GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-Detik Polisi Muda Bripda DP Tewas di Makassar: Mengeluh Sakit Usai Sahur di Asrama Polda Sulsel Hingga Mulut Berdarah

Propam Polda Sulawesi Selatan tengah mengusut tuntas kasus kematian polisi muda, Bripda DP, yang mencurigakan di Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, Makassar. 
Minggu, 22 Februari 2026 - 21:27 WIB
Sejumlah keluarga korban anggota Polri inisial Bripda DP yang diduga alami kekerasan oleh seniornya hingga meninggal dunia masih menunggu hasil pemeriksaan, Minggu (22/2).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Bidang Propam Polda Sulawesi Selatan kini tengah mengusut tuntas kasus kematian seorang polisi muda, Bripda DP, yang mengembuskan napas terakhir secara mencurigakan di lingkungan Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel

Guna mengungkap fakta di balik luka memar pada jenazah, pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendi, mengungkapkan bahwa penyelidikan kini difokuskan pada keterangan orang-orang terdekat korban di asrama tersebut.

"Kita belum bisa pastikan, korban pengeroyokan atau bukan, yang pasti kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang termasuk rekan atau lichtingnya dan seniornya DP. Mungkin bertambah lagi nanti (diperiksa)," ujar Kombes Zulham kepada awak media di Makassar, Minggu (22/2).

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini bermula pada waktu subuh, sesaat setelah korban menjalani sahur. 

Berdasarkan informasi dari Direktorat Samapta Polda Sulsel, Bripda DP sempat menyampaikan keluhan terkait kondisi kesehatannya usai melaksanakan salat subuh.

Laporan pertama menyebutkan bahwa korban tiba-tiba jatuh sakit saat berada di dalam kamar asrama. 

Mengetahui hal itu, rekan-rekannya segera membawa DP ke RSUD Daya agar mendapatkan bantuan medis. Namun sayang, takdir berkata lain; Bripda DP dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Kecurigaan mulai menyeruak ketika pihak keluarga mendatangi rumah sakit. Berbeda dengan laporan awal yang menyebutkan korban meninggal karena sakit, keluarga justru mendapati tanda-tanda fisik yang tidak wajar. 

Pada tubuh polisi muda tersebut ditemukan luka lebam, serta kondisi mulut yang mengeluarkan darah.

Merasa ada yang disembunyikan, jenazah akhirnya dipindahkan dari RSUD Daya ke Rumah Sakit Bhayangkara. 

Langkah ini diambil untuk dilakukan visum dan autopsi demi memastikan apakah ada unsur kekerasan atau penganiayaan oleh senior yang menjadi penyebab kematian.

"Makanya untuk membuktikan itu (tindak kekerasan), kita bawa ke RS Bhayangkara, karena awalnya dibawa ke RS Daya. Saya sudah sampaikan ke Kabid Dokkes Polda Sulsel termasuk kepada dokter yang memeriksa silakan diperiksa dengan benar, jangan ada yang ditutup-tutupi, kalau memang ada kekerasan," tegas Kombes Zulham saat berada di RSUD Daya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, Bidang Propam bersama Bidang Dokkes Polda Sulsel masih mendalami hasil pemeriksaan medis lebih lanjut, baik visum luar maupun dalam. Jika keluarga memberikan izin penuh, autopsi akan segera dilakukan untuk memperjelas penyebab kematian. 

Pihak kepolisian berjanji akan bersikap profesional dan transparan dalam menangani kasus yang melibatkan internal korps baju cokelat tersebut. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebut Ketua BEM UGM Penentang HAM Gara-Gara Mau Tiadakan MBG, MenHAM Pigai: Tidak Mungkin UNICEF Bisa Menghentikan

Sebut Ketua BEM UGM Penentang HAM Gara-Gara Mau Tiadakan MBG, MenHAM Pigai: Tidak Mungkin UNICEF Bisa Menghentikan

Natalius Pigai menilai orang yang menentang program MBG sama saja dengan menentang HAM. Hal ini merespons kritik dari Ketua BEM UGM yang kirim surat ke UNICEF.
Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut siswa tewas dianiaya anggota Brimob, Birpda MS di Tual, Maluku. Ternyata menuai perhatian KemenPPPA. Dalam hal ini, KemenPPPA tengah melakukan koordinasi
Sembuhkan Diabetes dan Turunkan Berat Badan dengan Puasa, Begini Caranya Kata dr Zaidul Akbar

Sembuhkan Diabetes dan Turunkan Berat Badan dengan Puasa, Begini Caranya Kata dr Zaidul Akbar

Puasa dan Intermittent Fasting: Pendekatan alami untuk kesehatan dan berat badan, begini penjelasan dr Zaidul Akbar.
Walaupun Kurma Manis Gula Darah Tetap Aman, Begini Cara Makan Kurma Lebih Sehat saat Puasa Ramadhan

Walaupun Kurma Manis Gula Darah Tetap Aman, Begini Cara Makan Kurma Lebih Sehat saat Puasa Ramadhan

Buah kurma jadi salah satu pilihan menu berbuka puasa ramadhan. Namun ada cara lebih sehatnya loh.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Kontroversi Besar! Atalanta Comeback Dramatis, Napoli Ngamuk ke Wasit Liga Italia

Kontroversi Besar! Atalanta Comeback Dramatis, Napoli Ngamuk ke Wasit Liga Italia

Atalanta berhasil melakukan comeback dramatis untuk menaklukkan Napoli dengan skor 2-1 dalam laga sengit yang diwarnai dua keputusan wasit kontroversial, Minggu (22/2/2026).

Trending

Kontroversi Besar! Atalanta Comeback Dramatis, Napoli Ngamuk ke Wasit Liga Italia

Kontroversi Besar! Atalanta Comeback Dramatis, Napoli Ngamuk ke Wasit Liga Italia

Atalanta berhasil melakukan comeback dramatis untuk menaklukkan Napoli dengan skor 2-1 dalam laga sengit yang diwarnai dua keputusan wasit kontroversial, Minggu (22/2/2026).
Kasus Nizam Disiksa Ibu Tiri hingga Tewas di Sukabumi, Komisi III DPR Minta Pelaku Dihukum 15 Tahun Penjara

Kasus Nizam Disiksa Ibu Tiri hingga Tewas di Sukabumi, Komisi III DPR Minta Pelaku Dihukum 15 Tahun Penjara

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan akan mengawal kasus meninggalnya Nizam Safei (12) akibat disiksa ibu tirinya di Sukabumi, Jawa Barat.
Klasemen Proliga 2026 Putri: Jakarta Livin Mandiri Gusur Popsivo, Persaingan Menuju Final Four Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Putri: Jakarta Livin Mandiri Gusur Popsivo, Persaingan Menuju Final Four Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 putri, di mana persaingan menuju babak final four makin memanas setelah Jakarta Livin Mandiri berhasil menggusur Jakarta Popsivo Polwan.
Sembuhkan Diabetes dan Turunkan Berat Badan dengan Puasa, Begini Caranya Kata dr Zaidul Akbar

Sembuhkan Diabetes dan Turunkan Berat Badan dengan Puasa, Begini Caranya Kata dr Zaidul Akbar

Puasa dan Intermittent Fasting: Pendekatan alami untuk kesehatan dan berat badan, begini penjelasan dr Zaidul Akbar.
Walaupun Kurma Manis Gula Darah Tetap Aman, Begini Cara Makan Kurma Lebih Sehat saat Puasa Ramadhan

Walaupun Kurma Manis Gula Darah Tetap Aman, Begini Cara Makan Kurma Lebih Sehat saat Puasa Ramadhan

Buah kurma jadi salah satu pilihan menu berbuka puasa ramadhan. Namun ada cara lebih sehatnya loh.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT