News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Tragis Polisi Muda Bripda DP Tewas di Tangan Senior: Bripda P Jadi Tersangka, Kapolda Sulsel Turun Tangan

Polisi muda, Bripda DP meninggal dunia diduga dianiaya seniornya di dalam Asrama Polisi (Aspol), Markas Polda Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), Kota Makassar.
Senin, 23 Februari 2026 - 20:22 WIB
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi muda, Bripda DP meninggal dunia diduga akibat dianiaya seniornya di dalam Asrama Polisi (Aspol), kompleks Markas Polda Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani mengatakan, satu orang senior korban telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita menetapkan satu orang tersangka atas nama P, pangkat Bripda, yang merupakan senior dari korban,” kata Djuhandhani, di Polres Pinrang, Senin (23/2/2026).

Lebih lanjut, Djuhandhani menerangkan dalam hal ini, pihaknya menemukan beberapa luka lebam pada tubuh korban yang diyakini akibat tindak penganiayaan. 

“Dan dengan kerja keras kami dari Div Propam, Bid Propam, kemudian Direktorat Kriminal Umum, kami bisa membuktikan bahwa telah terjadi penganiayaan terhadap korban. Saat ini, kami sudah mengamankan satu orang tersangka sesuai dengan pengakuan yang dilakukan,” ungkap Djuhandani.

Sementara itu, Djuhandhani menerangkan, dari hasil keterangan tersangka dan pemeriksaan Biddokes, didapati adanya kesesuaian. Diantaranya cara memukul di bagian kepala, dan bagian-bagian tubuh lainnya.

“Dari keterangan salah seorang tersangka atas P, itu dihubungkan dengan hasil pemeriksaan dari Biddokkes, itu ada persesuaian. Jadi dapat kita yakini bahwa saudara P adalah pelakunya dan kita akan melaksanakan proses lebih lanjut,” tuturnya.

Kemudian, Djuhandhani menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan pengusutan terhadap peristiwa ini. Sebanyak lima orang masih dilakukan pemeriksaan.

“Kita tidak percaya begitu saja, karena kami masih melihat keterlibatan lainnya. Saat ini secara intensif, kami memeriksa lima orang lagi. Keterkaitannya seperti apa,” jelas Djuhandhani.

“Untuk perkembangan kepada lima orang lagi saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Tentu saja dalam proses-proses pemeriksaan itu kita memerlukan bukti-bukti, baik secara materiil, ataupun pembuktian lainnya,” lanjutnya.

Untuk diketahui, peristiwa tragis ini bermula pada waktu sahur. Usai melaksanakan salat subuh, korban dilaporkan jatuh sakit saat berada di asrama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Direktorat Samapta kemudian melarikan DP ke RSUD Daya untuk mendapatkan perawatan medis darurat. 

Nahas, nyawa polisi muda itu tidak tertolong. Awalnya, pihak keluarga hanya diberi tahu bahwa DP meninggal karena sakit. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral