Diduga Disiksa Majikan di Libya, Pekerja Migran Asal Manado Minta Dipulangkan
- Istimewa
“Dia sudah minta-minta tolong ke kami karena dia disiksa. Kami di sini sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi,” ujar Olivia dengan suara lirih saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Paal IV, Jumat (23/1/2026).
Dengan air mata tak terbendung, keluarga berharap ada tangan-tangan kemanusiaan yang mau membantu menyelamatkan Meilany dari penderitaan di negeri orang.
“Kami sangat berharap ada yang mau menolong dan menyelamatkan kakak saya. Kami mohon dengan sangat,” ucap Olivia.
Keluarga juga secara khusus memohon perhatian Presiden RI Prabowo Subianto, para menteri terkait, hingga Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) untuk membantu memulangkan Meilany ke Manado.
"Kami keluarga harapan besar meminta bantuan kepada bapak presiden Prabowo Subianto, menteri-menteri, Gubernur YSK minta tolong bisa pulangkan kaka saya ke Manado," tuturnya.
Diketahui, Meilany diberangkatkan ke Timur Tengah pada Januari 2025 oleh seorang agen penyalur pekerja migran asal Sulawesi Utara bernama Jimmy Langkay.
Kasus ini kembali menyoroti seriusnya persoalan TPPO dan lemahnya perlindungan bagi pekerja migran Indonesia, khususnya yang diberangkatkan secara nonprosedural. (mdz/muu)
Load more