GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Sabiq Ashraff Anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Lulus Kuliah Langsung Jadi Direktur dan Caleg, Diduga Terima Uang Korupsi Rp4,6 Miliar

Nama Sabiq Ashraff mencuat setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aktivitas perusahaan keluarga bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB).
Kamis, 5 Maret 2026 - 13:30 WIB
Sabiq Ashraff
Sumber :
  • instagram.com/ashraff_abu

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terus mengungkap fakta baru. Salah satu yang kini menjadi sorotan publik adalah putra sulungnya, Muhammad Sabiq Ashraff, yang diduga ikut menikmati aliran dana sebesar Rp4,6 miliar.

Nama Sabiq Ashraff mencuat setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aktivitas perusahaan keluarga bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Perusahaan ini diduga digunakan sebagai sarana untuk menguasai berbagai proyek pemerintah daerah, khususnya di bidang jasa outsourcing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Struktur perusahaan tersebut juga menuai sorotan karena melibatkan orang-orang terdekat Fadia Arafiq. Suami Fadia, Ashraff Abu diketahui menjabat komisaris, sementara Sabiq Ashraff dipercaya sebagai direktur perusahaan tersebut.

Pengusutan perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT)  yang dilakukan KPK terhadap Fadia Arafiq di Semarang pada 3 Maret 2026.

Karier Cepat Anak Bupati

Figur Muhammad Sabiq Ashraff menjadi perhatian karena perjalanan kariernya yang dinilai sangat cepat. Pria berusia 27 tahun itu merupakan lulusan Fakultas Hukum yang memperoleh gelar sarjana pada April 2024.

Tidak lama setelah menyelesaikan kuliahnya, ia langsung dipercaya menduduki jabatan Direktur di PT Raja Nusantara Berjaya.

Di waktu yang hampir bersamaan, Sabiq Ashraff juga terjun ke dunia politik sebagai calon legislatif (caleg) dari Partai Golkar untuk DPRD Pekalongan dan berhasil terpilih.

Namun perjalanan tersebut kini terseret dalam pusaran kasus hukum terkait dugaan pengaturan proyek yang melibatkan keluarga pejabat daerah.

Dugaan Penguasaan Proyek Daerah

KPK menduga perusahaan tersebut memperoleh dominasi dalam proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada periode 2023–2026.

Menurut Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, perusahaan keluarga tersebut memenangkan pekerjaan di banyak instansi pemerintah.

“FAR (Fadia Arafiq) melalui MSA (suaminya) diduga kuat mengintervensi para Kepala Dinas untuk memenangkan PT RNB dalam pengadaan jasa outsourcing,” jelas Asep dalam konferensi pers, Rabu (4/3/2026).

Berdasarkan temuan penyidik, perusahaan itu mendapatkan proyek di 17 perangkat daerah, 3 RSUD, serta sejumlah kantor kecamatan.

Nilai Proyek dan Dugaan Aliran Dana

KPK juga mengungkap sejumlah data keuangan dari proyek tersebut.

  • Total Kontrak: Rp46 miliar bersumber dari APBD
  • Alokasi Gaji Pegawai: Rp22 miliar
  • Dugaan Aliran Dana: Sekitar Rp19 miliar diduga mengalir ke keluarga bupati dan pihak yang berafiliasi

Dugaan Rekayasa Pengadaan

Penyidik juga menemukan indikasi adanya pengaturan dalam proses pengadaan proyek. Beberapa pejabat dinas disebut memberikan dokumen Harga Perkiraan Sendiri (HPS) lebih awal kepada pihak perusahaan keluarga.

Langkah tersebut diduga memungkinkan perusahaan menyesuaikan nilai penawaran sehingga peluang memenangkan tender menjadi sangat besar.

Selain itu, sebagian tenaga kerja yang direkrut oleh perusahaan tersebut disebut berasal dari tim sukses bupati pada pemilihan kepala daerah sebelumnya.

Pembagian Dana

Penyidik juga memaparkan dugaan distribusi dana hasil korupsi yang melibatkan sejumlah pihak dalam lingkaran keluarga.

  • Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Rp5,5 miliar
  • Mukhtaruddin Ashraff Abu (suami/anggota DPR RI): Rp1,1 miliar
  • Muhammad Sabiq Ashraff (anak/anggota DPRD Pekalongan): Rp4,6 miliar
  • Mehnaz NA (anak): Rp2,5 miliar
  • Direktur PT RNB (orang kepercayaan): Rp2,3 miliar
  • Penarikan tunai lainnya: Rp3 miliar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perkara ini, Fadia Arafiq dijerat dengan Pasal 12 huruf i serta Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kasus tersebut kembali menyoroti potensi bahaya ketika kekuasaan pemerintahan dan aktivitas bisnis berada dalam kendali lingkaran keluarga yang sama. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Megawati Hangestri, Bintang Voli Kuba Siap Geser Rekor Legenda Red Sparks di V-League

Bukan Megawati Hangestri, Bintang Voli Kuba Siap Geser Rekor Legenda Red Sparks di V-League

Mantan rival Megawati Hangestri, Gyselle Silva kembali menunjukkan dominasinya di V-League 2025/2026 dengan mencetak 1.000 poin untuk musim ketiga beruntun.
Hubungan Dekat dengan Megawati Hangestri, Cedera Thanacha Sooksod Jadi Sorotan Utama Pelatih Hi-Pass

Hubungan Dekat dengan Megawati Hangestri, Cedera Thanacha Sooksod Jadi Sorotan Utama Pelatih Hi-Pass

Sahabat Megawati Hangestri, Thanacha Sooksod, mengalami cedera parah di pergelangan kaki saat pertandingan V-League melawan Suwon Hyundai Hillstate. Kondisinya
Hajar Metz 3-0, Lens Tempel Ketat PSG di Puncak Klasemen Ligue 1

Hajar Metz 3-0, Lens Tempel Ketat PSG di Puncak Klasemen Ligue 1

RC Lens berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas FC Metz pada lanjutan Ligue 1 di Stade Bollaert-Delelis, Minggu (8/3/2026).
Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina bahkan optimistis Ezra Walian cs dapat membobol gawang Teja Paku Alam sekaligus mempermalukan Persib Bandung di kandang mereka sendiri.
Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Pembalap Ferrari Lewis Hamilton mengaku menikmati pengalaman mengendarai mobil baru Formula 1 musim 2026 pada balapan pembuka Australian Grand Prix
Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna FC 1909 harus menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Hellas Verona pada lanjutan Serie A di Stadio Renato Dall'Ara.

Trending

Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna FC 1909 harus menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Hellas Verona pada lanjutan Serie A di Stadio Renato Dall'Ara.
Kisah Danny Andrian, Mualaf yang Menemukan Ketenteraman di Lapas Cipinang

Kisah Danny Andrian, Mualaf yang Menemukan Ketenteraman di Lapas Cipinang

Suara ayat suci Al-Qur’an mengalun pelan dari Masjid Lapas Cipinang setiap sore selama Ramadan. Di antara para warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang duduk bersila mengikuti
Oxford United Berduka, Junior Ole Romeny Meninggal Kolaps di Tengah Pertandingan

Oxford United Berduka, Junior Ole Romeny Meninggal Kolaps di Tengah Pertandingan

Oxford United mengeluarkan pernyataan resmi pada Minggu (8/3/2026) dengan menyatakan bahwa salah satu pemain akademinya meninggal karena kolaps di tengah pertandingan.
Nirempati, Begini Jawaban Donald Trump saat Ditanya Serangan Sekolah di Iran yang Tewaskan Ratusan Anak

Nirempati, Begini Jawaban Donald Trump saat Ditanya Serangan Sekolah di Iran yang Tewaskan Ratusan Anak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan mematikan yang menghantam sebuah sekolah dasar perempuan
Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Pembalap Ferrari Lewis Hamilton mengaku menikmati pengalaman mengendarai mobil baru Formula 1 musim 2026 pada balapan pembuka Australian Grand Prix
Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina bahkan optimistis Ezra Walian cs dapat membobol gawang Teja Paku Alam sekaligus mempermalukan Persib Bandung di kandang mereka sendiri.
Resmi Naik ke Kelas Berat, Alex Pereira akan Hadapi Mantan Juara Ciryl Gane di UFC White House: Intip Rekam Jejak Keduanya

Resmi Naik ke Kelas Berat, Alex Pereira akan Hadapi Mantan Juara Ciryl Gane di UFC White House: Intip Rekam Jejak Keduanya

Alex Pereira naik ke divisi kelas berat UFC dan akan menghadapi mantan juara Ciryl Gane dalam laga perebutan sabuk interim di White House pada 14 Juni 2026.
Selengkapnya

Viral