'Dicurigai' Banser Soal Tiga Anak Buah Habib Bahar Tak Dilakukan Penahanan, Polisi Jawab Menohok
- Tim tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap anggota dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
Lantas, ratusan massa dari Barisan Ansor Sebaguna (Banser) mendadak menggeruduk Markas Polres Metro Tangerang Kota pada Sabtu (7/2/2026) buntut penetapan tersangka Habib Bahar Bin Smith.
Massa mendesak Polres Metro Tangerang Kota untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Habib Bahar terkait dugaan aksi penganiayaan terhadap anggota Banser.
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Tangernag, Midyani mengatakan pihaknya saat ini menunggu kepastian hukum terkait kasus penganiayaan terhadap anggotanya tersebut.
"Kami hadir untuk mendukung moral kepolisian agar kasus ini diselesaikan," kata Midyani kepada awak media, Kota Tangerang, Sabtu (7/2/2026).
Tak hanya itu, massa juga menuntut akan kembali dilakukannya penahanan terhadap tiga orang tersangka lainnya dalam kasu penganiayaan tersebut.
Sebab, kata Midyani, pihaknya mendapati jika tiga orang tersangka lainnya kini ditangguhkan penahanannya oleh kepolisian.
"Kami meminta seluruh pelaku ditahan, termasuk tiga orang yang sebelumnya mendapat penangguhan penahanan," ungkapnya.
Di sisi lain, ia mengaku jika adanya penangguhan penahanan membuat pihaknya kecewa akan keputusan kepolisian.
Ia pun menegaskan agar kepolisian dapat segera kembali menangkap dan menahan ketiga orang terduga pelaku penganiayaan yang sebelumnya ditangguhkan itu.
"Dan kami minta yang tiga orang dilakukan penangguhan penahanan dimasukkan kembali. Dan itu memang menciderai hati kami Bapak Kapolres, kalau sampai ada pelaku melakukan penangguhan penahanan kami berpikir aneh-aneh, ada apa di sana gitu," ungkapnya.
Respons Polisi
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhamad Jauhari mengatakan jika kepolisan telah kembali melayangkan surat pemeriksaan kepada Habib Bahar.
Menurutnya langkah itu dilkukan kepolisian usai Habib Bahar mangkir dari jadwal pemeriksaan awalnya pada Rabu (4/2/2026).
"Sudah kita terbitkan panggilan kedua, terjadwalkan minggu depan hari Rabu, 11 Februari 2026," kata Jauhari kepada awk media, Kota Tangerang, Sabtu (7/2/2026).
Di sisi lain, Jauhari turut merespons desakan Banser yang meminta tiga anak buah Habib Bahar kembali dilakukan penahanan usai ditangguhkan.
Jauhari mengaku pihaknya tengah berproses dalam memenuhi desakan dari Banser yang menggeruduk Mapolres Metro Tangerang Kota itu.
Load more