Seluruh Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Jenazah Terakhir Tadi Pagi
- dok. Basarnas
Jakarta, tvOnenews.com - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenazah terakhir korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Jumat (23/1/2026) pagi.
Kabar baik tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga (Kasiops) Kantor SAR Kelas A Makassar, Andi Sultan.
Ia mengungkapkan, korban terakhir atau jenazah ke-10 ditemukan Tim SAR Gabungan pada pukul 09.16 WITA.
Dengan temuan ini, seluruh korban kecelakaan pesawat nahas tersebut akhirnya berhasil ditemukan.

- dok. Basarnas
”Pada pukul 09.16 WITA, Alhamdulillah korban (ke-10) ditemukan, paket ke-10 sudah ditemukan dan saat ini sementara proses evakuasi,” kata Andi.
Temuan ini menandai hampir rampungnya operasi SAR kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang melibatkan puluhan personel lintas instansi.
Total korban yang ditemukan terdiri dari tujuh kru pesawat serta tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Saat ini, Tim SAR Gabungan fokus menuntaskan proses evakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian.
Operasi pencarian sendiri telah berlangsung sejak Sabtu, 17 Januari 2026, setelah Basarnas menerima laporan pesawat dengan rute penerbangan Yogyakarta–Makassar hilang kontak di wilayah Maros.
Tak menunggu lama, Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif.
Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, Basarnas memastikan pesawat tersebut jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung.
Berdasarkan manifes penerbangan, para korban terdiri dari Andy Dahananto (pilot), Farhan Gunawan (kopilot), Hariadi, Restu Adi P, Dwi Murdiono, Florencia Lolita Wibisono, dan Esther Aprilita S.
Sementara tiga korban lainnya merupakan pegawai KKP, yakni Deden, Ferry, dan Yoga.
Dalam kesempatan tersebut, Andi juga menyoroti soliditas seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi di medan yang dikenal ekstrem tersebut.
”TNI, Polri, dari Basarnas, dan tentu seluruh unsur-unsur pemerintah daerah, pemerintah desa dan semuanya bekerjasama (dalam operasi SAR),” ujarnya.
Selain mengevakuasi seluruh jenazah korban, Tim SAR Gabungan juga berhasil menemukan black box pesawat.
Tak hanya itu, satu paket lain berisi bagian tubuh korban (body part) turut dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat.
Meski seluruh korban telah ditemukan, operasi SAR masih belum sepenuhnya dihentikan.
Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran dan pengamanan lokasi untuk memastikan seluruh proses evakuasi benar-benar tuntas sebelum operasi resmi ditutup. (Foe Peace Simbolon)
Load more