Bekasi Dikepung Banjir Parah, Ribuan Warga Terdampak di 9 Kecamatan, Lansia Dievakuasi
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Guyuran hujan deras yang melanda wilayah Kota Bekasi sejak Kamis (22/1/2026) pagi hingga Jumat (23/1/2026) mengakibatkan banjir besar.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat setidaknya sembilan kecamatan terdampak dengan kedalaman air yang cukup ekstrem, bahkan menyentuh angka 150 sentimeter di titik tertentu.
Hingga Jumat pukul 09.00 WIB, air dilaporkan masih merendam area permukiman warga. Kondisi ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi dalam durasi yang cukup lama.
Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, mengonfirmasi bahwa persebaran banjir hampir merata di wilayah tersebut.
“Genangan terjadi hampir merata di beberapa kecamatan akibat curah hujan tinggi. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 5 sentimeter hingga yang tertinggi mencapai 1,5 meter,” kata Idham, Jumat (23/1/2026).
Wilayah Terdampak Paling Parah
Berdasarkan data BPBD, Kecamatan Pondok Gede menjadi wilayah dengan dampak terburuk. Di Perumahan Jatibening Permai, ketinggian air dilaporkan mencapai 150 sentimeter. Sebagai langkah mitigasi, petugas gabungan telah mengaktifkan mesin penyedot air di lokasi tersebut.
"Untuk mengurangi genangan, BPBD bersama instansi terkait mengoperasikan lima unit pompa air, baik milik perumahan, DBMSDA, maupun BBWSCC," jelasnya.
Selain Pondok Gede, banjir juga melumpuhkan aktivitas di beberapa perumahan lain, seperti di Kecamatan Rawalumbu; Perumahan Taman Narogong Indah (40-60 cm), Perumahan PHP (40 cm), dan Bumi Bekasi Utara (50-70 cm), Kecamatan Jati Asih; Perumahan Dosen IKIP (70 cm), Kecamatan Bekasi Barat; Perumnas RW 006 (70-80 cm), Perumahan Duta Kranji, serta Perumahan Mas Naga (mencapai 100 cm), Kecamatan Bekasi Timur; Perumahan 3 Kelurahan Aren Jaya (80-100 cm), di lokasi ini, petugas harus mengevakuasi dua lansia bernama Terina (59) dan Suharti (70).
Kerusakan Bangunan dan Pengungsian
Dampak cuaca ekstrem kali ini tidak hanya berupa banjir. Di wilayah Kali Abang Rorotan, Kecamatan Bekasi Utara, satu unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan parah pada bagian atap yang roboh.
Di wilayah yang sama, kantor kecamatan dan SMP Negeri 21 juga turut tergenang.
Kondisi yang belum surut memaksa sejumlah warga untuk meninggalkan rumah mereka.
Idham menyebutkan bahwa titik pengungsian telah disiapkan untuk menampung warga dari Kecamatan Medan Satria, Bekasi Timur, dan Bekasi Barat.
Load more