News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Ajudan Setia hingga Cawapres Pilihan Soeharto: Kisah Kedekatan Try Sutrisno yang Sempat Tolak Jadi Wakil Presiden

Kedekatan Try Sutrisno dengan Soeharto mengantarkannya ke kursi wapres. Menariknya, Try sempat menolak jabatan itu dan ingin pensiun.
Senin, 2 Maret 2026 - 11:39 WIB
Momen Jenderal TNI AH Nasution saat bersama Jenderal TNI Try Sutrisno, Presiden RI ke-2 Soeharto
Sumber :
  • Istimewa

Tak sampai dua tahun menjabat KSAD, Try kembali naik pangkat menjadi Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pangab) pada 1988, menggantikan Jenderal Benny Moerdani. Jabatan tertinggi militer ini dipegangnya selama lima tahun, memperkuat posisinya sebagai salah satu tokoh sentral ABRI di era Orde Baru.

Tidak Pernah Bercita-cita Jadi Wakil Presiden

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, di puncak karier militernya, Try Sutrisno justru tidak memiliki ambisi politik. Setelah pensiun sebagai Pangab pada 1993, ia mengaku ingin menikmati masa tua bersama keluarga.

“Saya tidak punya niat jadi wapres. Saya sudah pensiun. Tidak ada cita-cita jadi wapres, apalagi presiden. Saya ingin mengasuh cucu saya,” ujar Try, dikutip dari catatan sejarah politik era Pemilu 1992.

Pernyataan ini menegaskan bahwa jabatan Wakil Presiden bukanlah target pribadi Try Sutrisno, melainkan hasil dinamika politik internal negara.

Dipanggil Kembali oleh Sejarah

Situasi berubah cepat. Menjelang Sidang Umum MPR 1993, nama Try Sutrisno mencuat sebagai calon kuat Wakil Presiden. Proses penjaringan dilakukan oleh “Tim Sebelas”, tim khusus bentukan Soeharto untuk mencari pendamping presiden.

Nama Try akhirnya diajukan kepada Soeharto. Faktor kedekatan personal dan rekam jejak panjang sebagai ajudan presiden menjadi pertimbangan utama. Try mengaku tidak melakukan kampanye, tidak melobi, dan tidak mengeluarkan biaya politik apa pun.

“Ditanya, bersediakah dikasih wapres ini? Kalau presidennya setuju, jadi. Kalau tidak, cari lagi,” tutur Try mengenang proses tersebut.

Soeharto menerima usulan itu. Pada Maret 1993, Sidang Umum MPR resmi menetapkan Try Sutrisno sebagai Wakil Presiden RI ke-6, mendampingi Soeharto hingga 1998.

Kedekatan yang Menentukan Sejarah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Try Sutrisno menunjukkan bagaimana kedekatan personal dengan pusat kekuasaan dapat membentuk perjalanan sejarah nasional. Dari ajudan yang “terlalu dipertahankan”, panglima militer, hingga wakil presiden yang semula enggan menerima jabatan, semuanya berkelindan dalam satu benang merah: kepercayaan Soeharto.

Kini, Try Sutrisno telah berpulang di RSPAD Gatot Soebroto, meninggalkan warisan sejarah yang tak terpisahkan dari perjalanan Orde Baru. Ia bukan hanya saksi, tetapi juga bagian penting dari lingkar inti kekuasaan pada masanya—seorang prajurit yang naik ke puncak bukan karena ambisi politik, melainkan karena kepercayaan dan waktu. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral