News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Amnesty: Pelajar Tewas di Tual Tambah Daftar Pembunuhan di Luar Hukum, Reformasi Polri Dipertanyakan

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia nilai kematian pelajar AT (14) di Kota Tual, Maluku, oleh anggota Brimob jadi bagian dari praktik pembunuhan.
Senin, 23 Februari 2026 - 20:29 WIB
Anggota Brimob yang jadi tersangka penganiayaan anak di Maluku
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menilai kematian pelajar AT (14) di Kota Tual, Maluku, akibat kekerasan anggota Brimob sebagai bagian dari praktik pembunuhan di luar hukum yang terus berulang.

Usman mempertanyakan arah reformasi kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum AT (14),” ucap Usman, Senin (23/2/2026).

Ia menyebut kasus ini menambah daftar panjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat.

“Kasus ini menambah panjang pembunuhan di luar hukum,” ujarnya.

Menurut Amnesty, dalam setahun terakhir setidaknya ada 34 warga sipil yang menjadi korban pembunuhan di luar hukum oleh aparat, didominasi anggota Polri.

Usman menegaskan, tindakan semacam ini merupakan pelanggaran berat Hak Asasi Manusia (HAM).

“Pembunuhan di luar hukum adalah pelanggaran berat HAM,” tegasnya.

Usman juga menyoroti proses evakuasi korban yang dinilai mengabaikan kondisi kritis korban.

“Proses evakuasi korban jelas sangat mengabaikan kondisi kritis korban,” katanya.

Ia menilai aparat justru kembali menjadi pelaku pelanggaran HAM, bukan pelindung hak hidup warga.

Selain kekerasan fisik, Amnesty menyoroti munculnya narasi yang menyudutkan korban. Dalam kasus ini, korban disebut terlibat balap liar.

“Polisi harus berhenti menggunakan taktik pembuatan narasi seperti ini yang menyudutkan korban,” ujar Usman.

Ia menyebut pelabelan sepihak melanggar asas praduga tak bersalah dan menunjukkan arogansi aparat.

“Pelabelan sepihak ini melanggar prinsip asas praduga tak bersalah,” katanya.

Usman bahkan menilai ironi terjadi di tengah klaim reformasi kepolisian yang digaungkan pemerintah.

“Reformasi yang sedang berjalan ini hanya isapan jempol belaka,” tegasnya.

Amnesty mendesak Polri transparan mengusut kasus ini dan membuka perkembangan penanganan kasus-kasus lain yang belum jelas ujungnya.

Ia juga meminta Presiden dan DPR melakukan reformasi struktural dan investigasi independen atas kekerasan aparat.

“Tanpa evaluasi menyeluruh dan perubahan yang serius, institusi kepolisian akan terus kehilangan legitimasi,” ujar Usman.

Sebelumnya, peristiwa terjadi pada 19 Februari 2026 usai sahur. AT dan kakaknya, NK (15), dihentikan anggota Brimob di jalan. 

AT diduga dipukul menggunakan helm hingga terjatuh dan mengalami luka parah di kepala.

Ia meninggal dunia di rumah sakit, sementara kakaknya mengalami patah tangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polda Maluku menyatakan tersangka telah ditahan dan dijerat dengan Pasal 76C jo Pasal 80 ayat (3) UU Perlindungan Anak serta Pasal 466 KUHP. Sidang kode etik juga telah digelar.

Namun bagi Amnesty, persoalannya lebih dalam, praktik kekerasan aparat yang dinilai terus berulang tanpa pembenahan menyeluruh. (rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral