Bayi 2 Hari Dibuang 'Kakak' di Pejaten, Warga: Yang Bawa Pria Dewasa, Bukan Anak 12 Tahun
- Polsek Pasar Minggu
Jakarta, tvOnenews.com - Warga Pejaten, Jakarta Selatan digegerkan karena penemuan seorang bayi perempuan berusia dua hari di gerobak nasi uduk, pada Selasa (3/3/2026) sore.
Bayi dibuang tersebut ditemukan bersamaan dengan surat yang mengaku ditulis oleh kakaknya berusia 12 tahun. Disebutkan bahwa sang kakak terpaksa membuang adiknya karena tak bisa merawat.
Sementara, disebutkan pula di dalam surat tersebut bahwa ibu kakak beradik ini meninggal setelah melahirkan sang bayi.
Meski demikian, menurut kesaksian warga bernama Marlina (49) ia melihat ada seorang pria dewasa lewat sebelum bayi itu ditemukan. Mulanya, ia mengira bahwa sosok yang lewat adalah tukang paket karena membawa tas.
"Biasanya kan tukang paket itu bawa paketan biasa, tapi ini kayak bawa jinjingan yang dibawa orang itu, warnanya hitam juga, anak muda. Cowok, laki-laki, sudah dewasa," kata Marlina, dikutip dari ANTARA, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, surat yang menyebutkan penulis bernama Zidan berusia 12 tahun hanyalah formalitas. Sebab, ia ingat betul bahwa sosok yang membawanya adalah laki-laki dewasa.
Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela mengungkapkan laporan penemuan bayi terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, dan diterima laporannya pada 17.43 WIB.
Petugas pun langsung turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi bayi dan meminta keterangan dari para saksi.
Saat ditemukan, bayi itu menggunakan pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru. Bayi perempuan tersebut juga diselimuti selimut berwarna putih.
Di dalam tas juga diserati susu bubuk, tisu basah, sarung tangan, dan secarik surat mengatasnamakan Zidan, kakak sang bayi berusia 12 tahun.
Disebutkan pula bahwa bayi perempuan itu lahir pada 2 Maret 2026, berdasarkan catatan itulah diperkirakan usia bayi saat ditemukan adalah dua hari. (ant/iwh)
Load more