Kepuasan Publik Capai 79,9 Persen, Pengamat Sebut Seskab Teddy Jadi Kunci dalam Orkestrasi Pemerintahan
- BPMI Istana Negara
Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat Komunikasi Digital Universitas Nasional, Nursatyo soroti krusialnya peran Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, peran Teddy sangat strategis dalam meredam spekulasi negatif di media sosial melalui pola komunikasi yang responsif.
Tingginya angka kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto yang tembus 79,9 persen dinilai tidak lepas dari manajemen komunikasi digital yang efektif.
Berdasarkan hasil survei nasional Indikator Politik Indonesia periode 15-21 Januari 2026, tingkat kepuasan riil publik berada di angka 79,9 persen (gabungan "Cukup Puas" 66,9 persen dan "Sangat Puas" 13 persen).
Jika menggunakan pembacaan optimis dengan penambahan margin of error 2,9 persen, angka tersebut bahkan berpotensi mencapai 82,2 persen.
Menurutnya, di era informasi yang bergerak sangat cepat, narasi di media sosial sangat memengaruhi persepsi publik terhadap Kepala Negara.
Di sinilah peran Seskab Teddy sebagai orang kepercayaan Presiden menjadi sangat krusial.
"Komunikasi yang responsif dan cepat dari Seskab Teddy dalam menanggapi isu-isu yang beredar di media sosial terbukti dapat mengurangi kerisauan masyarakat. Ini menciptakan persepsi bahwa pemerintah hadir dan memberikan respons yang jelas serta tepat waktu," ujar Nursatyo menanggapi rilis survei tersebut, pada Minggu (8/2/2026).
Nursatyo menambahkan, langkah strategis ini sangat penting untuk meminimalkan spekulasi negatif yang kerap berkembang liar di jagat digital.
Dengan komunikasi yang tepat, keresahan publik bisa langsung dikanalisasi menjadi pemahaman yang positif.
Nursatyo melihat adanya sinkronisasi antara kerja nyata di lapangan dengan cara pemerintah mengomunikasikannya kepada publik.
Salah satu contohnya adalah dukungan masif sebesar 70,7 persen terhadap aksi Kejaksaan Agung menunjukkan pengembalian aset negara senilai Rp6,6 triliun.
"Ketika muncul isu atau hasil penindakan hukum yang besar, Seskab Teddy memastikan orkestrasi informasinya sampai ke publik dengan tepat. Hal ini menutup celah bagi narasi-narasi menyesatkan dan justru memperkuat kepercayaan publik terhadap Presiden," pungkasnya.
Rilis survei nasional Indikator Politik Indonesia ini melibatkan 1.220 responden dengan metode multistage random sampling dan memiliki tingkat kepercayaan 95 persen. (muu)
Load more