News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Fakta Mobil Toyota Calya Hitam Lawan Arus di Gunung Sahari, Bawa Penumpang Wanita Hingga Tembakan Peringatan Polisi

Sebuah insiden menegangkan, Mobil Toyota Calya hitam nyaris diamuk massa karena melawan arah di tengah kemacetan jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat
Kamis, 26 Februari 2026 - 21:17 WIB
Hafiz Mahendra (25), pengendara Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, Jakarta
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @amq_mnl/ Tim tvOne - Kabar Petang

tvOnenews.com - Sebuah insiden menegangkan terjadi di kawasan jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dimana mobil Toyota Calya hitam nyaris diamuk massa karena melawan arah di tengah kemacetan.

Aksi nekat melintas melawan arah ini memicu emosi pengendara lain dan berujung mendapat amukan massa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian ini bahkan viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @amq_mnl. 

Berikut fakta-fakta yang terungkap dari kasus mobil Calya hitam yang lawan arah di Gunung Sahari, Jakarta:

1. Pengemudi dan Mobilnya Sudah Diamankan

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung mengatakan saat ini keduanya telah diamankan ke Pos Lantas kemayoran.

“Informasi yang saat ini kami dapatkan (pengemudi mobil) seorang pria dan di dalamnya juga ada seorang wanita,” ungkap Kombes Pol Reynold Hutagalung, pada Rabu (25/2/2026).

Selain mengamankan pengemudi, pihak kepolisian turut mengamankan barang bukti yaitu kendaraan mobil yang digunakan.

“Saat ini sudah diamankan dan sudah dilakukan pengamanan khususnya kepada pengemudi dengan satu orang lainnya itu dari mobil Toyota Calya tersebut, termasuk mobilnya juga dibawa,” ujarnya.

2. Polisi Sudah Keluarkan Tembakan Peringatan

Mobil Calya hitam sempat dihentikan petugas, bahkan dengan tembakan peringatan. Namun pengemudi menolak dan tetap melaju ke arah berlawanan.

Situasi semakin panas ketika kendaraan tersebut menabrak beberapa sepeda motor dan mobil di lokasi.

Mobil Calya lawan arus dikejar massa di Gunung Sahari
Mobil Calya lawan arus dikejar massa di Gunung Sahari
Sumber :
  • Instagram/jktgo

3. Panik Tak Bawa SIM dan STNK

Pelaku pengemudi Calya, Hafiz Mahendra atau HM (25) mengaku dirinya panik saat melihat polisi karena tidak membawa STNK dan SIM.

Alasan tidak tahu jalan, akhirnya Hafiz nekat melawan arah.

“Karena saya nggak punya SIM, nggak bawa STNK, jadinya saya takut sama polisi takutnya ditilang. Nggak tahu jalan,” ungkap Hafiz Mahendra, pada Rabu (25/2/2026).

Hafiz merupakan seorang pria yang berasal dari Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang berjalan dari Surabaya menuju Ancol bersama kekasihnya.

4. Bawa Penumpang Wanita

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengungkapkan bahwa penumpang perempuan itu sudah dimintai keterangan. 

Namun, pihaknya masih belum dapat memastikan identitas penumpang karena tak membawa identitas saat peristiwa terjadi.

“Yang bersangkutan tidak membawa identitas sama sekali. KTP tidak ada dan lain sebagainya,” kata Kombes Pol Komarudin, pada Kamis (26/2/2026).

5. Bawa Sajam dan 4 Pasang Plat Nomor Berbeda

Ternyata, dalam mobilnya terdapat sejumlah senjata tajam, pistol mainan, dan empat pasang tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Awal penemuan tersebut diketahui saat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menindak aksi nekat Hafiz yang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dan pelat nomor tak sesuai peruntukan.

“Didapati ada empat buah atau empat pasang TNKB, ya empat pasang TNKB berlainan. Kemudian juga ditemukan ada satu senjata api mainan dan dua senjata tajam jenis golok dan badik. Ya itu yang kami temukan,” ungkap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, Kamis (26/2/2026).

Aksi pengemudi Calya hitam tak lagi sebatas pelanggaran lalu lintas. Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat turun tangan untuk mendalami kemungkinan adanya unsur pidana lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini yang masih kami dalami sampai saat ini, yang bersangkutan masih terus intens dilakukan pemeriksaan. Yang tadi sudah selesai dilakukan oleh penyidik lalu lintas, saat ini sedang dilanjutkan oleh penyidik dari Reskrim Polres Jakarta Pusat,” pungkasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral