News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSI Samakan Jokowi dengan Messi Tanpa Piala Dunia: Target Menang Pileg 2029 Jadi Trofi Terakhir

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai langkah politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang menyatakan akan memenangkan PSI pada Pemilu 2029 sebagai upaya
Selasa, 3 Februari 2026 - 18:30 WIB
PSI Samakan Jokowi dengan Messi Tanpa Piala Dunia: Target Menang Pileg 2029 Jadi Trofi Terakhir
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai langkah politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang menyatakan akan memenangkan PSI pada Pemilu 2029 sebagai upaya melengkapi warisan politiknya.

Meski belum tercatat sebagai kader, pernyataan Jokowi dinilai sarat makna strategis dan simbolik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PSI, Andi Saiful Haq menyebutkan, bahwa Jokowi sebagai figur besar dengan deretan prestasi politik yang nyaris lengkap. Namun, menurutnya, masih ada satu capaian yang belum diraih mantan Presiden tersebut.

“Pak Jokowi itu ibarat Messi tanpa Piala Dunia,” kata Saiful usai hiruk pikuk Rakernas PSI, Selasa (3/2/2026).

Saiful menjelaskan, analogi itu merujuk pada perjalanan karier Lionel Messi yang telah menyapu hampir semua gelar prestisius di level klub dan individu, sebelum akhirnya melengkapi koleksi trofinya dengan Piala Dunia 2022 bersama Argentina.

“Messi sudah memenangkan hampir semua liga, mulai dari 10 gelar La Liga, 7 gelar Copa Del Rey dan 4 Liga Champion. Belum lagi penghargaan bergengsi Ballon d’Or dan Sepatu Emas Eropa. Mirip seperti Pak Jokowi,” ujarnya.

Menurut Saiful, rekam jejak Jokowi di jalur eksekutif hampir tanpa cela. Ia menilai, keberhasilan Jokowi menapaki seluruh jenjang pemilihan langsung merupakan pencapaian langka dalam sejarah politik nasional.

“Pak Jokowi memenangkan Pilkada Wali Kota Solo 2 kali dengan kemenangan fantastis, Menang Pilkada Gubernur DKI dan dua kali memenangkan kursi Presiden Republik Indonesia. Bahkan namanya disebut-sebut sebagai faktor kemenangan Prabowo-Gibran. Jarang politisi nasional meliki karir cemerlang seperti beliau. Setelah tidak menjabat pun, approval rating beliau masih tinggi,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, Saiful menilai masih ada satu “trofi” politik yang belum diraih Jokowi, yakni kemenangan dalam Pemilu Legislatif. Capaian ini disamakan dengan ambisi Messi di penghujung kariernya sebelum mengangkat Piala Dunia.

“Namun ada yang kurang bagi Messi diantara semua karirnya di sepakbola dunia. Di penghujung karirnya, Messi tentu ingin mengangkat trophi Piala Dunia untuk Argentina, lalu itu terwujud pada tahun 2022. Kira-kira sama halnya dengan Pak Jokowi. Semua tingkatan pemilu eksekutif sudah pernah beliau menangkan. Tinggal satu lagi, Pemilu legislatif,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral