News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sikapi Alumni LPDP yang Kena Sanksi dan Daftar Hitam, Mahfud MD Marah tapi Ungkap Alasan Nasionalisme WNI Pudar

Mahfud MD marah besar terhadap alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas. Tapi kontroversi ini tamparan bagi pemerintah berbenah sikapi WNI yang resah.
Kamis, 26 Februari 2026 - 14:40 WIB
Dwi Sasetyaningtyas & Mahfud MD
Sumber :
  • Kolase Instagram/@sasetyaningtyas & Tangkapan layar YouTube Mahfud MD Official

Ia melihat dari polemik DS. Hal ini berkaitan dengan keresahan masyarakat yang sempat meramaikan tagar #KaburAjaDulu. Saking semerawutnya, mereka memilih kabur atau tinggal di luar negeri.

"Pemerintahnya sudah terlalu steril terhadap kritik-kritik itu. Apa yang dikatakan Bu Tyas ini sebenarnya berangkat dari fakta-fakta," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia kembali mengingat ucapan di masa lalunya berkaitan dengan alasan nasionalisme seorang WNI terhadap negaranya luntur, sebut saja semakin tidak menyukai RI.

Dengan adanya fenomena itu, ia tentu mengartikan penyebabnya akibat pemerintah negara tidak mampu mengayomi hingga memenuhi hak hidup masyarakatnya.

Ia mencontohkan, banyak masyarakat yang masih susah mencari pekerjaan, mengeksekusi vonis pada kasus berujung pungli, dan sebagainya.

"Apa yang terjadi di negara ini sehingga orang kabur aja dulu? Kabur aja itu keperluan dasarnya orang nomor satu itu kan hidup. Kalau nggak bisa hidup, saya nggak bisa memenuhi sandang-pangan. Ini sama sebenarnya," bebernya.

Mantan Ketua MK itu meyakini keresahan tersebut tidak hanya terjadi dialami Dwi Sasetyaningtyas. Ia mendapat banyak aduan dari masyarakat yang semakin resah pada kondisinya.

Ia mengambil fenomena di mana mereka menjadi korban kesewanangan oknum aparat. Karena tidak kuat pada statusnya, mereka takut menyuarakan keadilan ke ruang publik.

Ia menyinggung dua kasus nyata belakangan ini. Pertama, kasus di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana rakyat kecil ditindak aparat hanya perkara jualan sayur di halaman kediamannya sendiri.

Kasus kedua menyasar pada seorang pengusaha hotel di Jawa Timur. Mahfud MD tidak bisa membayangkan pengusaha tersebut didatangi hingga diperat oleh oknum aparat dengan dalih "dana keamanan".

Mahfud melanjutkan motif dari kasus kedua. Oknum aparat kerap meneror hingga mengancam penutupan usaha apabila tidak ada uang setoran yang masuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia sangat miris ketika pernah menawarkan diri menuntaskan kasus seperti itu ke ruang publik. Para pelapor justru takut dan khawatir terhadap adanya indikasi ancaman terhadap nyawanya.

"Saya dapat laporan kasus yang terjadi di meja segini, orang laporan tapi minta namanya enggan disebutkan karena takut dihabisi dengan segala cara," tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral