News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gejolak Geopolitik Timur Tengah, Ahmad Muzani Sebut Indonesia Bisa Kapan Saja Keluar dari Board of Peace

Menurut Muzani, keikutsertaan Indonesia dalam organisasi tersebut bukanlah sesuatu yang bersifat permanen.
Kamis, 5 Maret 2026 - 12:53 WIB
Ketua MPR Ahmad Muzani
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Wacana posisi Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian kembali mencuat di tengah memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah. Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan Indonesia memiliki kemungkinan untuk keluar dari keanggotaan organisasi tersebut jika situasi internasional menuntut langkah itu.

Pernyataan tersebut disampaikan Muzani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026), merespons arah kebijakan luar negeri yang sebelumnya disinggung oleh Presiden Prabowo Subianto mengenai posisi Indonesia dalam Board of Peace.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Muzani, keikutsertaan Indonesia dalam organisasi tersebut bukanlah sesuatu yang bersifat permanen. Pemerintah dapat mengevaluasi dan bahkan menarik diri sewaktu-waktu apabila dinilai tidak lagi sejalan dengan kepentingan nasional maupun tujuan perdamaian yang diharapkan.

“Bagi Indonesia masuk dan keluar BoP adalah sesuatu yang bisa saja terjadi seperti beberapa kali disebutkan oleh presiden. Kita bisa saja kapan saja bisa keluar,” kata Muzani, dikutip Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa Board of Peace pada awalnya dibentuk untuk mempercepat upaya kemerdekaan Palestina. Selain itu, organisasi tersebut juga diharapkan berperan dalam proses rekonstruksi serta rehabilitasi wilayah Palestina yang terdampak konflik berkepanjangan.

Namun, dinamika geopolitik global yang semakin rumit membuat efektivitas lembaga tersebut mulai dipertanyakan. Situasi semakin kompleks setelah Amerika Serikat sebagai penggagas BoP melancarkan serangan ke Iran, yang turut memperluas eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Di tengah situasi tersebut, Muzani menegaskan bahwa keputusan untuk keluar dari keanggotaan BoP tidak dapat diambil secara sepihak. Langkah itu, menurutnya, harus melalui mekanisme kesepakatan bersama.

“Tetapi sekali lagi itu harus atas kesepakatan bersama-sama,” ujar Muzani.

Sementara itu, sikap berbeda datang dari Majelis Ulama Indonesia yang secara terbuka mendesak pemerintah Indonesia untuk menarik diri dari Board of Peace.

Melalui dokumen tausiyah resmi bernomor Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang ditandatangani Ketua Umum MUI Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal Amirsyah Tambunan pada Minggu (1/3/2026), organisasi tersebut menyoroti eskalasi konflik yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Dalam pernyataan itu, MUI juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Lebih jauh, MUI menilai posisi Amerika Serikat dalam pengelolaan konflik Palestina melalui Board of Peace menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas lembaga tersebut dalam menciptakan perdamaian yang adil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Organisasi itu mempertanyakan apakah strategi yang dijalankan benar-benar bertujuan untuk menciptakan perdamaian berkeadilan atau justru memperkuat struktur keamanan yang tidak seimbang dan berpotensi menghambat kemerdekaan Palestina.

“Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan kemerdekaan sejati di Palestina,” tegas sikap MUI dalam Tausiyah. (agr)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral