GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyaris Kabur ke Malaysia, Koko Erwin Dibekuk di Laut: Kronologi Lengkap Penangkapan Bandar Narkotika

Kronologi penangkapan Koko Erwin, bandar narkotika yang nyaris kabur ke Malaysia. Dicegat di laut Sumut, polisi sita uang dan barang bukti.
Jumat, 27 Februari 2026 - 13:07 WIB
Koko Erwin
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Upaya pelarian Erwin bin Iskandar alias Koko Erwin dari jerat hukum narkotika berakhir di perairan Sumatera Utara. Tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu berhasil ditangkap tim gabungan Bareskrim Polri saat hampir keluar dari wilayah yurisdiksi Indonesia menuju Malaysia melalui jalur laut ilegal.

Penangkapan ini menjadi puncak dari rangkaian panjang pengembangan kasus narkotika yang menyeret sejumlah nama dan mengungkap dugaan kuat jaringan bandar besar lintas wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berawal dari Pengembangan Kasus di NTB

Kasus Koko Erwin bermula dari pengembangan penyidikan terhadap AKP Malaungi dalam perkara penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Barat. Dari pemeriksaan lanjutan, penyidik menemukan indikasi keterlibatan pihak lain dalam jaringan yang lebih luas.

Pengembangan perkara tersebut bahkan berdampak hingga level pimpinan Polres Bima Kota. Proses pemeriksaan internal berujung pada penonaktifan dan pemberhentian Kapolres Bima Kota untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan oleh Divisi Propam Mabes Polri.

Dalam rangkaian pengusutan itulah, nama Erwin bin Iskandar alias Koko Erwin mencuat sebagai sosok kunci. Ia diduga berperan sebagai bandar narkotika dan memiliki kaitan dengan dugaan aliran dana besar yang mengarah pada upaya perlindungan jaringan peredaran narkoba di wilayah Bima Kota.

Masuk DPO dan Rencana Kabur ke Luar Negeri

Seiring menguatnya alat bukti, penyidik menetapkan Koko Erwin sebagai tersangka pada 4 Februari 2026. Tak lama berselang, ia resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Informasi intelijen kemudian mengungkap bahwa tersangka berupaya melarikan diri ke luar negeri untuk menghindari proses hukum.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC melakukan penyelidikan intensif. Tim yang dipimpin Kombes Pol Handik Zusen dan Kombes Pol Kevin Leleury ini melakukan pemantauan pergerakan orang-orang yang diduga membantu pelarian Koko Erwin, termasuk pendalaman terhadap lingkungan keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jejak Pelarian Terendus hingga Tanjung Balai

Hasil analisis IT dan informasi lapangan mengungkap bahwa Koko Erwin difasilitasi oleh Akhsan Al Fadhli alias Genda untuk bergerak menuju Tanjung Balai, Sumatera Utara, yang diduga menjadi titik keberangkatan menuju Malaysia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Hijrahnya Dramatis, Ini 5 Pemain Naturalisasi dan Lokal yang Jadi Mualaf di Indonesia

Kisah Hijrahnya Dramatis, Ini 5 Pemain Naturalisasi dan Lokal yang Jadi Mualaf di Indonesia

Ini deretan pemain naturalisasi dan lokal yang memutuskan menjadi mualaf di Indonesia.
Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?

Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?

VR46 bicara soal kemungkinan pakai motor Aprilia dan tinggalkan Ducati di MotoGP 2027
5 Musuh Besar Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 3 Paling Kontroversial

5 Musuh Besar Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 3 Paling Kontroversial

Siapa saja kelima musuh besar Valentino Rossi di dunia MotoGP? Bahkan ada nomor tiga yang paling kontroversial.
Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool akan bersua Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Liga Champions. Kenapa Steven Gerrard tidak menjagokan The Reds juara?
Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Performa Red Sparks di Liga Voli Korea 2025/2026 mengalami penurunan drastis sejak kehilangan trio penyerang, Megawati Hangestri Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.
Megabintang Cristiano Ronaldo Sapa Umat Muslim di Hari Raya Idul Fitri, Beri Doa dan Harapan ‎

Megabintang Cristiano Ronaldo Sapa Umat Muslim di Hari Raya Idul Fitri, Beri Doa dan Harapan ‎

Ucapan tersebut dibagikan Ronaldo saat momen Lebaran berlangsung pada Sabtu (20/3/2026) waktu Arab Saudi. Kehadirannya dalam perayaan ini pun menjadi sorotan karena menunjukkan kepedulian lintas agama.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral