GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tewas di Detik Terakhir: Kronologi Pria Terlindas Side Loader di KBN Marunda Terungkap

Kronologi pria tewas terlindas side loader di KBN Marunda Jakut terungkap. Polisi dalami dugaan blind spot dan kelalaian operator alat berat.
Jumat, 27 Februari 2026 - 13:01 WIB
Tewas di Detik Terakhir: Kronologi Pria Terlindas Side Loader di KBN Marunda Terungkap
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com — Polisi mengungkap kronologi awal peristiwa tragis yang menewaskan seorang pria berinisial GH (44) di kawasan industri KBN Marunda, Jakarta Utara. Korban tewas setelah terlindas side loader, alat berat pengangkut kontainer, di area Depo Smart, Jalan Medan Blok C 03, Kecamatan Cilincing, Kamis (26/2/2026) sore.

Peristiwa maut ini kini dalam penyelidikan intensif Polsek Cilincing. Polisi telah mengamankan operator alat berat, memeriksa saksi-saksi, serta menyita rekaman kamera pengawas untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan Karyawan, Diduga Tak Tahu Area Operasional

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menjelaskan, korban bukan karyawan Depo Smart. Berdasarkan informasi awal, GH diduga bekerja di sektor ekspedisi muatan kapal laut dan berada di lokasi tersebut bukan dalam kapasitas sebagai pekerja depo.

“Korban ini bukan karyawan Depo Smart. Diduga korban tidak mengetahui bahwa lokasi tersebut merupakan area operasional alat angkut kontainer,” kata Bobi, Jumat (27/2/2026).

Kondisi ini menjadi salah satu fokus penyelidikan, mengingat area depo merupakan zona terbatas dengan aktivitas alat berat yang berisiko tinggi.

Dugaan Blind Spot Jadi Pemicu Kecelakaan

Side loader yang melindas korban diketahui dioperasikan oleh pria berinisial AS (36). Dari keterangan awal, operator mengaku tidak melihat korban yang berada di jalur alat berat tersebut. Polisi menduga korban berada di titik buta (blind spot) kendaraan, sehingga tidak terdeteksi oleh operator saat alat berat melintas.

“Hasil sementara, operator tidak melihat korban. Diduga korban berada di titik buta alat berat,” ujar Bobi.

Kondisi Korban: Bagian Tubuh Rusak Parah

Tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara yang melakukan pemeriksaan luar menemukan kondisi jasad korban mengalami kerusakan parah, terutama bagian perut ke bawah, sehingga tidak dapat diidentifikasi. Sementara itu, bagian perut ke atas masih dapat dikenali.

“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat terlindas kendaraan side loader,” tegas Bobi.

Temuan ini memperkuat indikasi bahwa korban meninggal di tempat akibat tekanan berat alat angkut kontainer tersebut.

Kronologi Menurut Saksi: Dari Benda Terlindas hingga Jasad Terlihat

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.21 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, saksi pertama awalnya melihat side loader melintas dan menyadari ada sesuatu yang terlindas. Curiga dengan kondisi tersebut, saksi pertama langsung menyampaikan informasi melalui handy talkie (HT).

Mendengar laporan itu, saksi kedua segera mendatangi lokasi. Saat diperiksa, benda yang diduga terlindas ternyata adalah tubuh korban dalam posisi tengkurap dengan kondisi badan remuk.

“Saksi kedua kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada manajemen,” ungkap Bobi.

Rekaman CCTV Perkuat Dugaan Kecelakaan Kerja

Polisi telah mengamankan rekaman CCTV di lokasi kejadian. Dari hasil penelusuran awal, kamera pengawas memperlihatkan korban berjalan ke arah gardu listrik di area depo. Beberapa saat kemudian, side loader datang dari arah belakang dan langsung melindas korban.

Rekaman ini menjadi bukti kunci untuk memastikan alur kejadian, posisi korban, serta jarak pandang operator sebelum insiden terjadi.

Operator Baru Tahu Setelah Ditegur via HT

Dalam pemeriksaan awal, operator AS mengaku baru mengetahui adanya kecelakaan setelah mendapat teguran dari saksi pertama melalui HT. Ia menyatakan tidak melihat korban berada di jalur kendaraan saat mengoperasikan side loader.

Pengakuan ini masih akan didalami polisi untuk memastikan apakah prosedur keselamatan kerja telah dijalankan sesuai standar operasional.

Garis Polisi dan Penyelidikan Lanjutan

Usai kejadian, polisi langsung memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk pihak manajemen dan operator alat berat.

Sementara itu, jasad korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan Visum et Repertum (VER) guna melengkapi berkas penyelidikan.

Polisi menegaskan akan menelusuri secara menyeluruh unsur kelalaian, penerapan standar keselamatan kerja, serta status akses korban di area operasional alat berat.

Fokus Polisi: Keselamatan dan Tanggung Jawab

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat di kawasan industri dengan aktivitas alat berat. Polisi memastikan proses penyelidikan berjalan objektif dan transparan untuk menentukan tanggung jawab hukum yang mungkin timbul.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman keterangan saksi serta bukti-bukti di lapangan,” pungkas Bobi. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral