GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dirjen Pendis Jelaskan 5 Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Islam, Dari Ma’hadisasi hingga Studi Luar Kampus Utama

5 kebijakan strategis ini dirancang agar lulusan PTKI tidak hanya memiliki kekuatan spiritual, tetapi juga mampu bersaing secara global dan relevan dengan kebutuhan industri.
Jumat, 6 Maret 2026 - 16:27 WIB
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno memberikan paparab dalam silaturahmi dan buka puasa bersama Forum Wartawan Kemenag (Forwagama) di Gedung Kemenag, Jakarta.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menyiapkan sejumlah kebijakan baru untuk mempercepat peningkatan mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat daya saing lulusan sekaligus memastikan pendidikan keislaman tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

Kebijakan tersebut mencakup berbagai program strategis, mulai dari penguatan karakter berbasis pesantren hingga pembukaan program studi yang lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno memaparkan lima arah kebijakan baru dalam transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Paparan tersebut disampaikan dalam acara silaturahim dan buka puasa bersama Forum Wartawan Kementerian Agama di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Suyitno menjelaskan, kebijakan tersebut dirancang agar lulusan PTKI tidak hanya memiliki kekuatan spiritual, tetapi juga mampu bersaing secara global dan relevan dengan kebutuhan industri.

"Kita tidak ingin PTKI jalan di tempat. Lima kebijakan ini adalah peta jalan (roadmap) untuk membawa kampus-kampus kita naik kelas, baik dari sisi penguatan karakter maupun integrasi keilmuan," ujar Suyitno.

Berikut lima arah kebijakan strategis yang disiapkan untuk memperkuat transformasi PTKI.

1. Program Ma’hadisasi

Kebijakan pertama adalah penguatan program Ma’hadisasi. Menurut Suyitno, Ma’had al-Jamiah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal mahasiswa, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter berbasis nilai-nilai pesantren.

Pengelolaannya harus mengikuti tata kelola pesantren yang utuh, termasuk penerapan kurikulum kepesantrenan dan pembinaan karakter yang terstruktur.

"Ma’had al-Jamiah bukan kos-kosan mahasiswa. Ini adalah pusat pembentukan karakter yang harus dimiliki setiap PTKI agar ruh pesantren tetap terjaga di lingkungan akademis," tegasnya.

2. Program Double Degree

Kebijakan kedua adalah pengembangan program Double Degree bagi mahasiswa strata satu. Program ini memungkinkan mahasiswa memperoleh dua gelar sekaligus melalui kerja sama dengan perguruan tinggi mitra, baik di dalam maupun luar negeri.

Melalui skema tersebut, lulusan akan memiliki gelar di bidang keislaman sekaligus gelar pada bidang ilmu umum, sehingga memiliki kompetensi yang lebih luas.

3. Program Fast Track

Langkah ketiga adalah peluncuran program Fast Track yang ditujukan bagi mahasiswa berprestasi. Program ini memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan S1 hingga S2 dalam waktu lima tahun.

Dalam skema ini, mahasiswa tidak perlu menyusun skripsi terpisah. Tugas akhir pada jenjang sarjana akan langsung diintegrasikan sebagai dasar penyusunan tesis pada program magister.

4. Program Studi di Luar Kampus Utama

Kebijakan berikutnya adalah pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama atau PSDKU. Program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan di berbagai daerah.

Meski demikian, Suyitno menegaskan bahwa pembukaan PSDKU harus memenuhi sejumlah persyaratan ketat. Perguruan tinggi wajib memiliki fasilitas gedung sendiri, sementara program studi yang dibuka harus memiliki akreditasi Unggul atau A.

5. Reformulasi Pengembangan Program Studi

Kebijakan terakhir adalah penataan ulang pengembangan program studi agar lebih relevan dengan tantangan masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kebijakan ini, pengembangan prodi dikelompokkan ke dalam tiga pilar utama. Pertama, program studi berbasis akademik yang berfokus pada penguatan teori dan riset. Kedua, program studi berbasis profesi yang menyiapkan tenaga ahli bersertifikasi. Ketiga, program studi berbasis vokasi yang menitikberatkan pada keterampilan praktis yang siap diterapkan di dunia kerja.

"Reformulasi ini memastikan bahwa prodi-prodi di PTKI tidak lagi usang, melainkan menjadi jawaban atas kebutuhan pasar kerja dan perkembangan sains," pungkas Suyitno. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, penyabab Utama Polda Metro Jaya menahan tersangka Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan
Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Wakil Ketua DPR RI Dasco mengajak semua pihak untuk memperkuat persatuan nasional. Kekompakan masyarakat sipil menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik.
Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi Piala AFF U-17 2026. Salah satu langkah yang direncanakan ... -
KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri dalang dibalik dugaan pengkodisian para saksi untuk bicara tidak jujur saat diminta keterangan terkait kasus Sudewo.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol

Trending

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

Konflik Iran-Israel berpotensi mengganggu penerbangan pemain diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di GBK.
Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee resmi dilakukan penahanan usai diperiksa sebagai sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United sukses mencuri perhatian setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hasil ini bukan hanya mempermalukan
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Selebgram Nabilah O’Brien yang juga pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang buka suara usai menjadi korban pencurian tetapi justru ditetapkan
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Selengkapnya

Viral