GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harlah 100 Tahun Nahdlatul Ulama, Menag Tegaskan NU Makin Dewasa dan Siap Pimpin Perubahan

Menurut Menag, perjalanan panjang NU selama satu abad bukan sekadar catatan sejarah, melainkan proses pendewasaan organisasi
Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:53 WIB
Menteri Agama sekaligus Rais Syuriyah PBNU Nasaruddin Umar menghadiri peringatan Harlah ke-100 tahun masehi NU di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam momentum 100 tahun Nahdlatul Ulama (NU), Menteri Agama (Menag) sekaligus Rais Syuriyah PBNU, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa NU telah membuktikan ketangguhannya menghadapi dinamika zaman.

Menurut Menag, perjalanan panjang NU selama satu abad bukan sekadar catatan sejarah, melainkan proses pendewasaan organisasi yang terus berkontribusi bagi umat dan bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Seratus tahun perjalanan PBNU bukanlah waktu yang pendek. Di sinilah NU menunjukkan kematangannya sebagai sebuah organisasi keagamaan dan kebangsaan,” ujar Nasaruddin dalam peringatan satu abad Nahdlatul Ulama di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Dia juga mengingatkan hadis yang diriwayatkan Abu Daud dan An-Nasa’i, bahwa Allah SWT akan mengutus pada setiap akhir 100 tahun seorang tokoh ulama yang memperbarui pemahaman keagamaan umat.

Nasaruddin menilai, NU telah mengambil peran strategis dalam pembaruan substansi ajaran Islam yang relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, NU pada hakikatnya merupakan pesantren besar yang menjadi pusat dinamika keilmuan Islam. Tradisi diskusi di lingkungan pesantren disebut sangat kuat, bahkan kerap diwarnai perdebatan antarmazhab fikih.

“Kadang diskusinya sangat panas, tetapi itulah bukti kuatnya tradisi keilmuan di pesantren,” katanya.

Menag menegaskan bahwa pesantren dan NU merupakan dua entitas yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya saling menopang dan memperkuat satu sama lain. 

Tradisi adab santri terhadap kiai menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan, meski terjadi perbedaan pendapat.

“Seorang santri tetap sangat menghormati kiai, walaupun berbeda pendapat. Inilah kekuatan moral NU,” ujarnya.

Ia menggambarkan NU sebagai keluarga besar yang penuh dinamika, namun tetap mampu merawat kebersamaan. Bahkan, menurutnya, NU memiliki daya rangkul yang kuat terhadap pihak luar sehingga merasa menjadi bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama.

“NU ke depan akan menjadi wadah kekuatan besar bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Nasaruddin juga menyoroti tantangan yang akan dihadapi PBNU dan warga Nahdliyin ke depan. Perubahan zaman yang bergerak lebih cepat dari kesiapan manusia, menurutnya, dapat memicu cultural shock dan economic shock.

“Ke depan yang dibutuhkan adalah figur manajer dan pemimpin, sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad saw., yang mampu menjadi the best leader dan the best manager,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap NU tetap konsisten mengusung moderasi beragama sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa. Prinsip NU, lanjutnya, adalah tidak menyamakan sesuatu yang berbeda dan tidak membedakan sesuatu yang sama.

“Biarkan yang sama itu sama, dan yang berbeda itu tetap berbeda. Namun semuanya hidup dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya. (ant/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena

Trending

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Menyambut kemeriahan Bulan Suci Ramadan 2026, sebuah inisiatif menarik dihadirkan bagi komunitas pecinta game di tanah air.
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT