News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Anjlok hingga 8 Persen, DPP GMNI: Alarm Bahaya!

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) soroti anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok hingga 8 persen.
Kamis, 29 Januari 2026 - 19:34 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) soroti anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

IHSG anjlok 8 persen hingga memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (trading halt).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DPP GMNI menilai peristiwa ini sebagai peringatan serius atas rapuhnya fondasi
kepercayaan ekonomi nasional.

Ketua DPP GMNI, Sujahri Somar, menegaskan bahwa guncangan pasar modal selalu memiliki implikasi yang jauh lebih luas dari sekadar angka indeks. Ketika kepercayaan investor runtuh, efeknya akan merambat ke sektor riil, dunia kerja, dan pada akhirnya kehidupan sosial masyarakat.

Ketua DPP GMNI, Sujahri Somar
Ketua DPP GMNI, Sujahri Somar
Sumber :
  • Istimewa

“Pasar bukan sedang bereaksi berlebihan. Pasar sedang membaca arah kebijakan. Ketika
sinyal yang ditangkap adalah ketidakpastian, maka yang terjadi bukan koreksi biasa, tapi
kepanikan yang sistemik,” tegas Sujahri.

Menurut GMNI, sentimen eksternal seperti isu penyesuaian kebijakan indeks global oleh
MSCI memang menjadi pemicu awal. 

Namun, dampak tersebut menjadi jauh lebih destruktif karena lemahnya persepsi terhadap independensi Bank Indonesia sebagai benteng terakhir stabilitas ekonomi nasional.

“Masalahnya bukan hanya MSCI. Masalahnya adalah ketika benteng moneter kita dipersepsikan tidak lagi netral. Dalam kondisi seperti itu, satu sentimen negatif kecil bisa berubah menjadi gelombang besar,” ujar Sujahri.

Sujahri menjelaskan bahwa independensi bank sentral bukan isu elitis, melainkan soal
kepercayaan publik dan pasar. 

Bank sentral yang dipersepsikan dekat dengan kekuasaan politik akan selalu dicurigai mengambil keputusan berdasarkan kepentingan jangka pendek, bukan stabilitas jangka panjang.

“Investor butuh kepastian bahwa kebijakan moneter dibuat dengan kepala dingin, bukan
dengan pertimbangan politik. Begitu keyakinan itu hilang, modal akan mencari tempat yang
lebih aman,” katanya.

GMNI menilai derasnya arus keluar modal asing (capital outflow) dan tekanan terhadap
pasar keuangan menjadi pemicu awal krisis ekonomi. Jika kondisi ini dibiarkan, dampaknya
akan menjalar ke sektor perbankan, pembiayaan usaha, hingga daya beli masyarakat.

“Krisis ekonomi selalu dimulai dari krisis kepercayaan. Dan krisis kepercayaan selalu dimulai dari kebijakan yang tidak transparan,” tegas Sujahri.

Lebih jauh, DPP GMNI mengingatkan bahwa krisis ekonomi tidak pernah berhenti di ruang
pasar. Sejarah menunjukkan, ketika stabilitas ekonomi terguncang, kelompok masyarakat
paling rentan akan menjadi korban pertama.

“Ketika pasar goyah, yang pertama terdampak bukan elite, tapi pekerja. PHK, harga naik,
akses kredit menyempit—di situlah krisis sosial mulai tumbuh,” ujar Sujahri.

Ia menegaskan bahwa jika kepercayaan terhadap institusi ekonomi negara terus tergerus,
Indonesia berisiko menghadapi spiral krisis: dari pasar keuangan, ke sektor riil, hingga
ketegangan sosial.

“Jangan anggap ini sekadar urusan grafik saham. Ini soal dapur rakyat. Kalau ekonomi runtuh, stabilitas sosial ikut runtuh,” katanya.

Pernyataan Sikap DPP GMNI

Dengan begitu DPP GMNI menyampaikan sikap menolak keras politisasi Bank Indonesia.

GMNI menilai penempatan figur berlatar belakang politik dalam jabatan strategis Bank Indonesia berisiko merusak kredibilitas kebijakan moneter dan menjadi pemicu krisis ekonomi yang lebih luas.

“Bank sentral bukan ruang kompromi politik. Sekali kredibilitasnya rusak, ongkosnya dibayar
rakyat," katanya.

Selain itu GMNI juga menilai lemahnya mitigasi dampak global. Menurutnya, ketidaksiapan otoritas menjaga marwah independensi BI membuat Indonesia gagal meredam efek kebijakan indeks global.

“Negara yang kuat bukan negara yang kebal krisis, tapi negara yang dipercaya pasar saat
krisis datang,” ujarnya.

Kemudian GMNI menuntut jaminan nyata independensi kebijakan. Oleh karena itu GMNI mendesak pemerintah dan BI memberikan jaminan terbuka bahwa kebijakan moneter ke depan bebas dari intervensi politik.

“Pasar butuh kejelasan, rakyat butuh kepastian. Tanpa itu, ketidakpastian akan berubah
menjadi krisis,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menutup pernyataannya, Sujahri mengingatkan bahwa menyalahkan faktor eksternal tanpa
pembenahan internal hanya akan mempercepat krisis.

“Krisis ini bukan takdir. Ini peringatan. Kembalikan Bank Indonesia pada marwah
independensinya, atau kita sedang membuka pintu bagi krisis ekonomi yang akan merambat
menjadi krisis sosial,” pungkasnya. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral