Eks Miss Indonesia Bengkulu Sherley Yahya Kornaat Telusuri Bali, Sumba Hingga Lombok untuk First Class Indonesia
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Miss Indonesia 2002 Provinsi Bengkulu, Sherley Yahya Kornaat menghadirkan sebuah serial televisi premium.
Dinamai First Class Indonesia, proyek ini adalah perjalanan panjang seorang perempuan Indonesia yang secara sadar memilih untuk membangun legacy budaya bagi tanah airnya melalui cerita, nilai, dan makna.
Melalui hal tersebut, Sherley menghadirkan Indonesia bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi sebagai peradaban hidup, penuh spiritualitas, tradisi, kebijaksanaan, dan cerita manusia.
Perjalanan Sherley di ruang publik Indonesia dimulai sejak usia muda, ketika ia terpilih sebagai Miss Indonesia 2002 mewakili Provinsi Bengkulu.
Pengalaman tersebut menjadi titik awal pemahamannya tentang arti representasi bukan sebagai sorotan semata, melainkan sebagai amanah.
Dua dekade kemudian, pemahaman itu berkembang menjadi visi yang lebih matang tentang bagaimana citra Indonesia seharusnya dibangun secara bermartabat dan berkelanjutan.
Seiring waktu, perjalanan tersebut diperkaya oleh fondasi intelektualnya. Sherley merupakan lulusan Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia, sebuah latar belakang akademis yang membentuk cara pandangnya terhadap diplomasi, relasi antarbangsa, dan peran budaya sebagai jembatan global.
Benang merah inilah yang kini terasa kuat dalam First Class Indonesia sebagai bentuk soft diplomacy yang lembut, manusiawi, dan relevan bagi audiens internasional.
Dalam serial ini, Sherley memimpin perjalanan sebagai pemandu budaya dan membawakan program bersama Carolien ter Linden, seorang presentatrice asal Belanda.
Carolien hadir sebagai rekan dialog dan representasi perempuan Eropa yang mengalami Indonesia dengan rasa ingin tahu yang jujur dan perspektif yang membumi.
Dinamika keduanya menciptakan percakapan lintas budaya yang alami bukan menggurui, melainkan saling memahami.
First Class Indonesia membawa pemirsa menyusuri Bali, Sumba, dan Lombok, tiga wilayah yang dipilih bukan semata karena keindahannya, tetapi karena maknanya.
Bali sebagai ruang spiritual dan keseimbangan hidup, Sumba sebagai simbol keaslian dan tradisi leluhur, serta Lombok sebagai refleksi harmoni antara alam, keberlanjutan, dan masa depan.
Dalam setiap episode, Sherley secara sadar memilih untuk menampilkan Indonesia melalui resor-resor paling prestisius di negeri ini, bukan sekadar simbol kemewahan, melainkan contoh bagaimana pariwisata kelas dunia dapat berjalan seiring dengan budaya, alam, dan tanggung jawab sosial.
Load more