News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PASBATA Minta Publik Tak Terprovokasi, Tegaskan Diplomasi Indonesia Tetap Pro-Perdamaian

PASBATA minta publik tak terprovokasi isu kerja sama Board of Peace. Tegaskan diplomasi Indonesia tetap pro-perdamaian dan konsisten dukung Palestina.
Senin, 2 Februari 2026 - 12:20 WIB
Kepulangan Presiden Prabowo Subianto di Indonesia setelah rangkaian kunjungan ke tiga negara, Sabtu (24/1/2026) sore.
Sumber :
  • Sekretariat Kabinet

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum PASBATA PRABOWO, David Febrian, menegaskan bahwa langkah Presiden RI Prabowo Subianto bergabung dalam kerja sama Board of Peace bersama Amerika Serikat merupakan kebijakan diplomasi yang berorientasi pada perdamaian global, bukan bentuk keberpihakan terhadap konflik atau negara tertentu.

Menurut David, isu tersebut sengaja dipelintir oleh pihak-pihak tertentu untuk membangun narasi menyesatkan, seolah-olah Indonesia berpihak pada Israel. Ia menilai pola serupa kerap muncul setiap kali pemerintah mengambil langkah strategis di tingkat internasional, terutama yang berkaitan dengan isu sensitif seperti geopolitik dan konflik kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini bukan hal baru. Ada upaya memotong konteks kebijakan, memainkan emosi publik, lalu menggiring opini seakan-akan negara ini mengkhianati nilai kemanusiaan. Masyarakat harus waspada terhadap narasi semacam ini,” kata David dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/2).

Ia menjelaskan, kerja sama Board of Peace bukanlah aliansi militer, bukan pula bentuk dukungan terhadap perang atau pengakuan terhadap pendudukan wilayah tertentu. Forum tersebut, menurutnya, justru menjadi ruang diplomasi keamanan dan kemanusiaan, tempat Indonesia membawa prinsip keadilan, hukum internasional, serta perlindungan warga sipil ke tingkat global.

David menegaskan, posisi Indonesia terhadap Palestina bersifat konstitusional dan tidak pernah berubah. Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina telah menjadi bagian dari politik luar negeri Indonesia sejak awal berdirinya negara, sehingga setiap upaya menggiring opini sebaliknya dinilai sebagai rekayasa politik yang berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Indonesia tetap konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Tidak ada perubahan sikap. Jika ada pihak yang mencoba membangun persepsi seolah-olah negara ini berbalik arah, itu jelas tidak berdasar,” ujarnya.

Menurut David, narasi yang berkembang belakangan ini menunjukkan pola yang berulang, yakni:

  1. Mengangkat isu sensitif tanpa konteks kebijakan yang utuh

  2. Menggiring opini publik seolah pemerintah mengkhianati nilai bangsa

  3. Memanfaatkan sentimen agama dan kemanusiaan untuk memancing emosi

  4. Mencari keuntungan politik jangka pendek melalui kegaduhan informasi

Ia menilai pola tersebut tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga berpotensi melemahkan posisi Indonesia di mata internasional. Jika publik terjebak dalam polarisasi berbasis disinformasi, maka ruang diplomasi Indonesia untuk memperjuangkan isu-isu kemanusiaan justru semakin sempit.

David menambahkan, Presiden Prabowo memilih pendekatan kepemimpinan aktif dalam diplomasi internasional, bukan sekadar menyampaikan kritik dari luar forum global. Dengan tetap hadir di ruang perundingan dan kerja sama internasional, Indonesia dinilai mampu menjaga posisi tawar, memperkuat suara moral, serta memastikan kepentingan nasional tetap terlindungi.

“Indonesia tidak hadir untuk membela perang, tetapi untuk mendorong penghentian konflik. Bukan untuk tunduk pada kekuatan besar, melainkan memastikan suara keadilan dan kemanusiaan tetap hidup dalam setiap forum internasional,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa diplomasi modern tidak hanya soal sikap politik terbuka, tetapi juga soal membangun jejaring strategis agar Indonesia tetap relevan dalam percaturan global. Menurutnya, kehadiran Indonesia dalam berbagai kerja sama internasional justru membuka ruang lebih luas untuk memperjuangkan isu kemanusiaan secara konkret, termasuk perlindungan warga sipil di wilayah konflik.

PASBATA pun mengajak masyarakat untuk bersikap kritis, rasional, dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi adu domba yang berpotensi merusak persatuan nasional. David menekankan pentingnya literasi informasi agar publik tidak terjebak dalam framing yang tidak utuh dan cenderung menyesatkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perbedaan pandangan politik adalah hal wajar, tetapi jangan sampai dimanfaatkan untuk melemahkan persatuan bangsa dan kepercayaan rakyat terhadap negara. Kepentingan nasional harus tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat menilai kebijakan luar negeri Indonesia secara objektif dan proporsional, serta memahami bahwa diplomasi perdamaian membutuhkan konsistensi, kesabaran, dan keberanian untuk tetap berada di ruang dialog internasional, meskipun di tengah tekanan geopolitik yang kompleks. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Setelah menanti cukup lama, akhirnya kini Ressa Rizky Rossano mendapat pengakuan anak kandung dari Denada. Meski terasa senang namun tak membuat sepenuhnya lega
Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait infrastruktur kepada 21 anggota APEC.
Seusai Bungkam Sunderland! Mikel Arteta Bicara Realistis soal Peluang Juara Arsenal

Seusai Bungkam Sunderland! Mikel Arteta Bicara Realistis soal Peluang Juara Arsenal

Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025/26 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sunderland dalam laga yang berlangsung di London, Sabtu (7/2/2026).

Trending

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

PSSI didenda Rp235 juta oleh AFC usai Piala Asia Futsal 2026 akibat pelanggaran penonton masuk lapangan. Sanksi muncul di tengah pencapaian bersejarah Indonesia
Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Setelah mencatatkan sejarah dengan menjadi runner-up Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia berpotensi alami kenaikan peringkat di ranking dunia FIFA.
Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Robin Mirisola, striker muda berdarah Jogja yang bermain di KRC Genk, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Simak profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT