GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menilik Kepingan Surga Indonesia di Pusat Adat Simardangiang: Mengolah 'Emas Hitam' Jadi Aroma Berkelas Dunia

Berbicara Indonesia, tak hanya sekadar politik. Melainkan, adat istiadatnya. Bahkan, kepingan surga itu bisa dilihat di Pusat Adat Simardangiang, Sumatera Utara
Jumat, 13 Februari 2026 - 16:48 WIB
Menilik Kepingan Surga Indonesia di Pusat Adat Simardangiang: Mengolah 'Emas Hitam' Jadi Aroma Berkelas Dunia
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Berbicara Indonesia, tak hanya sekadar politik saja. Melainkan, adat istiadatnya yang menjadi permata di mata asing. Bahkan, kepingan surga itu bisa dilihat di ranah Sumut, tepatnya di Pusat Adat Simardangiang.

Lantas, di mana tepatnya keberadaan Pusat Adat Simardangiang? mari seksama ditelusuri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan awak media, di balik rimbunnya hutan Tapanuli Utara, berdiri sebuah bangunan dengan gagah, namun tetap menyatu dengan alam. 

Bangunan itu adalah Pusat Adat dan Sentra Kerajinan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Simardangiang. 

Gedung yang baru saja diresmikan oleh Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, bukan sekadar tumpukan kayu dan atap, pada Kamis (12/2/2026), melainkan menjadi "Benteng Terakhir" budaya sekaligus laboratorium ekonomi bagi warga Simardangiang.

Menilik Kepingan Surga Indonesia di Pusat Adat Simardangiang: Mengolah  Emas Hitam  Jadi Aroma Berkelas Dunia
Menilik Kepingan Surga Indonesia di Pusat Adat Simardangiang: Mengolah 'Emas Hitam' Jadi Aroma Berkelas Dunia
Sumber :
  • tvOnenews

Bangunan yang didesain secara artistik ini mencerminkan filosofi Batak yang sangat kuat. Material alami yang digunakan tidak hanya memberikan kenyamanan visual, tetapi juga menegaskan pesan bahwa masyarakat adat Simardangiang hidup selaras dengan alam.

Jika selama ini kemenyan hanya dikenal sebagai komoditas mentah yang dijual dengan harga standar, kehadiran Sentra Kerajinan ini mengubah segalanya. 

Di sini, "Emas Hitam" dari hutan Tapanuli tidak lagi sekadar dikirim keluar daerah dalam bentuk getah beku.

Bupati JTP Hutabarat secara khusus meninjau alat penyulingan kemenyan di lokasi tersebut. 

Mesin ini menjadi simbol hilirisasi, di mana kemenyan mulai diolah menjadi bahan baku parfum berkualitas tinggi.

"Melalui Masyarakat Hukum Adat (MHA), kemenyan harus berdampak nyata bagi kesejahteraan. Kita tidak ingin kemenyan hilang ditelan zaman. Kita ingin kemenyan naik kelas dan bersanding dengan Ulos sebagai ikon kebanggaan kita," ucap Bupati JTP Hutabarat.

Langkah ini dipandang sebagai strategi ekonomi yang sangat cerdas. Dengan dukungan pemasaran dari Dekranasda, produk turunan kemenyan diharapkan mampu menembus industri kosmetik dan wewangian global, memberikan nilai tambah yang berkali lipat bagi petani lokal.

Pusat Adat sebagai Ruang 'Self Defense' Pasca-Bencana

Sisi lain yang menarik dari Pusat Adat ini adalah fungsinya sebagai ruang pemulihan sosial. Plt. Ketua MHA Simardangiang, yang juga Kepala Desa Simardangiang, Tampan Sitompul, menuturkan sebuah kenyataan pahit: sekitar 80 persen lahan persawahan masyarakat rusak akibat bencana alam pada akhir 2025 lalu.

“Kami berharap pusat adat yang telah dibangun dapat menjadi ruang pelestarian nilai-nilai adat bagi generasi penerus,” ucapnya.

Dalam kondisi terjepit secara ekonomi, masyarakat kembali menoleh ke hutan adat. Pusat adat ini pun menjadi tempat mereka merumuskan strategi bertahan hidup. Kemenyan, yang dulu mungkin dianggap sebagai penghasilan sampingan, kini menjadi pilar utama ekonomi warga. 

Bangunan ini menjadi saksi bisu bagaimana adat menyelamatkan perut rakyat di saat alam sedang tidak bersahabat.

Simbol Hubungan Tak Terpisahkan: Adat dan Hutan

Direktur Green Justice Indonesia (GJI), Panut Hadisiswoyo, mengingatkan bahwa Pusat Adat Simardangiang adalah representasi fisik dari perjalanan panjang para leluhur dalam menjaga ruang hidup.

"Adat dan hutan adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Bangunan ini menjadi pengingat bahwa jika kita menjaga hutan, maka adat akan tetap tegak, dan kesejahteraan akan mengikuti," ujar Panut. 

Komitmen ini diperkuat dengan gerakan "Satu Orang Satu Pohon Kemenyan" yang dicanangkan Bupati sebagai bentuk penghijauan sekaligus investasi masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Simardangiang tidak hanya menjadi sebuah desa di Pahae Julu, tetapi telah bertransformasi menjadi laboratorium nasional bagi penguatan masyarakat adat berbasis ekonomi hijau. 

Sebuah pesan kuat bagi Indonesia: bahwa kemajuan zaman tidak harus mengorbankan akar budaya dan kelestarian alam. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT