News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anindya Bakrie: ABAC Meeting I 2026 Jadi Momentum Awal Integrasi kawasan Asia - Pasifik Guna Meningkatkan Arus Investasi dan Perdagangan

Ketua APEC ABAC Indonesia Anindya Bakrie menegaskan ABAC Meeting I 2026 jadi momentum mendorong penguatan infrastruktur fisik atau nonfisik di Asia-Pasifik.
Rabu, 11 Februari 2026 - 18:52 WIB
Anindya Bakrie: ABAC Meeting I 2026 Jadi Momentum Awal Integrasi kawasan Asia - Pasifik Guna Meningkatkan Arus Investasi dan Perdagangan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC) Indonesia sekaligus Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan bahwa ABAC Meeting I 2026 menjadi momentum awal untuk mendorong integrasi kawasan Asia - Pasifik melalui penguatan infrastruktur fisik maupun nonfisik guna meningkatkan arus investasi dan perdagangan.

“Nah, tadi bicara salah satu fokusnya ialah regional integration. Integrasi secara infrastruktur, baik keras maupun lunak. Dan di sini penting sekali karena kita ujungnya ingin mencari investasi dan perdagangan,” ujar Anin dalam Press Conference ABAC Meeting I 2026 di Hotel Shangri-La Jakarta pada Senin (09/02/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anindya atau Anin sapaan akrabnya mengatakan ABAC Meeting I ini menghasilkan pembahasan seperti dalam kelompok kerja keberlanjutan, Indonesia mengusulkan pembentukan Carbon Center of Excellence sebagai kontribusi konkret bagi agenda kerja sama kawasan. Kemudian, hasil ABAC I meeting ini juga berhasil merumuskan usulan di bidang finansial, yakni mempromosikan sistem finansial yang inklusif atau finance inclusion. 

“Jadi bukan saja kita menjadi event organizer, tapi kita juga bantu sub-agenda. Bahkan memasukkan juga lesson learn dari Indonesia untuk dunia," terang Anin.

Terlebih, Anin menuturkan kehadiran empat menteri yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Luar Negeri RI Sugiono, dan Menteri Perdagangan RI Budi Santoso, selama dua hari pertemuan dimanfaatkan untuk mempromosikan peluang investasi dan perdagangan Indonesia kepada delegasi internasional sebagai bagian dari penguatan sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam kerangka Indonesia Incorporated.

"Nah, tadi juga kita bersyukur selama 2 hari ada 4 menteri yang datang untuk tanda kutip jualan. Supaya investasi dan perdagangan bisa lebih besar lagi," tegas Anin.

Terkait peningkatan perdagangan dan investasi, Anin menegaskan melalui pertemuan ABAC Meeting I ini juga menjadi tonggak bagi Indonesia pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Dia mengungkapkan, Indonesia menargetkan target investasi yang mampu melampaui Vietnam di pasar perdagangan global.

“Indonesia ekspor 250 miliar dolar AS setahun, Vietnam 500 miliar dolar AS per tahun. Jadi apa yang kita mesti lakukan untuk sama-sama, tidak bisa pemerintah sendiri dan tidak bisa juga
tentunya dunia usaha sendiri untuk meningkatkan ini semua,” kata Anin.

Sementara itu, Anggota ABAC sekaligus Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pembangunan Berkelanjutan Kadin Indonesia Shinta W. Kamdani menambahkan bahwa Indonesia juga mengawal sejumlah agenda legacy, termasuk inisiatif karbon yang berkaitan dengan pembiayaan keberlanjutan serta memanfaatkan berbagai side event untuk mempromosikan peluang investasi dan perdagangan, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Ini satu kesempatan yang bisa dioptimalkan untuk kerja sama antar-negara Asia Pasifik juga. Kami juga disini mengambil kesempatan kalau ada event seperti ini. Tentunya Indonesia lebih banyak bisa menarik dari sisi investasi maupun perdagangan," kata Shinta.

Lebih lanjut, Anggota ABAC Indonesia sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang BUMN Kadin Indonesia Kartiko Wirjoatmodjo atau biasa disapa Tiko, menjelaskan bahwa pada jalur pembahasan keuangan terdapat empat fokus utama, yakni integrasi sistem pembayaran, pergerakan modal swasta, pengembangan mata uang digital, serta pembiayaan berkelanjutan dan inklusi keuangan.

"Dan di Indonesia, saya rasa untuk sustainable finance khususnya financial inclusion sangat maju ya. Karena kita punya program seperti KUR dan (PNM) Mekaar yang memang bisa jadi contoh untuk negara lain untuk poverty alleviation (mengentaskan kemiskinan),” kata Tiko.

Sementara itu Ketua ABAC 2026 Li Fanrong menekankan pentingnya tema ABAC 2026 yakni "Openness, Connectivity, Synergy" dalam lingkungan global saat ini. Menurut Li, tema ABAC ini ditujukan guna menjawab ketidakpastian global yang turut membayangi dunia usaha di kawasan Asia - Pasifik.

"Prinsip-prinsip ini bukanlah cita-cita abstrak, melainkan keharusan praktis untuk mempertahankan pertumbuhan, memperkuat rantai pasok, dan memastikan kawasan ini terus berfungsi sebagai penggerak kemakmuran ekonomi global," kata Li Fanrong.

Dengan mengusung tema "Openness, Connectivity, Synergy", komunitas bisnis se-Asia-Pasifik mempertegas komitmen mereka terhadap pasar terbuka dan integrasi kawasan. Inovasi kolaboratif pun diposisikan sebagai pilar utama demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 

Sebagai pembuka dari rangkaian pertemuan tahun ini, agenda ABAC Meeting I menetapkan arah strategis yang berfokus pada solusi bisnis praktis untuk memperkuat ketahanan dan kemakmuran jangka panjang di kawasan.

Dalam penyelenggaraannya, ABAC Meeting I 2026 membahas 5 topik utama terbagi dalam 4 working group dan 1 task Force, yaitu Working Group I Regional Economic Integration yang dipimpin oleh Anna Curzon (ABAC Selandia Baru), Working Group II Sustainability yang dipimpin oleh Julia Torreblanca (ABAC Peru), Working Group III Digital and Innovation yang dipimpin oleh Janet De Silva (ABAC Kanada), Working Group IV Connectivity yang dipimpin oleh Zeng Qi (ABAC China) dan Task Force Finance and Economics.

Seluruh pembahasan dalam rapat tersebut akan menghasilkan rekomendasi kebijakan (policy recommendations) yang akan disampaikan kepada pemerintah negara-negara APEC dan para Pemimpin Ekonomi APEC pada akhir rangkaian pertemuan nanti di China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah pertemuan di Jakarta, rangkaian ABAC 2026 akan dilanjutkan dengan ABAC Meeting II di Mexico City, Meksiko (22–25 April 2026), ABAC Meeting III di Pattaya, Tailan (7–10 Juli 2026), dan ABAC Meeting IV di Shenzhen, China (14-16 November 2026).

Acara ABAC Meeting I 2026 ini disponsori oleh Sinarmas, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), HARUM energy, BYD, PT Bank Mandiri (Persero), dan LESSO. Dengan mitra strategis yaitu RGE (Royal Golden Eagle) Group dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek Group) , serta didukung oleh Bluebird Group, Alun Alun Indonesia, Sarinah, Mustika Ratu, dan PT. VKTR Teknologi Mobilitas Tbk.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral