News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambangi Ponpes Tarbiyatul Ulum, Wakil Ketua MPR Singgung Peran Santri sebagai Tiang Negara

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas singgung soal peran santri sebagai tiang negara saat sambangi Ponpes Tarbiyatul Ulum Sumursongo, Magetan.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:44 WIB
Wakil Ketua MPR Ibas sambangi Ponpes Tarbiyatul Ulum Sumursongo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (27/2/2026).
Sumber :
  • dok. MPR RI

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas menyinggung soal peran santri sebagai tiang negara saat menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatul Ulum Sumursongo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (27/2/2026) kemarin.

Dia menyebut ponpes mempunyai peran historis sekaligus strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ibas, pesantren bukan hanya sebagai tempat menuntut ilmu agama. Namun, juga pusat pembentukan moral, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pondok pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga bagian dari sejarah perjuangan bangsa yang sejak dahulu menjadi penggerak kemerdekaan dan pembangunan Indonesia,” kata Ibas, Sabtu (28/2/2026).

Dia meyakini parasantri merupakan generasi masa depan bangsa yang mempunyai potensi besar untuk berkontribusi di berbagai bidang pembangunan nasional.

Ibas juga menyebut bahwa kemajuan Indonesia bisa diwujudkan dengan cara gotong royong seluruh elemen bangsa, termasuk komunitas pesantren.

“Negara ini tidak bisa dibangun hanya oleh satu golongan. Kita harus bergotong royong dan bergandengan tangan untuk memastikan kemajuan bangsa benar-benar tercapai,” kata Ibas.

Lebih lanjut, Politisi Partai Demokrat ini juga menyoroti penguatan peran pesantren melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

“Undang-undang ini adalah pengakuan negara terhadap peran besar pesantren dalam mencetak generasi berilmu, menjaga akhlak umat, serta menggerakkan kemandirian ekonomi,” jelas Ibas.

Dia menyebut lembaga pesantren harus terus diperkuat dengan dukungan anggaran, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.

Ibas pun berpesan kepada para santri untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan berani memiliki cita-cita yang tinggi.

“Negeri ini tidak hanya butuh orang pintar. Negeri ini butuh orang benar. Santri mandiri adalah tiang negeri. Umat berdaya adalah nafas kemajuan,” jelas Ibas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun kunjungan tersebut merupakan rangkaian masa reses MPR dalam program Ramadan Religi 2026.

Kegiatan ini dibarengi dengan buka puasa bersama tokoh agama, pimpinan ponpes, santri, dan masyarakat. (saa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral