Sambil Menangis Denada Akhirnya Akui Ressa sebagai Anak Kandung, Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka
- Kolase tvOnenews.com / YouTube HepiNews / Instagram @denadaindonesia
Jakarta, tvOnenews.com – Penyanyi dan aktris Denada Tambunan akhirnya membuka suara dan mengakui Ressa Rossano sebagai anak kandungnya. Pengakuan tersebut disampaikan Denada melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Senin (2/2/2026), disertai permohonan maaf yang mendalam atas keputusan masa lalu yang membuat ia tidak mendampingi Ressa sejak kecil.
Dalam pernyataan yang disampaikan dengan suara bergetar, Denada secara tegas menyatakan status hubungan darahnya dengan Ressa. Ia juga mengungkapkan penyesalan karena baru saat ini menyampaikan kebenaran tersebut secara terbuka.
“Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya. Saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena baru saat ini, setelah sekian lama, saya memberitahukan bahwa saya adalah ibu kandungnya,” ujar Denada.
Denada mengakui bahwa keputusannya di masa lalu dipengaruhi oleh kondisi psikologis yang tidak stabil. Hal tersebut membuatnya tidak mampu menjalani peran sebagai ibu bagi Ressa sejak bayi, sesuatu yang kini sangat ia sesali.
“Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak. Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, dan itu kehilafan saya,” ungkapnya.
Tak hanya kepada Ressa, Denada juga menyampaikan permintaan maaf kepada ayah Ressa, Reza, karena anak mereka tidak tumbuh bersama dirinya. Ia menyadari bahwa dampak dari keputusan tersebut tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh orang-orang terdekat di sekitarnya.
“Saya juga minta maaf kepada Reza karena Ressa tidak hidup bersama saya dari kecil,” tuturnya.
Dalam video tersebut, Denada menegaskan bahwa kini dirinya hanya bisa berdoa dan berharap Ressa bersedia memaafkan serta menerima dirinya sebagai ibu kandung, dengan segala kekurangan yang masih ia miliki.
“Saat ini saya cuma bisa berharap semoga Ressa mau memaafkan saya dan menerima saya sebagai ibu kandungnya. Saya masih harus banyak belajar menjadi ibu yang sesuai dengan harapan anak-anak saya,” katanya.
Denada juga menyampaikan permohonan maaf kepada mendiang ibunya serta seluruh anggota keluarga atas pilihan hidup yang ia ambil di masa lalu. Ia berharap Allah SWT mengampuni segala kesalahan dan kehilafannya.
“Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosa dan kehilafan saya,” ucap Denada menutup pernyataannya.
Pengakuan terbuka Denada ini langsung menyita perhatian publik dan menjadi perbincangan luas di media sosial. Banyak warganet menyampaikan dukungan moral, doa, serta harapan agar hubungan Denada dan Ressa dapat terjalin kembali dengan baik di masa depan.
Sebelumnya, nama Ressa Rossano sempat menjadi sorotan publik setelah mengklaim dirinya sebagai anak kandung Denada. Klaim tersebut berkembang menjadi polemik panjang karena tidak mendapat pengakuan terbuka dari Denada dalam waktu lama. Situasi ini bahkan berujung ke jalur hukum, ketika Ressa mengajukan gugatan untuk mendapatkan kejelasan status hubungan darah dengan sang penyanyi.
Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025, dengan tuntutan pengakuan hukum sebagai anak kandung serta kompensasi biaya hidup. Selama proses tersebut, Denada memilih untuk tidak memberikan pernyataan publik, yang memicu berbagai spekulasi mengenai kondisi psikologis dan dinamika keluarga di balik polemik ini.
Barulah pada awal Februari 2026, Denada memutuskan untuk menyampaikan pengakuan secara langsung kepada publik. Langkah ini sekaligus menjadi titik balik dari polemik yang telah berlangsung bertahun-tahun, sekaligus membuka ruang rekonsiliasi antara ibu dan anak yang lama terpisah.
Pernyataan Denada dinilai sebagai bentuk keberanian untuk menghadapi masa lalu dan bertanggung jawab atas keputusan yang pernah diambil. Publik kini menantikan bagaimana kelanjutan hubungan Denada dan Ressa, serta proses pemulihan emosional yang diharapkan dapat terbangun seiring waktu.
Pengakuan ini juga menyoroti pentingnya komunikasi terbuka dalam keluarga, terutama dalam situasi yang melibatkan identitas dan hubungan darah. Denada menegaskan bahwa dirinya kini berkomitmen untuk belajar menjadi ibu yang lebih baik, serta berusaha memperbaiki relasi yang sempat terputus dengan Ressa. (nsp)
Load more