News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernyataan Menag Soal Zakat Dinilai Mencederai Literasi Keagamaan Publik

Meskipun, ada penjelasan tambahan tentang pentingnya melakukan optimalisasi lewat sedekah.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:44 WIB
Ilustrasi Zakat Fitrah
Sumber :
  • istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Ikatan Alumni PP Ibadurrahman YLPI Sukabumi sekaligus pemerhati pendidikan, Toto Izul Fatah,mengatakan bahwa pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menyebut jika ingin maju harus meninggalkan zakat, adalah pernyataan ceroboh. Menurutya, perkataan itu merendahkan sekaligus melemahkan semangat umat Islam untuk berzakat.

"Ini bukan slip of the tongue, tapi kecerobohan. Karena Pak Menag mengatakannya dengan sadar, bahwa jika kita ingin maju harus meninggalkan zakat. Kalau tidak sadar, dalam psikologi disebut freudian slip. Tapi, dalam konteks ini, Pak Menag mengatakannya bukan hanya sadar, tapi seperti telah diniatkan," katanya, Sabtu (28/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait alasan video yang menayangkannya dipotong, menurut Toto, jika ditonton utuh sampai selesai pun tetap saja tak mengurangi nilai kecerobohannya. Meskipun, ada penjelasan tambahan tentang pentingnya melakukan optimalisasi lewat sedekah.

"Ini bukan sekedar salah potong video, tapi ini alarm standar komunikasi yang buruk. Zakat itu rukun Islam. Dan rukun bukan bahan untuk uji coba diksi, yang menggeser kewajiban menjadi opsi. Ini frasa membingungkan yang harus dibayar mahal oleh kepercayaan umat," ungkapnya.   

Dalam pandangan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA ini, pentingnya zakat itu bukan diukur dari populer atau tidaknya dalam Alquran sebagaimana didalilkan Menag. Tapi, pada spirit pesan zakat yang masuk dalam kategori dimensi sosial atau muamalah dalam Islam. 

Dalam sepengetahuan Toto, dimensi sosial atau muamalah dalam Islam seperti zakat, menurut banyak ahli tafsir, justru yang mendominasi ayat-ayat dalam alQuran dengan lebih dari 90%, ketimbang ayat-ayat tentang dimensi riitual atau mahdhoh seperti shalat dan puasa.

Toto berpendapat, zakat itu justru harus menjadi instrumen peradaban, bukan beban yang menghambat  kemajuan. Kenapa? Karena salah satu misi zakat itu mendidik jiwa agar tidak rakus, sekaligus menata masyarakat agar tidak dibiarkan timpang.

"Jadi, zakat itu fondasi, bukan penghambat. Sebagai salah satu rukun Islam, zakat adalah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan hanya karena alasan ingin maju. Justru, zakat itu punya fungsi tazkiyah atau penyucian," tegasnya.

Lebih dari itu, lanjut Toto,  zakat juga berperan sebagai  mekanisme keadilan yang sangat konkret, karena  punya sasaran penerima yang jelas (delapan asnaf), sehingga bukan sekadar “amal” yang mengambang, tetapi sistem distribusi yang terukur.

Atas dasar  itulah, Toto mengaku prihatin muncul pernyataan Menag tadi sebagai framing yang berbahaya karena membuka ruang disinformasi. Sehingga, publik menangkapnya sebagai ajakan meniadakan rukun Islam.

Jika pernyataan itu tak segera diklarifikasi, kata Toto, sangat berpotensi mencederai literasi keagamaan publik, apalagi di momen ketika masyarakat justru butuh pegangan moral agar lebih yakin untuk mengeluarkan zakat.

Jika Menag ingin mengoptimalkan zakat lewat infak dan shodaqah, menurut Toto, silakan aja dikampanyekan. Tapi, tidak dengan cara merendahkan dan melemahkan salah satunya. Apalagi, dengan iming-iming kemajuan. 

Karena kemajuan sejati itu tidak harus lahir dengan menurunkan standar ajaran, tapi dengan menaikan standar tanggungjawabnya. Zakat tetap sebagai fondasi, sementara infak dan sodaqah sebagai akselerasi atau ekspansi agar lebih maksimal.

"Atau, jika Pak Menag  ingin hasil zakat lebih maksimal, bisa saja undang para ulama untuk berijtihad. Misalnya, dengan dalil tertentu, mulai sekarang zakat tak lagi 2,5%, tapi bisa 10% dan wajib dikeluarkan setiap kali mendapat rizki kapan saja. Bukan setahun sekali," tandasnya.

Jika ada hasil ijtihad para ulama seperti itu, Toto mengaku tak akan keberatan. Sebab, 10% yang wajib dikeluarkan sebagai zakat itu tak seberapa jika dibanding dengan begitu besarnya apa yang sudah diberikan Tuhan kepada kita. 

Kontroversi bermula saat Menag berbicara dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah pada 24 Februari 2026.

“Kalau kita ingin maju sebagai umat, kita harus meninggalkan zakat. Zakat itu tidak populer. Quran itu juga tidak mempopulerkan zakat," kata Nasaruddin.

Ia menjelaskan bahwa pada masa Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, yang lebih ditekankan adalah semangat sedekah, bukan sekadar kewajiban zakat 2,5 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi polemik yang berkembang, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar memberikan klarifikasi.

Menurutnya, pernyataan Menag dipotong dan keluar dari konteks utuh. Ia menegaskan bahwa pesan utama Menag adalah mendorong umat Islam, khususnya kalangan mampu (aghniya), untuk tidak berhenti pada kewajiban minimal zakat 2,5 persen.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AKBP Didik sudah Dipecat Tetapi Dimutasi ke Yanma, Ini Penjelasan Polri

AKBP Didik sudah Dipecat Tetapi Dimutasi ke Yanma, Ini Penjelasan Polri

Mencuat kabar terkait mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra sudah dipecat, tetapi malah dimutasi ke Yanma Polri. Sontak, hal ini menuai reaksi warganet
5 Gol Tanpa Ampun! Liverpool Samai Poin Manchester United, West Ham Terancam Degradasi

5 Gol Tanpa Ampun! Liverpool Samai Poin Manchester United, West Ham Terancam Degradasi

Liverpool naik ke peringkat kelima klasemen Liga Premier usai membungkam West Ham United dengan skor meyakinkan 5-2 di Anfield, Sabtu (28/2/2026).
Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Naik, Berikut Daftar Baru Harga BBM di Wilayah

Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Naik, Berikut Daftar Baru Harga BBM di Wilayah

Mulai 1 Maret 2026, harga pertamax naik. Hal itu diungkapkan Pertamina di situs resminya, pada hari Sabtu (28/2/2026). Kali ini, harga Pertamax (RON 92),
Comeback Berkelas! Fabregas Sebut Como Makin Matang dan Siap Bersaing di Papan Atas Serie A

Comeback Berkelas! Fabregas Sebut Como Makin Matang dan Siap Bersaing di Papan Atas Serie A

Pelatih Cesc Fabregas memuji kedewasaan Como setelah timnya bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Lecce 3-1 dalam lanjutan Serie A.
Mengenal 3 Harta Karun Primavera AC Milan yang Akan Naik Kelas ke Milan Futuro 2026/27

Mengenal 3 Harta Karun Primavera AC Milan yang Akan Naik Kelas ke Milan Futuro 2026/27

Musim kompetisi memang belum mencapai garis akhir, tetapi AC Milan sudah mulai menatap ke depan dengan serius.
Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang

Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik mengerikan sebuah sekolah SD Putri di Iran dihantam rudal Israel. Sekolah tersebut berada di Kota Minab, Iran

Trending

Mengenal 3 Harta Karun Primavera AC Milan yang Akan Naik Kelas ke Milan Futuro 2026/27

Mengenal 3 Harta Karun Primavera AC Milan yang Akan Naik Kelas ke Milan Futuro 2026/27

Musim kompetisi memang belum mencapai garis akhir, tetapi AC Milan sudah mulai menatap ke depan dengan serius.
Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang

Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik mengerikan sebuah sekolah SD Putri di Iran dihantam rudal Israel. Sekolah tersebut berada di Kota Minab, Iran
Cara Mudah Gugurkan Dosa, Kata Ustaz Adi Hidayat Baca Zikir Pendek ini Insyaallah dapat Kasih Sayang Allah SWT

Cara Mudah Gugurkan Dosa, Kata Ustaz Adi Hidayat Baca Zikir Pendek ini Insyaallah dapat Kasih Sayang Allah SWT

Berikut amalan sunnah dalam Islam yang bisa menggugurkan dosa. Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Diminati Klub Asing, Warren Bondo Bisa Jadi Mesin Uang Baru bagi AC Milan Musim Panas Nanti

Diminati Klub Asing, Warren Bondo Bisa Jadi Mesin Uang Baru bagi AC Milan Musim Panas Nanti

Masa depan Warren Bondo akan memasuki fase penentuan saat ia kembali ke AC Milan pada bursa transfer musim panas mendatang.
Comeback Berkelas! Fabregas Sebut Como Makin Matang dan Siap Bersaing di Papan Atas Serie A

Comeback Berkelas! Fabregas Sebut Como Makin Matang dan Siap Bersaing di Papan Atas Serie A

Pelatih Cesc Fabregas memuji kedewasaan Como setelah timnya bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Lecce 3-1 dalam lanjutan Serie A.
Fokus Menurun di Poin Kritis Jadi Penyebab Kekalahan Tiwi/Fadia dari Ganda China di Semifinal German Open 2026

Fokus Menurun di Poin Kritis Jadi Penyebab Kekalahan Tiwi/Fadia dari Ganda China di Semifinal German Open 2026

Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal ke final German Open 2026.
5 Gol Tanpa Ampun! Liverpool Samai Poin Manchester United, West Ham Terancam Degradasi

5 Gol Tanpa Ampun! Liverpool Samai Poin Manchester United, West Ham Terancam Degradasi

Liverpool naik ke peringkat kelima klasemen Liga Premier usai membungkam West Ham United dengan skor meyakinkan 5-2 di Anfield, Sabtu (28/2/2026).
Selengkapnya

Viral