Profil dan Harta Kekayaan Wabup Klaten Benny Indra Ardhianto yang Wafat di RSUP Kariadi
- Istimewa
Klaten, tvOnenews.com - Kabupaten Klaten berduka. Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, meninggal dunia di RSUP dr. Kariadi Semarang pada Sabtu (7/2/2026). Kepergian tokoh muda berusia 34 tahun itu mengejutkan banyak pihak, mengingat masa jabatannya sebagai wakil kepala daerah baru berjalan sekitar satu tahun.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Klaten, Rizqan Iryawan. “Benar (meninggal dunia). Kami menerima kabar sekitar jam 10 pagi ini,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Seiring dengan kabar wafatnya, perhatian publik turut tertuju pada profil serta rekam jejak Benny Indra Ardhianto, termasuk laporan harta kekayaannya sebagai penyelenggara negara.
Profil Singkat Benny Indra Ardhianto
Benny Indra Ardhianto lahir pada 14 April 1992 dan merupakan kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ia resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Klaten periode 2025–2030 pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, mendampingi Hamenang Wajar Ismoyo sebagai Bupati Klaten.
Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klaten 2024, pasangan Hamenang–Benny meraih kemenangan dengan perolehan 395.092 suara atau sekitar 52,63 persen dari total suara sah, mengungguli pasangan pesaing.
Sebagai putra daerah, Benny menghabiskan masa kecil dan pendidikan dasarnya di Kabupaten Klaten. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri 1 Delanggu, SMP Negeri 1 Delanggu, dan SMA Negeri 1 Klaten sebelum melanjutkan studi ke Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Di kampus tersebut, ia meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 2015 dan Magister Manajemen pada 2019.
Dari Pengusaha Muda ke Wakil Kepala Daerah
Sebelum terjun ke dunia politik, Benny dikenal sebagai pengusaha muda. Ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Benny Putra Mandiri yang bergerak di bidang distribusi gas elpiji. Selain itu, ia juga mengelola sejumlah unit usaha lokal, antara lain Arena Kuliner Delanggu serta Sentral Oli dan Motor Delanggu.
Kiprahnya di dunia usaha membuat Benny cukup dikenal di kalangan pelaku UMKM dan komunitas bisnis daerah. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi, termasuk sebagai Region Coordinator Agen, SPPBE, dan Retester Elpiji 3 Kg di bawah naungan Hiswana Migas Kabupaten Klaten. Benny turut tergabung dalam Paguyuban Pertshop Jawa Tengah–DIY serta sejumlah komunitas sosial dan ekonomi lokal.
Ketertarikannya pada dunia politik mulai tampak sejak 2019, ketika ia bergabung dengan Partai Gerindra. Karier politiknya kemudian menanjak hingga akhirnya terpilih sebagai Wakil Bupati Klaten dalam Pilkada 2024.
Laporan Harta Kekayaan Benny Indra Ardhianto
Sebagai pejabat publik, Benny Indra Ardhianto tercatat telah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) khusus awal menjabat pada 30 Maret 2025. Laporan tersebut berstatus verifikasi administratif lengkap dan mencatat total kekayaan sebesar Rp1.780.000.000 tanpa memiliki utang.
Berikut rincian harta kekayaan Benny Indra Ardhianto berdasarkan LHKPN:
A. Tanah dan Bangunan: Rp1.380.000.000
-
Tanah 851 m² di Klaten, hasil sendiri: Rp210.000.000
-
Tanah 445 m² di Klaten, hasil sendiri: Rp180.000.000
-
Tanah dan bangunan 1.183 m²/400 m² di Klaten, hasil sendiri: Rp390.000.000
-
Tanah 2.165 m² di Klaten, hasil sendiri: Rp250.000.000
-
Tanah dan bangunan 763 m²/300 m² di Klaten, hasil sendiri: Rp350.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp170.000.000
-
Mobil Honda minibus tahun 2017, hasil sendiri: Rp170.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya: –
D. Surat Berharga: –
E. Kas dan Setara Kas: Rp230.000.000
F. Harta Lainnya: –
Total Harta Kekayaan: Rp1.780.000.000
Utang: Nihil
Wafat di Usia Muda
Benny Indra Ardhianto meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUP dr. Kariadi Semarang. Pihak Pemerintah Kabupaten Klaten tidak merinci penyakit yang diderita almarhum dan menyebut hal tersebut sebagai ranah privasi keluarga.
Kepergian Benny di usia 34 tahun meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan jajaran Pemkab Klaten, tetapi juga masyarakat yang mengenalnya sebagai figur muda, energik, dan aktif dalam pembangunan daerah. (nsp)
Load more