News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Pelajar Ditangkap, Polisi: Pilih Korban Random

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan tiga pelaku penyiraman air keras terhadap tiga pelajar yang melintas di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat
Senin, 9 Februari 2026 - 14:54 WIB
Viral! Tiga Pelajar Siram Air Keras ke Pelajar Lain hingga Cidera Mata di Cempaka Putih
Sumber :
  • Instagram @baehaqi

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik penangkapan tiga pelaku penyiraman air keras terhadap tiga pelajar yang melintas di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan, ketiga pelaku diamankan di tiga lokasi berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelaku diamankan Minggu malam. Kita hadirkan. Jadi kita secara persuasif, minta hadirkan orangnya. Karena kan mereka lagi di luar kota, tiga orang itu. Jadi di Karawang, di Cikarang, di Depok,” kata Roby, kepada wartawan, Senin (9/2/2027).

Sementara itu Roby menyebutkan, ketiga pelaku dan korban diketahui tidak saling mengenal. 

Adapun pengakuannya, pelaku melancarkan aksinya dengan memilih korban secara acak lantaran takut diserang duluan.

“Jadi keterangannya itu hanya random aja. Mereka itu ngelihat anak-anak sekolah lain di seberang jalan, langsung kalau alasannya sih, kebiasaannya kalau begitu takutnya mereka yang diserang, mereka menyerang duluan. Intinya sih mereka berperilaku agresif duluan. Tapi korbannya random,” jelas Roby.

Lebih lanjut, Roby menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku.

“Hasil pemeriksaannya belum selesai. Kalau bukti-bukti cukup, dua bukti permulaan cukup, kemungkinan kita tetap tahan ya. Tapi ini kan perlengkapan pra-bukti dulu,” tutur Roby.

Untuk diketahui, Peristiwa ini diunggah dalam akun media sosial Instagram @baehaqi, dengan keterangan “izin melaporkan kasus dugaan penyiraman air keras antar pelajar”.

Terlihat dalam video yang diunggah, terduga pelaku menggunakan seragam koko dan topi, berboncengan dengan sepeda motor matic berwarna putih.

Kemudian saat melintas, terduga pelaku berpapasan dengan tiga korban yang melintas dari arah berlawanan, dalam kondisi berboncengan menggunakan sepeda motor.

Tak lama setelahnya, terduga pelaku langsung memepet korban ke arah berlawanan dan menyiram air keras ke arah wajah korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelahnya koban langsung menutup wajahnya menggunakan tangan. Sementara itu, pelaku melarikan diri. Terlihat air keras tersebut tampak diletakkan di dalam sebuah botol.

Menanggapi peristiwa ini, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, orang tua korban telah membuat laporan ke pihak kepolisian atas insiden penyiraman air keras.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral