GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir di Tangerang Kian Meluas: Tinggi Air Capai 2 Meter, 14 Ribu KK Terdampak

Banjir di Kabupaten Tangerang kini semakin meluas ke tujuh wilayah kecamatan, dengan jumlah warga yang terdampak membengkak hingga 14.000 Kepala Keluarga (KK).
Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:27 WIB
Permukiman warga terendam banjir akibat luapan sungai dan cuaca ekstrem di Kabupaten Tangerang, Banten.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi banjir di Kabupaten Tangerang, Banten, kembali memasuki fase mengkhawatirkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan bahwa banjir kini semakin meluas ke tujuh wilayah kecamatan, dengan jumlah warga yang terdampak membengkak hingga 14.000 Kepala Keluarga (KK).

Bencana hidrometeorologi ini sebenarnya telah menghantui wilayah Tangerang sejak Minggu (11/1) lalu. Pada awalnya, banjir melanda 24 kecamatan yang tersebar di 119 desa dan kelurahan, dengan total korban terdampak mencapai sekitar 50 ribu jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, harapan warga untuk melihat air surut total sirna akibat cuaca ekstrem yang kembali melanda. Intensitas hujan yang sangat tinggi memicu luapan sungai dan danau, hingga merendam pemukiman warga dengan ketinggian mulai dari 60 sentimeter hingga lebih dari dua meter.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, membeberkan daftar wilayah yang saat ini masih berjuang melawan kepungan air.

"Sekarang kurang lebih ada enam kecamatan yang masih banjir, seperti di Kecamatan Gunung Kaler, kemudian Kresek, Pasar Pemis, Solear, Cisoka, Nayanti dan Balaraja," jelas Taufik dalam keterangannya, Sabtu (24/1).

Taufik menambahkan bahwa meski sempat menunjukkan tren penurunan dalam sepekan terakhir, banjir kembali datang sejak Senin (19/1) akibat cuaca yang tidak menentu. Beberapa wilayah bahkan mencatatkan ketinggian air yang sangat berbahaya bagi keselamatan warga.

"Yang paling parah genangan banjir itu berada di titik Kecamatan Gunung Kaler, Kresek, dan Jayanti, dengan ketinggian tertinggi dua meter," tuturnya menggambarkan situasi di lapangan.

Data terkini menunjukkan skala dampak yang sangat luas. Meski sebagian warga memilih bertahan di lantai dua rumah mereka, sekitar dua persen dari total 14.000 KK yang terdampak kini terpaksa mengungsi ke posko-posko darurat.

"Secara pasti memang belum kita hitung, karena memang perubahan cuaca ini, tapi kurang lebih sudah mencapai 14 ribu KK," ungkap Ahmad Taufik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengerahkan bantuan logistik serta peralatan teknis untuk mempercepat penyusutan air di titik-titik pemukiman yang padat.

"Kemarin dari BPBD sudah menyalurkan mesin penyedot pompa dan lainnya. Dari Dinas Bina Marga sendiri juga mengirimkan mesin sedot air," ujar Kepala BPBD tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral