Dinas Bina Marga DKI Sudah Tutup 6.000 Lubang Jalan di Jakarta, Pasukan Kuning Siaga Tiap Hari
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengungkapkan bahwa hingga saat ini, belum ditemukan jenis material aspal yang sepenuhnya mampu bertahan dari gempuran air hujan, genangan, sekaligus beban berat kendaraan di Ibu Kota.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menjelaskan bahwa air memiliki sifat merusak bagi struktur aspal.
"Memang untuk aspal, inilah aspal ini kalau terkena air, dia memang melemahkanlah. Ikatannya semakin berkurang," ujar Heru di Balai Kota Jakarta, Kamis (29/1).
Menurut Heru, kombinasi antara curah hujan tinggi, genangan air, dan kendaraan yang melintas menciptakan fenomena "pumping" yang mempercepat kerusakan.
Ia menegaskan bahwa secara teknis, belum ada aspal yang mampu menghadapi kondisi ekstrem tersebut tanpa mengalami degradasi kualitas.
Dampak dari cuaca ekstrem ini terlihat dari melonjaknya jumlah jalan rusak.
Sejak awal Januari 2026, tercatat sekitar 6.000 titik jalan berlubang di seantero Jakarta telah ditangani oleh petugas.
Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dibanding Desember 2025, seiring dengan meningkatnya intensitas hujan dan banjir di beberapa titik.
"Yang sudah kita tangani, sudah kita TL (tindak lanjut) ada 6.000-an,” kata Heru.
Mengenai penanganan di lapangan, Heru memastikan timnya bekerja tanpa henti. Strategi "jemput bola" diterapkan untuk meminimalisir risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
"Kita berjalan terus. Begitu ada lubang, tutup. Ada lubang, tutup," tegasnya.
Perbaikan ini dilakukan secara mandiri oleh Satuan Tugas (Satgas) Dinas Bina Marga atau yang akrab disapa Pasukan Kuning tanpa melibatkan pihak ketiga. Heru menjamin stok material di gudang selalu tersedia untuk merespons laporan kerusakan dengan cepat.
"Pengadaan material selalu ada. Kami taruh di gudang. Begitu ada jalan rusak, langsung kami tindak lanjuti. Yang kerja adalah Pasukan Kuning,” tambahnya.
Meski saat ini fokus pada penanganan darurat, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menginstruksikan agar perbaikan permanen segera dilakukan begitu intensitas hujan mulai mereda.
Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak ingin hanya sekadar melakukan tambal sulam yang sifatnya sementara.
Gubernur berkomitmen akan menggunakan aspal baru dengan kualitas terbaik agar jalanan Jakarta lebih awet. (ant/dpi)
Load more