Pelajar Tewas Kecelakaan Tunggal karena Jalan Berlubang, Pramono Minta Dinas Bina Marga Perbaiki Tanpa Tunggu Musim Kemarau
- Syifa Aulia/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan Dinas Bina Marga segera memperbaiki jalanan rusak atau berlubang di wilayah Jakarta.
Hal ini menindaklanjuti tewasnya seorang pelajar SMK 34 Jakarta dalam kecelakaan tunggal akibat jalanan berlubang di daerah Matraman, Jakarta Timur, pada Senin (9/2/2026).
Pramono mengatakan telah memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga agar perbaikan jalanan berlubang dipercepat tanpa menunggu musim kemarau.
“Agar hal serupa tidak terjadi kembali di Jakarta, saya sudah memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga walaupun sampai dengan tanggal diperkirakan 18-19 itu curah hujannya masih tidak menentu,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).
“Saya sudah minta semua jalan-jalan yang berlubang untuk ditutup walaupun bersifat temporary,” sambungnya.
Di sisi lain, Pramono juga memerintahkan kepada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) untuk memberikan imbauan bagi warga terkait jalan berlubang.
“Dan kami meminta untuk masyarakat berkali-kali diingatkan, mulai Dinas Kominfotik Jakarta, sekarang ini memang ada beberapa ruas jalan yang berlubang dan itu mohon kehati-hatiannya,” jelasnya.
Dikutip dari Antara, pelajar tersebut tewas du tempat usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin pagi. Penyebab kecelakaan diduga karena jalanan rusak dan licin.
“Di sini sudah sering (terjadi kecelakaan), mungkin karena tambalan jalan (berlubang), jadi rawan,” kata salah seorang warga sekitar yang bernama Ardhi di Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, saat arus lalu lintas masih relatif sepi.
“Taunya jam enam lewat, jalanan sepi. Saya keluar dari gang ke jalan, korban sudah tergeletak aja,” ujar Ardhi. (saa/iwh)
Load more