News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bareng Hotman Paris ke Komisi III DPR RI, Tangis Orang Tua ABK Sea Dragon Fandi Pecah, Memohon Keadilan Hukum

Suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI bersama pengacara kondang, Hotman Paris mendadak menjadi momen haru.
Kamis, 26 Februari 2026 - 16:22 WIB
Bareng Hotman Paris ke Komisi III DPR RI, Tangis Orang Tua ABK Sea Dragon Fandi Pecah, Minta Keadilan Hukum
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI bersama pengacara kondang, Hotman Paris mendadak menjadi momen haru.

Dalam forum itu, Hotman Paris membawakan dua orang tua yang anaknya terlibat kasus hukum. Hotman menyebutnya dengan korban miscarriage of justice (kesalahan peradilan).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama, orang tua Radiet Ardiansyah, tersangka pembunuhan mahasiswi Unram di Pantai Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Makkiyati. Kedua, orang tua Fandi Ramadhan, ABK Sea Dragon yang dituntut pidana mati, Nirwana.

Tangis orang tua terdakwa pecah di ruang rapat saat mereka memohon langsung kepada pimpinan Komisi III agar anak-anak mereka tidak menjadi korban salah vonis.

Di hadapan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, Ibu Radit Ardiansyah, Makkiyati, tak kuasa menahan air mata.

Anaknya, mahasiswa Universitas Mataram, kini duduk di kursi terdakwa kasus pembunuhan kekasihnya di Lombok.

“Saya ibunya Radit Ardiansyah, anak saya kuliah di Unram Mataram, Pak. Dia masuk kelas internasional dengan IPK 4, Pak,” ucap Makiyati dengan suara bergetar.

Ia mengaku tak pernah menyangka anak yang disebutnya berprestasi itu justru ditetapkan sebagai tersangka. Apalagi, saat ditemukan di lokasi kejadian, Radit dalam kondisi babak belur dan tak sadarkan diri.

“Pas selesai saya salat subuh, ada orang yang menggedor pintu memberitahu bahwa ada anak saya lagi dibegal, katanya, Pak,” tuturnya.

Makiyati mengungkapkan, anaknya sempat ditekan untuk mengaku melakukan pembunuhan.

“'Radit, mengaku sudah sama mamakmu’ dia bilang. Disuruh mengaku anak saya, Pak," ujar Makkiyati.

Namun, Radit membantah keras tuduhan tersebut.

“‘Enggak benar, Mak, bersumpah Demi Allah, Mama. Saya berani bersumpah atas nama Allah, sekarang dicabut nyawa saya sama Allah kalau saya melakukan,’ katanya Radit," bebernya.

Dengan mata sembab, Makkiyati memohon agar Komisi III turun tangan mengawal kasus anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya mohon sekali, Pak, saya orang tidak punya, Pak, saya mohon, Pak, anak saya bukan pelaku, Pak. Sampai detik ini batin saya mengatakan Radit bukan pelaku, Pak.”

Tangis serupa juga datang dari Ibu Nirwana, orang tua Fandi Ramadhan, ABK Sea Dragon, yang dituntut hukuman mati dalam kasus dugaan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2 ton.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral