News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Borok Suami Dwi Sasetyaningtyas Dikuliti Netizen, Arya Irwantoro Diduga Langgar Aturan LPDP di Luar Negeri: Nasibnya di Ujung Tanduk

Arya menjadi perbincangan setelah muncul tudingan bahwa ia belum memenuhi kewajiban pengabdian sebagai penerima beasiswa negara dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:24 WIB
Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Irwantoro
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik yang menyeret nama Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas terus berkembang dan kini mengarah pada sang suami, Arya Iwantoro. 

Arya menjadi perbincangan setelah muncul tudingan bahwa ia belum memenuhi kewajiban pengabdian sebagai penerima beasiswa negara dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu ini mencuat setelah video Dwi Sasetyaningtyas yang memperlihatkan dokumen kewarganegaraan Inggris anaknya viral. Dalam unggahan tersebut, Dwi menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya memiliki paspor asing yang dianggap “kuat”, serta menyinggung ketidakadilan dunia. 

Ucapan itu memicu reaksi keras warganet dan membuka kembali pembahasan mengenai komitmen keluarga tersebut terhadap Indonesia.

Sejumlah pengguna media sosial kemudian mengaitkan kehidupan Dwi Sasetyaningtyas dan keluarganya di Inggris dengan riwayat beasiswa LPDP yang pernah diterima. Kritik pun meluas, terutama karena LPDP memiliki aturan kewajiban pengabdian bagi para awardee dengan skema 2N+1.

Perhatian publik lalu tertuju pada suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Iwantoro. Dalam diskusi online, muncul dugaan bahwa Arya Irwantoro belum menyelesaikan kewajiban kembali dan berkontribusi di Tanah Air sesuai kontrak beasiswa. Hingga kini, belum ada keputusan resmi dari LPDP terkait dugaan tersebut.

Dalam pernyataan sebelumnya, LPDP menegaskan bahwa setiap penerima beasiswa terikat perjanjian yang memiliki konsekuensi hukum. 

“Setiap awardee terikat perjanjian yang memiliki konsekuensi hukum. Jika ditemukan pelanggaran kontrak, mekanisme pengembalian dana akan mengikuti ketentuan yang berlaku,” demikian keterangan resmi LPDP.

Latar Belakang Akademik Arya Iwantoro

Suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Iwantoro, memiliki rekam jejak pendidikan yang panjang di bidang teknik dan riset kelautan. Ia merupakan lulusan Teknik Kelautan Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2013.

Setelah itu, ia melanjutkan studi Magister dan meraih gelar Master of Science dari Utrecht University pada 2016 melalui beasiswa LPDP. Pendidikan doktoralnya juga diselesaikan di universitas yang sama pada 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam karier akademiknya, Arya sempat menjadi peneliti postdoctoral di University of Exeter dan kini disebut menjabat sebagai konsultan peneliti senior di University of Plymouth.

Di tengah sorotan tersebut, Dwi Sasetyaningtyas menyampaikan bahwa kewajiban beasiswanya telah rampung karena ia sempat kembali ke Indonesia dan menjalankan aktivitas profesional di bidang lingkungan hidup. Namun, pernyataan itu tidak meredam perdebatan karena status sang suami dinilai masih perlu kejelasan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral