News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Kecewa sama Kaum Elite: Kurang dalam Tugas Menjaga dan Mengelola Kekayaan Bangsa

Presiden RI, Prabowo Subianto, melontarkan kritik keras terhadap elite Indonesia yang menurut dirinya masih mengecewakan dalam mengelola kekayaan bangsa.
Senin, 2 Februari 2026 - 15:46 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • dok. BPMI Istana Negara

Bogor, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, melontarkan kritik keras terhadap elite Indonesia yang dinilainya masih mengecewakan dalam mengelola kekayaan bangsa.

Di hadapan ratusan kepala daerah pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo menyerukan tekad kolektif untuk membenahi diri dan menyelamatkan kekayaan alam demi rakyat.

“Kita harus akui bahwa elite Indonesia masih mengecewakan, masih kurang dalam tugasnya menjaga dan mengelola kekayaan bangsa Indonesia,” kata Prabowo.

Ia menegaskan, para pemimpin harus berani memberi contoh nyata, mulai dari lingkungan terdekat, untuk memastikan kekayaan nasional benar-benar dikelola bagi kepentingan rakyat.

“Saya gugah, mari kita semua sebagai pemimpin, mari kita sekarang membulatkan tekad kita, membenahi diri kita, dan memberi contoh kepada rakyat kita, unsur kita, dan lingkungan kita, dan lingkaran kita,” ujarnya.

Dalam arahannya, Prabowo juga menyoroti cara negara mendefinisikan kemiskinan yang dinilainya kerap terlalu berlapis dan tidak jujur. Ia menyinggung istilah-istilah statistik yang digunakan untuk menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat, mulai dari desil hingga kategori sosial ekonomi yang dinilai justru mengaburkan realitas.

“Dan kita ini kadang-kadang takut bicara apa adanya. Enggak mau kita mengakui. Kita enggak mau bilang miskin. Enggak enak,” kata Prabowo.

Ia mencontohkan istilah seperti “pra-sejahtera”, “the aspiring middle class”, hingga “rentan miskin” yang menurutnya secara sederhana tetap merujuk pada kondisi belum sejahtera.

“Kalau dia enggak kelas menengah, dia kelas apa? Tapi dia aspiring middle class,” ucap Prabowo, disambut reaksi peserta Rakornas.

Meski demikian, Prabowo menyatakan memahami alasan di balik penggunaan istilah tersebut. Ia menilai pemerintah berupaya menjaga moral bangsa agar tidak jatuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ia menekankan bahwa kejujuran dalam membaca kondisi sosial ekonomi tetap menjadi kunci untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

Presiden menegaskan, persoalan kemiskinan tidak boleh ditangani setengah hati atau penuh keraguan. Ia mengajak seluruh elemen bangsa—tanpa memandang latar belakang politik—untuk bersatu memberantas kemiskinan secara menyeluruh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral