News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ressa Rossano Sampai Enggan Panggil Denada 'Mama', Pilih Panggil Mbak dan Ungkap Alasannya Sebenarnya

Meskipun telah diakui sebagai anak kandung, Ressa Rossano rupanya masih enggan memanggil Denada dengan sebutan mama.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 15 Februari 2026 - 11:03 WIB
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Anak Kandung yang Kini Gugat Dirinya ke Pengadilan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @denadaindonesia/ Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

Jakarta, tvOnenews.com - Meskipun telah diakui sebagai anak kandung, Ressa Rossano rupanya masih enggan memanggil Denada dengan sebutan mama.

"Iya ada chat dari mba Denada. Aku jawab begitu, kenapa? Karena masih takut gitu buat panggil mama," kata Ressa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ressa mengaku memang mendapatkan ajakan untuk bertemu dari Denada.

"Ya memang ada chat dari mba Dena, ngajak ketemu," lanjutnya.

Resaa Rossano mengaku masih belum siap memanggil Denada dengan sebutan mama atau ibu.

"Selama ini sudah berusaha tapi kan hasilnya begitu. Takut dan canggung juga. Karena memang selama ini memanggilnya Mbak Denada," jelaanya.

Setelah diakui sebagai anak kandung oleh Denada, Ressa Rossano justru kini tiba-tiba menjadi acuh.

Hal itu diungkap oleh Kuasa hukum Denada, M Iqbal. Menurutnya, Denada telah menghubungi Ressa namun tidak ada respons. Ia menilai bahwa ada perubahan sikap Ressa.

"Denada sudah upaya menghubungi, WA sudah dilakukan tetapi dingin. Ini menimbulkan tanda tanya, apakah masih ada benci atau faktor lain?" kata Iqbal.

Meskipun tidak dibalas oleh Ressa, Denada rupanya masih terus menghubungi anak kandungnya itu setiap hari.

Hal itu dilakukan sejak pernyataan Denada yang mengakui Ressa sebagai anak kandungnya.

Iqbal juga turut menyoroti upaya mediasi dari pihak Ressa yang menurutnya tidak berjalan dengan baik.

"Ada upaya bikin gaduh. Saat kami menunggu proses pertemuan, pihak tergugat malah podcast ke mana-mana. Ini tidak mengerucut ke perdamaian dan bikin suasana tidak enak, jadi mediasi ketiga kami tunda," ucap Iqbal.

Soal permintaan maaf yang diminta Ressa Rossano dari Denada, Iqbal menyebut hal itu bukan tak ingin dilakukan.

"Bukannya tidak mau minta maaf, kita selesaikan yang pokoknya dahulu. Ressa dan Denada supaya ketemu dahulu. Kalau sudah damai, yang lain akan mengikuti. Saya sarankan, sudahlah mikir ke depan. Yang salah diperbaiki, kalau lihat ke belakang terus, kapan majunya?" tutupnya.

Pengakuan Iwa K dan Adjie Pangestu

Iwa K angkat bicara usai diisukan sebagai ayah bilogis anak Denada, Ressa Rossano.

Ia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar adanya.

"Dari gue sih pokoknya intinya ya bukanlah, bukan anak gue, itu saja," ujar Iwa K mengutip detik usai acara Rumpi No Secret.

"Jangan ke gue, gue nggak tahu. Gue cuma kena cipratan oli samping saja nih," lanjutnya.

Meskipun namamya terseret kasus tersebut, Iwa K mengaku hal itu tidak berpengaruh terhadap pekerjaannya.

"Relasi bisnis semua segala macam, they don't buy it, gak ngaruh sama sekali. Orang yang suka ngopi darat sama gue, entah teman, entah bisnis, atau keluarga," ungkapnya.

Iwa K mengakui bahwa ia memang mengenal Denada sejak sang pemyanyi masih SMA.

"Masa SMA-nya Denada pertama kali manggung sama gue. Dulu tuh dia masih pakai baju SMA datang latihan," kenangnya.

Tak hanya Iwa K, Adjie Pangestu juga sebelumnya dirumorkan sebagai ayah biologis Ressa Rossano.

Adjie Pangestu mengaku kaget karena ia dan keluarga ikut terseret dalam isu tersebut. Apalagi ia disebut-sebut sebagai ayah biologis dari Ressa.

"Mau nangis gue. Ya gue hanya cuma bisa bilang, gimana ya? ini kan dunia media sosial ya seperti ini adanya. Kita harus mengerti kalau netizen itu seperti itu. Ada cocoklogi tiba-tiba foto gue diambil dari Google, terus dikasih caption di bawahnya 'pacarnya itu 2001'. Gue juga agak kaget," kata Adjie Pangestu kepada awak media beberapa waktu lalu.

Oada kesemoatan itu, Adjie menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan apa-apa dengan Denada sebelumnya.

"Karena secara personal gue gak kenal. Pernah ketemu sekali itu pun sama mantan suaminya dalam sebuah acara aja. Kalau main bareng atau telepon-teleponan, atau kerja bareng, itu sama sekali gak pernah. Jadi sebenarnya nggak ada hubungan personal," jelas Adjie.

Adjie juga menyayangkan lantaran banyaknya efek media sosial yang justru berpengaruh buruk.

"Gue tahu dari satu platform, terus disambungin sampai ke IG. Sengaja memang gue gak mau komentar, karena gue juga bingung. Nanti komentar jadi salah lagi, gak komentar jadi salah juga. Tapi menurut gue, ya biarlah itu permainan di media sosial," ungkapnya.

Adjie pun kembali menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal secara personal dengan Denada dan Ressa. Ia juga berharap agar Denada dan Ressa dapat dipermudah ke depannya.

"Gue gak ada hubungan sama Denada. Gue gak kenal secara profesional maupun personal sama Denada. Gue berharap mudah-mudahan kasusnya Denada dan Ressa itu ending-nya dengan baik," katanya.

Adjie pun mengakui karena pemberitaan ini ia sempat kesal lantaran banyak yang mengganggu kehidupan keluarganya.

Bahkan ia sampai meminta maaf kepada anaknya sendiri.

"Sempat kesal kemarin ada dampaknya karena sudah mulai nge-tag ke anak gue, ke Rafi. Itu sudah mulai di-tag. Jadi gue sempat bilang sama Rafi, 'Mas Rafi, Papa mohon maaf ya kalau membuat ketidaknyamanan kamu karena ini ada beberapa netizen yang nge-tag ke nama kamu'. Kata Rafi, 'Aman,' dia bilang gitu, dia mengerti," ucap Adjie.

"Terganggunya cuma itu saja, selebihnya sih omongan-omongan itu buat gue gak apa-apa, itu keseruan netizen. Gue ketawa-ketawa saja," tutup Adjie.

Diketahui, Denada akhirnya mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano merupakan anak kandungnya setelahsebelumnya dituding melakukan penelantaran anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akun Instagram pribadinya, Denada membenarkan bahwa Ressa merupakan putranya. Bahkan ia kini sudah mengubah bio Instagramnya dengan menambahkan inisial nama Ressa.

"Proud Ibu of AA & RR," tulis bio terbaru Denada.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral