Kronologi Kasus Dugaan Perampokan dan Pembunuhan di Bekasi, Dua Kunci Mobil dan Gelang di Tangan Korban Hilang
- Instagram @infobekasi
Jakarta, tvOnenews.com - Kronologi kasus dugaan perampokan dan pembunuhan di Bekasi diungkap pihak kepolisian.
Sebelumnya, kasus ini terungkap lewat beredarnya unggahan di media sosial Instagram @infobekasi.
Akun tersebut menginformasikan terjadinya dugaan perampokan dan pembunuhan di Bekasi pada Senin (2/3/2026) dini hari.
"Suami istri terluka akibat penganiayaan di rumahnya di Kompleks Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Suaminya EU (65) meninggal dunia, sementara P istrinya (69) mengalami luka serius,” demikian keterangan akun tersebut.
Terkait kasus dugaan perampokan dan pembunuhan ini, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal mengatakan pihaknya masih menyelidikinya.
"Untuk pelakunya masih dalam penyelidikan termasuk jumlah (pelaku)," ujarnya, Senin (2/3/2026).
Andi menjelaskan kronologi kasus tersebut. Kasus ini diketahui pihaknya dari laporan anak korban.
"Jadi yang temukan terlebih dahulu itu adalah anak perempuannya yang tinggal di situ. Jadi bertiga mereka tinggal," terangnya.
Anak korban yang biasanya dibangunkan ibunya untuk sahur tiba-tiba tidak dibangunkan hingga alarm berbunyi pukul 04.00 WIB.
Anak korban pun akhirnya turun untuk sahur. Namun, dia kaget karena rumahnya masih gelap.
Ditambah lagi tidak ada jawaban saat dia memanggil ayah dan ibunya.
Setelah itu, anak korban membuka pintu kamar orang tuanya. Akan tetapi, usaha itu gagal karena diduga pintu sudah dirusak.
Anak korban akhirnya memanggil anggota keluarga lainnya. Anggota keluarga lainnya pun menuju TKP dan akhirnya jendela kamar dibuka paksa.
"Saat itu kedua korban ditemukan dalam kondisi tergeletak. EU ditemukan dan P kritis," kata dia.
Andi menyebutkan luka-luka yang didapatkan korban diakibatkan hantaman benda tumpul.
Untuk sementara diketahui luka-luka itu berada di kepala belakang. Meski demikian, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari rumah sakit.
"Untuk barang yang hilang itu dari keterangan anak korban, gelang emas di tangan korban dan dua kunci mobil. Selebihnya masih kami lakukan pendataan," pungkasnya. (ant/nsi)
Load more