cedera Thanacha Sooksod Jadi Sorotan Utama Pelatih Hi-Pass

Hubungan Dekat dengan Megawati Hangestri, Cedera Thanacha Sooksod Jadi Sorotan Utama Pelatih Hi-Pass

Sahabat Megawati Hangestri, Thanacha Sooksod, mengalami cedera parah di pergelangan kaki saat pertandingan V-League melawan Suwon Hyundai Hillstate. Kondisinya
Hajar Metz 3-0, Lens Tempel Ketat PSG di Puncak Klasemen Ligue 1

Hajar Metz 3-0, Lens Tempel Ketat PSG di Puncak Klasemen Ligue 1

RC Lens berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas FC Metz pada lanjutan Ligue 1 di Stade Bollaert-Delelis, Minggu (8/3/2026).
Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina bahkan optimistis Ezra Walian cs dapat membobol gawang Teja Paku Alam sekaligus mempermalukan Persib Bandung di kandang mereka sendiri.
Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Pembalap Ferrari Lewis Hamilton mengaku menikmati pengalaman mengendarai mobil baru Formula 1 musim 2026 pada balapan pembuka Australian Grand Prix
Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna FC 1909 harus menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Hellas Verona pada lanjutan Serie A di Stadio Renato Dall'Ara.

Trending

Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna FC 1909 harus menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Hellas Verona pada lanjutan Serie A di Stadio Renato Dall'Ara.
Kisah Danny Andrian, Mualaf yang Menemukan Ketenteraman di Lapas Cipinang

Kisah Danny Andrian, Mualaf yang Menemukan Ketenteraman di Lapas Cipinang

Suara ayat suci Al-Qur’an mengalun pelan dari Masjid Lapas Cipinang setiap sore selama Ramadan. Di antara para warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang duduk bersila mengikuti
Oxford United Berduka, Junior Ole Romeny Meninggal Kolaps di Tengah Pertandingan

Oxford United Berduka, Junior Ole Romeny Meninggal Kolaps di Tengah Pertandingan

Oxford United mengeluarkan pernyataan resmi pada Minggu (8/3/2026) dengan menyatakan bahwa salah satu pemain akademinya meninggal karena kolaps di tengah pertandingan.
Nirempati, Begini Jawaban Donald Trump saat Ditanya Serangan Sekolah di Iran yang Tewaskan Ratusan Anak

Nirempati, Begini Jawaban Donald Trump saat Ditanya Serangan Sekolah di Iran yang Tewaskan Ratusan Anak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan mematikan yang menghantam sebuah sekolah dasar perempuan
Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Pembalap Ferrari Lewis Hamilton mengaku menikmati pengalaman mengendarai mobil baru Formula 1 musim 2026 pada balapan pembuka Australian Grand Prix
Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina bahkan optimistis Ezra Walian cs dapat membobol gawang Teja Paku Alam sekaligus mempermalukan Persib Bandung di kandang mereka sendiri.
Resmi Naik ke Kelas Berat, Alex Pereira akan Hadapi Mantan Juara Ciryl Gane di UFC White House: Intip Rekam Jejak Keduanya

Resmi Naik ke Kelas Berat, Alex Pereira akan Hadapi Mantan Juara Ciryl Gane di UFC White House: Intip Rekam Jejak Keduanya

Alex Pereira naik ke divisi kelas berat UFC dan akan menghadapi mantan juara Ciryl Gane dalam laga perebutan sabuk interim di White House pada 14 Juni 2026.
Selengkapnya

Viral