Dua Warga Bandung Tertimbun Longsor Diduga Sedang Cari Harta Karun, Polisi Selidiki Faktanya
- Istimewa
Bandung, tvOnnews.com - Dua warga Antapani, Kota Bandung tewas tertimbun longsor telah diduga mencari harta karun.
Dua warga tersebut berinisial MNH (Pria) dan RY (Perempuan) tewas tertimbun longsor bangunan bekas penggilingan di Jalan Sindang Barang, Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, Kompol Anton mengatakan dugaan itu (harta karun) masih dalam penyelidikan apakah sedang mencari harta karun atau memang sedang membuat kolam.
"Lagi didalami keterangan masing- pihak, nanti kita rilis terkait kejadian tersebut, setelah proses penyelidikan selesai dilaksanakan," kata Kompol Anton, Jumat (6/2/2026).

- Istimewa
Sementara itu Kepala Bidang Penyelamatan Damkar Kota Bandung, Iman mengatakan anggota saat tiba di lokasi dalam lubang itu ada 3 orang, 1 laki-laki, 2 perempuan.
"Jadi ketiga orang ini melakukan aktivitas di dalam galian lubang itu dan tertimpa oleh batu-batu beton bekas galian sehingga menyebabkan meninggal dunia 2 orang dan yang 1 lagi luka-luka, dan langsung diamankan di Polsek Antapani untuk diminta keterangan," katanya.
Lakukan Ritual Sebelum Menggali Harta Karun
Sempat melakukan ritual dengan sosok perempuan “misterius” sebelum menggali harta karun di bangunan bekas penggilingan padi, dua warga Bandung berujung tewas tertimbun longsoran galian di Antapani.
Kapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri memaparkan kronologinya. Peristiwa nahas ini dialami oleh korban berinisial MN (26) dan RY (39).
Mereka mempercayai adanya harta karun di bangunan bekas penggilingan padi di Jalan Sindang Barang, Kecamatan Antapani.
“Ada dua korban meninggal dunia akibat tertimbun tanah galian,” katanya, Jumat (6/2/2026).
Yusuf menyebut sekitar satu bulan sebelum peristiwa nahas ini terjadi, MN dan RY disebut-sebut sempat melakukan ritual.
Keduanya melakukan ritual dengan bimbingan seorang perempuan berinisial F. Namun, belum diketahui siapa sosok F ini dan apa profesinya hingga bisa membimbing sebuah ritual.
Berdasarkan keterangan yang diterima, Yusuf mengatakan F mengarahkan MN dan RY untuk menggali beberapa titik di lokasi tersebut.
Setelah itu, MN dan RY mendatangi salah satu lubang galian untuk melakukan pengecekan. MN dan RY diduga melakukan penggalian di lokasi tersebut.
Namun, saat masuk ke lubang, MN dan RY diduga terpeleset dan tertimbun longsoran tanah.
“Dari keterangan awal F, di lokasi itu disebut ada satu peti harta karun. Saat korban masuk ke dalam galian, mereka terpeleset lalu tertimpa tanah,” ujarnya.
Salah satu kerabat korban yang mengetahui peristiwa tersebut langsung meminta bantuan petugas pemadam kebakaran Kota Bandung untuk mengevakuasi MN dan RY.
Hingga saat ini ini, Yusuf menyebut pihaknya masih memeriksa F.
Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa nahas tersebut.
“Masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan,” pungkasnya. (cep/muu)
Load more